Danantara Siapkan Proyek PLTSa Jakarta, Target Beroperasi 2028

- Redaksi

Selasa, 14 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung BPI Danantara

i

Gedung BPI Danantara

Jakarta, Mevin.ID — Tumpukan sampah di Provinsi DKI Jakarta kini mencapai 55 juta ton. Jumlah ini setara dengan 16.500 lapangan sepak bola. Di tengah ancaman krisis sampah perkotaan, Danantara melangkah maju dengan rencana pembangunan pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa) berskala besar.

CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani menyebut, setiap harinya Jakarta mampu menghasilkan sekitar 8.000 ton sampah. Dari angka tersebut, minimal 1.000 ton akan diolah oleh satu unit PLTSa. “Kami akan membuka 10 proyek PLTSa pada tahap awal,” ujarnya, Jumat (10/10/2025).

Langkah ini menjadi bagian dari strategi percepatan energi hijau sekaligus solusi jangka panjang bagi pengelolaan sampah kota. Lelang proyek dijadwalkan dimulai pada awal November 2025. Setelah proses pembangunan, semua pembangkit ditargetkan beroperasi komersial pada 2028.

Pemerintah juga tengah menyelesaikan revisi Peraturan Presiden Nomor 35 Tahun 2018 yang akan mengatur tarif listrik PLTSa sebesar 20 sen dolar AS per kWh. Ketentuan harga ini diharapkan mengakhiri proses negosiasi panjang antara Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan pengembang swasta.

Melalui beleid baru, biaya tipping fee—yang sebelumnya dibebankan ke pemerintah daerah—akan dimasukkan sebagai ongkos produksi PLN dengan dukungan skema kompensasi dari APBN. Skema ini diharapkan mempercepat realisasi proyek dan menarik lebih banyak investor.

PLN mencatat ada 11 proyek PLTSa dalam tahap perencanaan dan 24 proyek lain berpotensi dikembangkan di kota-kota besar. Hingga pertengahan 2025, dua PLTSa telah beroperasi: PLTSa Putri Cempo di Kota Surakarta berkapasitas 5 MW dan PLTSa Benowo di Kota Surabaya berkapasitas 9 MW.

Langkah ini menjadi penanda awal transformasi pengelolaan sampah Jakarta, dari sekadar tumpukan beban kota menjadi sumber energi.***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Proyeksi Ekonomi RI Jadi Negatif, Airlangga Balas Kekhawatiran Fitch Soal Makan Bergizi Gratis
Perangi Scam! OJK Blokir 436 Ribu Rekening Penipu, Rp566 Miliar Dana Korban Diselamatkan
Selat Hormuz Ditutup, Pemerintah Percepat Impor Minyak dari AS; Projo Apresiasi Langkah Cepat
Kelas Menengah Indonesia Menyusut, Ekonomi RI Dibayangi ‘Tepi Ketidakpastian’
Menteri UMKM Bongkar Biang Kerok Banjir Impor China: Permainan Kargo dan Oknum Bea Cukai
Gurita Alfamart-Indomaret Tembus 44 Ribu Gerai, Pemerintah Siapkan Ultimatum Setop Ekspansi ke Desa
Waspada “Uang Mutilasi” Viral Lagi! Setengah Asli Setengah Palsu, Kenali Cirinya Sebelum Terkecoh
MA Amerika Batalkan Tarif Trump, Ekonom Trimegah: Dunia Masuki Era ‘Policy Reversibility’

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 15:04 WIB

Proyeksi Ekonomi RI Jadi Negatif, Airlangga Balas Kekhawatiran Fitch Soal Makan Bergizi Gratis

Kamis, 5 Maret 2026 - 13:36 WIB

Perangi Scam! OJK Blokir 436 Ribu Rekening Penipu, Rp566 Miliar Dana Korban Diselamatkan

Selasa, 3 Maret 2026 - 14:10 WIB

Selat Hormuz Ditutup, Pemerintah Percepat Impor Minyak dari AS; Projo Apresiasi Langkah Cepat

Senin, 2 Maret 2026 - 22:07 WIB

Kelas Menengah Indonesia Menyusut, Ekonomi RI Dibayangi ‘Tepi Ketidakpastian’

Sabtu, 28 Februari 2026 - 17:59 WIB

Menteri UMKM Bongkar Biang Kerok Banjir Impor China: Permainan Kargo dan Oknum Bea Cukai

Berita Terbaru