Dari Ular Hingga Kasus Sepele, Damkar Jadi Pahlawan Baru? Yusril Angkat Suara

- Redaksi

Senin, 24 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menko Yusril memberikan Kuliah Umum di Aula Al Jibra Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, Senin,(24/11/2025).ANTARA/Abd Kadir (.)

Menko Yusril memberikan Kuliah Umum di Aula Al Jibra Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, Senin,(24/11/2025).ANTARA/Abd Kadir (.)

Makassar, Mevin.ID — Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra mengaku heran dengan fenomena terbaru di masyarakat: lebih memilih menghubungi pemadam kebakaran (damkar) ketimbang kepolisian saat menghadapi berbagai masalah.

“Saya membaca artikel, masyarakat kalau ada apa-apa lebih senang menghubungi damkar daripada polisi,” kata Yusril saat memberikan Kuliah Umum di Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, Senin.

Menurut Yusril, kecenderungan itu terlihat dalam berbagai kasus—mulai dari penanganan binatang buas, ular masuk rumah, tersangkut teralis, hingga hal-hal sepele. Di banyak kejadian, yang dipanggil bukan polisi, melainkan petugas pemadam kebakaran.

“Kadang-kadang saya juga heran. Ada ular, ada buaya, yang dipanggil damkar. Polisi dipanggil, polisi tidak bisa. Damkar bisa menangkap buaya,” ujarnya disambut tawa ratusan mahasiswa Fakultas Hukum UMI.

Yusril menilai fenomena ini menandakan adanya pergeseran persepsi publik. Bisa jadi masyarakat merasa lebih aman dan nyaman menghubungi damkar karena tidak memiliki rasa takut seperti saat berinteraksi dengan polisi.

“Ini harus kita pikirkan. Polisi tidak boleh menimbulkan rasa takut, tapi rasa mengayomi dan melindungi,” tegasnya.

Ia juga mengakui masih banyak kritik publik terkait kinerja penegakan hukum oleh aparat kepolisian, terutama di level penyidik. Kritik-kritik itu, katanya, harus diterima sebagai bahan perbaikan.

“Semua masukan itu kita terima. Semoga ke depan keadaan bisa lebih baik,” ucap Yusril menjawab pertanyaan mahasiswa mengenai reformasi kepolisian.***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tangis Pilu di Ruang MK: Anak Wartawan Eva Pasaribu Pertanyakan Keterbukaan Hukum Kasus Oknum TNI
Alasan KPK Seret Ono Surono dalam Kasus Korupsi Bupati Bekasi
KLH Gugat Rp4,8 Triliun ke 6 Perusahaan Penyebab Banjir Sumut
KPK Cecar Ono Surono Soal Aliran Uang Kasus Korupsi Bupati Bekasi Ade Kuswara
BMKG Tetapkan Status Awas, 3 Provinsi Ini Berpotensi Hujan Lebat & Banjir
KPK Tegaskan Punya Bukti Ketua PBNU Kasus Korupsi Kuota Haji
Kasus Korupsi Ade Kunang, Benarkah KPK Periksa Wakil Ketua DPRD Jabar Ono Surono? 
BPOM Tarik Susu Formula Nestle S-26, Waspadai Potensi Toksin Cereulide yang Tahan Panas

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 07:32 WIB

Tangis Pilu di Ruang MK: Anak Wartawan Eva Pasaribu Pertanyakan Keterbukaan Hukum Kasus Oknum TNI

Kamis, 15 Januari 2026 - 19:00 WIB

KLH Gugat Rp4,8 Triliun ke 6 Perusahaan Penyebab Banjir Sumut

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:40 WIB

KPK Cecar Ono Surono Soal Aliran Uang Kasus Korupsi Bupati Bekasi Ade Kuswara

Kamis, 15 Januari 2026 - 17:13 WIB

BMKG Tetapkan Status Awas, 3 Provinsi Ini Berpotensi Hujan Lebat & Banjir

Kamis, 15 Januari 2026 - 13:00 WIB

KPK Tegaskan Punya Bukti Ketua PBNU Kasus Korupsi Kuota Haji

Berita Terbaru