Dana Bencana Jabar 2026 Cair Lebih Awal untuk Bayar Utang Kontraktor Rp 621 Miliar.

- Redaksi

Kamis, 8 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pusat pemerintahan Provinsi Jawa Barat, Gedung Sate, Bandung. ANTARA/Ricky Prayoga

Pusat pemerintahan Provinsi Jawa Barat, Gedung Sate, Bandung. ANTARA/Ricky Prayoga

BANDUNG, Mevin.ID – Pemerintah Provinsi Jawa Barat akhirnya mengungkap sumber dana untuk melunasi utang pekerjaan pihak ketiga (kontraktor) tahun 2025 senilai Rp 621 miliar.

Di tengah polemik “gagal bayar”, Pemprov memutuskan untuk menggunakan pos Dana Belanja Tidak Terduga (BTT) atau yang akrab dikenal sebagai dana bencana dari APBD tahun 2026.

Gunakan Skema Belanja Mendesak

Kepala Bappeda Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menjelaskan bahwa langkah ini diambil berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 14 Tahun 2025.

Dalam aturan tersebut, BTT dapat dialokasikan untuk keperluan mendesak yang bersifat mengikat dan wajib.

“Pembayaran tunda pekerjaan ini masuk kategori belanja mengikat dan wajib. Karena itu, kami sepakat menggunakan BTT agar proses pembayaran bisa dilakukan langsung pada Januari 2026 ini tanpa menunggu perubahan APBD,” ujar Dedi di Bandung, Rabu (7/1/2026).

Dana BTT Tak Cukup, Anggaran 7 OPD Digeser

Meskipun menggunakan dana bencana, alokasi awal BTT pada APBD 2026 yang hanya sebesar Rp 328 miliar ternyata belum mencukupi untuk menutup total kewajiban Rp 621 miliar.

Untuk menambal kekurangan sebesar Rp 293 miliar, Pemprov Jabar akan melakukan langkah drastis:

  • Pergeseran Anggaran: Mengambil dana dari sejumlah kegiatan di tujuh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
  • Mekanisme Pergub: Proses ini tidak melalui persetujuan perubahan APBD di DPRD, melainkan cukup melalui Peraturan Gubernur (Pergub) dengan syarat dilaporkan kepada legislatif.

Ironi Penataan Gedung Sate di Tengah Efisiensi

Langkah penggunaan dana darurat ini memicu sorotan publik. Pasalnya, di tengah kesulitan likuiditas untuk membayar kontraktor, Pemprov Jabar diketahui tetap menjalankan proyek penataan Gedung Sate yang menghabiskan dana Rp 19,7 miliar dari APBD 2025.

Kritik pun muncul mengenai prioritas anggaran, di mana gaya kepemimpinan Dedi Mulyadi dinilai beberapa pihak lebih populis namun menghadapi tantangan serius dalam manajemen arus kas daerah.

Ringkasan Kasus Gagal Bayar Pemprov Jabar

Item

Informasi

Total Kewajiban

Rp 621 Miliar (Pekerjaan Tahun 2025)

Sumber Dana Utama

Belanja Tidak Terduga (BTT) APBD 2026

Alokasi BTT Tersedia

Rp 328 Miliar

Solusi Kekurangan

Pergeseran anggaran dari 7 OPD

Target Pelunasan

Januari 2026

Dedi Mulyadi memastikan bahwa komunikasi dengan para kontraktor telah dilakukan sejak Desember 2025.

Ia menjamin proses administratif sedang berjalan agar hak-hak pihak ketiga segera terpenuhi tanpa mengganggu pelayanan dasar masyarakat.***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tangan Diborgol, Wali Kota Madiun Maidi Resmi Ditahan KPK Terkait Kasus Pemerasan & Gratifikasi
Pakai Rompi Oranye KPK, Bupati Pati Sudewo Bantah Peras Calon Perangkat Desa Rp2,6 Miliar
GUN Ketua LSM Sniper Diperiksa KPK Terkait Korupsi Bupati Bekasi Ade Kunang
Terjaring OTT Jual Beli Jabatan, Bupati Pati Sudewo Tiba di Gedung Merah Putih KPK
Cinta di Balik Air Bah, Kisah Induk Gajah Melawan Arus Dahsyat Demi Sang Anak
TKW Korban Penganiayaan di Oman Diselamatkan Pekerja Indonesia, Eka Diduga Jadi Korban TPPO
Kabar Baik untuk Pegawai Inti SPPG: Status PPPK Resmi Per 1 Februari 2026, Bagaimana Nasib Relawan dan Staf Lain?
Wapres Gibran di Tasikmalaya: Perkuat Ekonomi Rakyat hingga Pantau Inovasi AI di Pesantren

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 08:48 WIB

Tangan Diborgol, Wali Kota Madiun Maidi Resmi Ditahan KPK Terkait Kasus Pemerasan & Gratifikasi

Selasa, 20 Januari 2026 - 16:00 WIB

GUN Ketua LSM Sniper Diperiksa KPK Terkait Korupsi Bupati Bekasi Ade Kunang

Selasa, 20 Januari 2026 - 15:06 WIB

Terjaring OTT Jual Beli Jabatan, Bupati Pati Sudewo Tiba di Gedung Merah Putih KPK

Selasa, 20 Januari 2026 - 13:32 WIB

Cinta di Balik Air Bah, Kisah Induk Gajah Melawan Arus Dahsyat Demi Sang Anak

Selasa, 20 Januari 2026 - 13:00 WIB

TKW Korban Penganiayaan di Oman Diselamatkan Pekerja Indonesia, Eka Diduga Jadi Korban TPPO

Berita Terbaru