Citarum Kembali Kumuh, Dipenuhi Sampah dan Eceng Gondok : Di Mana Pemerintah Bandung Barat?

- Redaksi

Rabu, 11 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cipatik KBB, Mevin.ID – Sungai Citarum di bawah Jembatan Babakan Sapan (BBS) Batujajar, Desa Cipatik, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat (KBB), kembali menunjukkan wajah muramnya.

Air sungai tampak cokelat pekat, permukaannya diselimuti tumpukan sampah rumah tangga dan tanaman eceng gondok yang tumbuh liar tak terkendali. Kondisi memprihatinkan ini viral di TikTok lewat unggahan akun @BarudakOjol yang menyindir keras kinerja pemerintah: “Katanya kerja kerja kerja, tapi ke mana?”

Sindiran itu bahkan ditujukan langsung kepada Bupati Bandung Barat Jeje Wiradinata, “Laporan buat Pak Jeje, jangan cuma pansos-pansosan terus,” bunyi narasi dalam video tersebut.

Padahal, bukan sekali dua kali upaya pembersihan dilakukan. Pemerintah daerah, relawan, bahkan TNI pernah turun tangan dalam aksi bersih-bersih Citarum. Namun, fakta di lapangan berkata lain: upaya itu tak lebih dari seremoni tahunan yang cepat dilupakan.

@barudakojol KANGO#kdm #bandungbarat ♬ suara asli – BarudakOjol

Sampah terus mengalir. Eceng gondok tumbuh kembali. Warga sekitar hanya bisa mengelus dada, menyaksikan sungai yang seharusnya menjadi sumber kehidupan berubah menjadi tempat pembuangan.

Sayangnya, hingga kini belum terlihat langkah konkret dan berkelanjutan dari Pemerintah Kabupaten Bandung Barat. Di tengah berbagai klaim keberhasilan pengelolaan lingkungan, realitas justru mengungkap ketidakpedulian, minimnya pengawasan, dan kurangnya edukasi lingkungan bagi masyarakat.

Pertanyaannya: akankah Pemkab kembali turun dengan karung dan cangkul hanya demi pencitraan sesaat? Atau, berani menyusun kebijakan strategis yang melibatkan warga sebagai garda terdepan dalam menjaga Citarum?

Jawabannya mungkin akan tenggelam, seperti sampah yang kini menyesaki perut sungai legendaris itu.***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkot Bekasi Hadirkan Spot Air Minum Prabayar untuk Kurangi Sampah Plastik
Fenomena Air Sungai “Menghilang” di Sumbar, Ini Penjelasan Geologi di Baliknya
Fraksi PDIP Walk Out di Paripurna DPRD Majalengka, Ini Tanggapan Bupati
Sidang Paripurna DPRD Majalengka Diwarnai Walk Out Seluruh Anggota Fraksi PDI-P
Penertiban Bangunan Liar di Bantaran Kalimalang Sempat Diwarnai Bentrokan
Pemkot Bekasi dan Kejari Bekasi Berikan Pembekalan kepada 56 Operator Kelurahan Program Jaga Desa
Pemilihan BEM UBSI Bogor dan Taruhan Arah Gerakan Mahasiswa
Lansia Dievakuasi Pakai Ekskavator, Fakta di Balik Viral Video Mengharukan

Berita Terkait

Rabu, 17 Desember 2025 - 13:46 WIB

Pemkot Bekasi Hadirkan Spot Air Minum Prabayar untuk Kurangi Sampah Plastik

Rabu, 17 Desember 2025 - 11:46 WIB

Fenomena Air Sungai “Menghilang” di Sumbar, Ini Penjelasan Geologi di Baliknya

Selasa, 16 Desember 2025 - 23:11 WIB

Fraksi PDIP Walk Out di Paripurna DPRD Majalengka, Ini Tanggapan Bupati

Selasa, 16 Desember 2025 - 19:42 WIB

Sidang Paripurna DPRD Majalengka Diwarnai Walk Out Seluruh Anggota Fraksi PDI-P

Selasa, 16 Desember 2025 - 18:13 WIB

Penertiban Bangunan Liar di Bantaran Kalimalang Sempat Diwarnai Bentrokan

Berita Terbaru