Danantara Umumkan 8 Raksasa Dunia Lolos Tender Proyek ‘Sampah Jadi Listrik’ di 4 Kota Indonesia

- Redaksi

Senin, 16 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mevin.ID – Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara resmi mengumumkan daftar perusahaan internasional yang lolos tahap seleksi untuk mengelola proyek Waste-to-Energy (WtE) atau Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).

Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar pemerintah dalam menangani masalah sampah sekaligus memperkuat ketahanan energi melalui energi terbarukan.

Dari total 24 perusahaan internasional yang berhak mengikuti tender, Danantara baru saja mengungkapkan 8 nama besar yang didominasi oleh perusahaan asal China, Jepang, dan Prancis.

Fokus di Empat Kota Strategis

Lead of Waste-to-Energy Danantara Indonesia, Fadli Rahman, menjelaskan bahwa untuk tahap pertama, proyek PSEL ini akan difokuskan pada empat wilayah yang dinilai memiliki urgensi tinggi terkait volume sampah:

  •  Bali
  • Bogor
  • Bekasi
  • Yogyakarta

“Kota-kota tersebut dinilai paling siap secara administratif serta memiliki volume sampah yang mendesak untuk ditangani,” ujar Fadli dalam keterangan resminya, Senin (16/2).

Daftar 8 Perusahaan yang Lolos Tender

Berikut adalah rincian 8 perusahaan internasional yang masuk dalam bursa pengelola proyek sampah jadi listrik tersebut:

Asal Negara

Nama Perusahaan

China

Chongqing Sanfeng Environment Group Corp., Ltd

China

Wangneng Environment Co., Ltd

China

Zhejiang Weiming Environment Protection Co Ltd

China

SUS Indonesia Holding Limited

China

China Conch Venture Holding Limited

China

PT Jinjiang Environment Indonesia

Prancis

Veolia Environmental Services Asia Pte Ltd

Jepang

Mitsubishi Heavy Industries Environmental and Chemical Engineering

Wajib Kolaborasi dengan Lokal (Konsorsium)

Danantara mewajibkan seluruh perusahaan internasional tersebut untuk membentuk konsorsium. Langkah ini diambil bukan tanpa alasan; pemerintah ingin memastikan adanya transfer teknologi antara raksasa dunia dengan perusahaan lokal maupun Pemerintah Daerah.

“Kami ingin memastikan terjadinya tata kelola yang kuat sejak hulu, termasuk proses pemilihan yang transparan dan berbasis mitigasi risiko,” tambah Fadli.

Apa Selanjutnya?

Pengumuman pemenang tender akhir dijadwalkan akan disampaikan pada akhir Februari 2026.

Proyek ini diharapkan tidak hanya menjadi solusi teknologi, tetapi juga instrumen kebijakan publik untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan bagi masyarakat di wilayah sasaran.***

Facebook Comments Box

Editor : Bar Bernad

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wasekjen Projo Zulhamedy Syamsi: UU BUMN No. 19 Tahun 2025 Perkuat Akuntabilitas Publik dan Tata Kelola Korporasi
Lampu Kuning! Bappenas Sebut Pulau Jawa Terancam Krisis Air, Jakarta dan Jatim Jadi Sorotan Utama
Rupiah Dekati Rp17.000, Menkeu Purbaya: Fondasi Ekonomi Kita Masih Bagus
Gas Pol Transisi Energi, Menteri Bahlil Siapkan ‘Sweetener’ untuk Konversi Motor Listrik
Harga Minyak Dunia Melonjak, Menkeu Purbaya Buka Opsi Pangkas Anggaran Operasional MBG
bank bjb syariah Santuni Anak Yatim: Tebar Kebahagiaan dan Perkuat Kebersamaan di Ramadan 1447 H
Proyeksi Ekonomi RI Jadi Negatif, Airlangga Balas Kekhawatiran Fitch Soal Makan Bergizi Gratis
Perangi Scam! OJK Blokir 436 Ribu Rekening Penipu, Rp566 Miliar Dana Korban Diselamatkan

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 20:54 WIB

Wasekjen Projo Zulhamedy Syamsi: UU BUMN No. 19 Tahun 2025 Perkuat Akuntabilitas Publik dan Tata Kelola Korporasi

Sabtu, 14 Maret 2026 - 16:56 WIB

Lampu Kuning! Bappenas Sebut Pulau Jawa Terancam Krisis Air, Jakarta dan Jatim Jadi Sorotan Utama

Selasa, 10 Maret 2026 - 20:06 WIB

Rupiah Dekati Rp17.000, Menkeu Purbaya: Fondasi Ekonomi Kita Masih Bagus

Senin, 9 Maret 2026 - 20:18 WIB

Gas Pol Transisi Energi, Menteri Bahlil Siapkan ‘Sweetener’ untuk Konversi Motor Listrik

Sabtu, 7 Maret 2026 - 11:18 WIB

Harga Minyak Dunia Melonjak, Menkeu Purbaya Buka Opsi Pangkas Anggaran Operasional MBG

Berita Terbaru