Citarum Meluap: Tanggul Muara Gembong Jebol Lagi Pagi Ini, Sawah dan Empang Warga Terendam

- Redaksi

Minggu, 25 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEKASI, Mevin.ID – Kondisi darurat melanda wilayah Muara Gembong, Kabupaten Bekasi.

Setelah sempat jebol pada malam hari, tanggul Sungai Citarum di Kampung Kedung Bokor, Desa Pantai Bakti, kembali jebol pada Minggu pagi (25/1/2026) sekitar pukul 09.00 WIB akibat debit air yang terus meningkat.

Perjuangan Warga Terkalahkan Debit Air

Sebelumnya, sejak dini hari warga setempat telah bergotong royong melakukan upaya darurat untuk menahan luapan sungai. Dengan peralatan seadanya, masyarakat memasang pagar bambu dan menumpuk ratusan karung berisi pasir pada titik-titik rawan.

Namun, upaya tersebut tidak bertahan lama. Derasnya arus dan volume air yang terus bertambah pada pagi hari membuat struktur darurat tersebut jebol kembali. Akibatnya, air sungai kini meluap dan merendam area pesawahan serta empang milik warga sekitar.

Warga Khawatir Air Masuk ke Pemukiman

Situasi di lokasi saat ini diwarnai kepanikan. Warga merasa khawatir jika debit air terus naik, tanggul permanen yang kondisinya sudah tidak layak tersebut benar-benar hancur total dan mengalirkan banjir ke pemukiman padat penduduk.

“Kami sudah berupaya menutup dengan karung pasir dan bambu, tapi jam 9 pagi tadi jebol lagi karena airnya makin tinggi. Sekarang air sudah lari ke empang dan sawah. Kami takut kalau air makin naik, rumah-rumah kami yang jadi sasaran,” ujar salah seorang warga di lokasi.

Sinergi Penanganan di Lapangan

Merespons kondisi tersebut, jajaran Polsek Muara Gembong Polres Metro Bekasi bersama TNI dari Koramil 03 Cabangbungin tetap bersiaga di lokasi.

Personel gabungan terus membantu warga untuk melakukan penguatan tanggul di titik lain guna meminimalisir dampak yang lebih luas.

Pemerintah daerah dan instansi terkait diharapkan segera turun tangan memberikan bantuan teknis permanen, mengingat penanganan manual menggunakan karung pasir dan bambu tidak lagi memadai untuk menahan tekanan Sungai Citarum dalam kondisi cuaca ekstrem seperti saat ini.***

Facebook Comments Box

Editor : Pratigto

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Membela Kebun Sendiri Berujung Bui: Kakek Herman Jadi Tersangka Usai Dikeroyok Pencuri, Di Mana Keadilan?
Tol Cipali Membara, Truk Tangki BBM Pertamina Terbakar di KM 185, Arus Jakarta-Cirebon Sempat Ditutup
Gempa Magnitudo 4,8 Guncang Pangandaran, Getaran Terasa Hingga Bandung
Akhir Kekejaman di Lakarsantri: Polrestabes Surabaya Resmi Tahan Pasutri Penyiksa Balita 4 Tahun
Terungkap! Motif Mutilasi dalam Koper di Brebes: Pelaku Sakit Hati Ditagih Hutang, Gasak Uang Belasan Juta
Mal Ciputra Cibubur Terbakar: Unit Jaecoo J5 dan J8 Berhasil Dievakuasi, Showroom Dipastikan Aman
Waspada! BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem di Jawa Barat Hingga 22 Februari 2026
Cahaya Lampion dan Atraksi Barongsai Meriahkan Imlek 2577 di Klenteng Hok Lay Kong Bekasi

Berita Terkait

Rabu, 18 Februari 2026 - 11:23 WIB

Membela Kebun Sendiri Berujung Bui: Kakek Herman Jadi Tersangka Usai Dikeroyok Pencuri, Di Mana Keadilan?

Rabu, 18 Februari 2026 - 10:16 WIB

Tol Cipali Membara, Truk Tangki BBM Pertamina Terbakar di KM 185, Arus Jakarta-Cirebon Sempat Ditutup

Rabu, 18 Februari 2026 - 08:06 WIB

Gempa Magnitudo 4,8 Guncang Pangandaran, Getaran Terasa Hingga Bandung

Selasa, 17 Februari 2026 - 20:02 WIB

Akhir Kekejaman di Lakarsantri: Polrestabes Surabaya Resmi Tahan Pasutri Penyiksa Balita 4 Tahun

Selasa, 17 Februari 2026 - 19:43 WIB

Terungkap! Motif Mutilasi dalam Koper di Brebes: Pelaku Sakit Hati Ditagih Hutang, Gasak Uang Belasan Juta

Berita Terbaru