BANDUNG BARAT, Mevin.ID – Di balik hiruk-pikuk kota, Kabupaten Bandung Barat menyimpan sejumlah permata alam yang masih alami. Salah satunya adalah Curug Bugbrug, air terjun berketinggian sekitar 25–50 meter yang terletak di kawasan utara, tepatnya di Desa Kertawangi, Kecamatan Cisarua, dan juga dikenal berada di wilayah Desa Cihanjuangrahayu, Parongpong.
Namun debit air yang masih tinggi karena curah hujan yang tinggi dalam sepekan terakhir di Minggu ketiga Januari 2026 ini, destinasi wisata alam ini ditutup sementara. Bahkan warna air yang semula jernih, kini berwarna cokelat yang dapat dipastikan karena tercampur lumpur.
Terlebih, Kabupaten Bandung Barat saat ini sedang dalam suasana duka atas bencana longsor dahsyat yang menerjang dua perkampungan di Desa Pasirlangu di kecamatan yang sama. Kabar terakhir, sebanyak 19 jenazah berhasil dievakuasi dan 72 korban lainnya diduga masih tertimbun tanah longsoran.
Tentang Curug Bugbrug
Nama “Bugbrug” sendiri berasal dari bahasa Sunda yang berarti “jatuh bertumpuk atau berlapis-lapis”, menggambarkan aliran air yang seolah bertumpuk saat jatuh dari tebing, menciptakan suara gemuruh khas yang memecah kesunyian alam.
Curug Bugbrug merupakan bagian dari aliran anak Sungai Cimahi. Airnya mengalir deras melintasi tebing batuan andesit, membentuk tirai air yang jernih dan langsung jatuh ke kolam alami di bawahnya. Suasana di sekitarnya masih sangat asri, dikelilingi oleh rimbunnya pepohonan dan hawa sejuk khas pegunungan.
Destinasi ini sering menjadi bagian dari rute trekking alam yang juga melewati air terjun lain seperti Curug Tilu Leuwi Opat sebelum mencapai Bugbrug, dan dilanjutkan ke Curug Cimahi atau yang dikenal sebagai Curug Pelangi.
Aktivitas yang Bisa Dinikmati
Selain menikmati keindahan alam, pengunjung dapat melakukan beberapa aktivitas seperti:
· Trekking ringan melalui jalur setapak yang diapit persawahan dan kebun warga.
· Fotografi dengan latar tebing tinggi dan aliran air yang memukau.
· Relaksasi sambil mendengar suara gemuruh air dan hembusan angin sepoi-sepoi.
· Camping atau outbound bagi komunitas atau kelompok yang ingin berkegiatan di alam terbuka.
Akses dan Lokasi
Curug Bugbrug berjarak sekitar 8–10 km dari pusat Kota Bandung, dengan waktu tempuh sekitar 1 jam menggunakan kendaraan pribadi. Setelah sampai di area parkir, pengunjung perlu berjalan kaki sekitar 15–20 menit melewati jalan setapak yang relatif landai namun menawarkan pemandangan khas pedesaan.
Dengan keindahan yang masih terjaga dan suasana yang menenangkan, Curug Bugbrug layak menjadi pilihan wisata alam alternatif yang dekat dari Bandung, cocok untuk melepas penat sekaligus menikmati sisi lain dari Jawa Barat.***
Editor : Atep K
Sumber Berita: Web Desa Chanjuang Rahayu


























