Dapur MBG Berubah Jadi Dapur Umum, 41 SPPG Gerakkan Bantuan untuk Warga Sumbar

- Redaksi

Sabtu, 29 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan pengalihan program MBG untuk membantu korban banjir di Kota Padang, Sumatera Barat. ANTARA/HO-Humas SPPG Tanah Sirah/am.

Kegiatan pengalihan program MBG untuk membantu korban banjir di Kota Padang, Sumatera Barat. ANTARA/HO-Humas SPPG Tanah Sirah/am.

Sumbar, Mevin.ID – Upaya pemulihan pascabanjir di Sumatera Barat terus bergerak. Di tengah wilayah yang masih berjibaku dengan lumpur dan aliran material sisa bencana, dapur-dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menjadi salah satu penopang utama kebutuhan makan warga.

Kepala Kantor Regional BGN Sumatera Barat, Ikhsan, menyebut ada 41 SPPG yang kini aktif di berbagai kabupaten/kota. Totalnya, 107.822 paket makanan telah dibagikan kepada masyarakat terdampak banjir dalam beberapa hari terakhir.

“Sekolah-sekolah penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) terpaksa diliburkan karena bencana. Dapur MBG kemudian kami alihkan fungsinya menjadi dapur umum bagi warga yang membutuhkan,” ujar Ikhsan dalam keterangan di Jakarta, Sabtu.

Distribusi bantuan ini tersebar di berbagai titik yang sebelumnya paling parah diterjang banjir bandang:

  • Pasaman Barat: 3 SPPG menyalurkan 4.135 paket makanan
  • Pesisir Selatan: 10 SPPG menyalurkan 22.000 paket
  • Tanah Datar: 4 SPPG menyalurkan 14.000 paket
  • Solok (kabupaten): 5 SPPG menyalurkan 15.649 paket
  • Bukittinggi: 6 SPPG menyalurkan 15.649 paket
  • Pariaman: 2 SPPG menyalurkan 5.596 paket
  • Solok (kota): 3 SPPG menyalurkan 9.000 paket
  • Padang: 8 SPPG menyalurkan 22.000 paket

Dengan mobilisasi dapur umum hingga ke wilayah-wilayah yang terisolasi, SPPG menjadi penyangga kebutuhan dasar warga di masa krisis.

Di tengah kondisi yang belum sepenuhnya pulih, keberadaan dapur gizi ini menjadi bukti bahwa kehadiran negara benar-benar dirasakan sampai ke meja makan warga yang kehilangan segalanya.*””

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kecam Rencana Wali Kota Bandung, FK3I: Menghilangkan Satwa di Bandung Zoo Itu Menggelikan!
Nasib Bandung Zoo, Wali Kota Farhan Kaji 3 Opsi, Termasuk Diubah Jadi Ruang Terbuka Hijau Murni
Tarumajaya Bekasi Terendam Banjir Hingga 1 Meter, Warga Nantikan Bantuan BPBD
Polda Jabar Lacak Pelaku Teror Pembunuhan Thom Haye dan Keluarga
Pemprov Jabar Ambil Alih Pembongkaran Teras Cihampelas, Wali Kota Farhan Siapkan Izin
Warga Soreang Lega! Proyek Perumahan Kampung Legok Keas Resmi Dihentikan Sementara oleh DLH
Ciremai Terancam “Gundul”, Gubernur Jabar Protes Keras Bisnis Wisata di Kawasan Taman Nasional
Polemik Dana Bayar Utang Rp 621 Miliar: Gubernur vs Bappeda Jabar Berselisih Keterangan

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:00 WIB

Kecam Rencana Wali Kota Bandung, FK3I: Menghilangkan Satwa di Bandung Zoo Itu Menggelikan!

Selasa, 13 Januari 2026 - 19:50 WIB

Nasib Bandung Zoo, Wali Kota Farhan Kaji 3 Opsi, Termasuk Diubah Jadi Ruang Terbuka Hijau Murni

Selasa, 13 Januari 2026 - 15:30 WIB

Polda Jabar Lacak Pelaku Teror Pembunuhan Thom Haye dan Keluarga

Selasa, 13 Januari 2026 - 14:41 WIB

Pemprov Jabar Ambil Alih Pembongkaran Teras Cihampelas, Wali Kota Farhan Siapkan Izin

Selasa, 13 Januari 2026 - 13:13 WIB

Warga Soreang Lega! Proyek Perumahan Kampung Legok Keas Resmi Dihentikan Sementara oleh DLH

Berita Terbaru