JAKARTA, Mevin.ID – Isu kesehatan mental (mental health) di Indonesia memasuki babak baru yang cukup mengkhawatirkan.
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan bahwa sekitar 28 juta penduduk Indonesia diperkirakan memiliki masalah kesehatan jiwa.
Angka fantastis ini merujuk pada rasio global yang ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), di mana 1 dari 8 hingga 10 orang di suatu populasi berpotensi mengalami gangguan kejiwaan.
Fenomena “Gunung Es”
Dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI di Jakarta, Senin (19/1/2026), Menkes menyebutkan bahwa data yang ada saat ini barulah “puncak gunung es”.
“Kalau penduduk Indonesia 280 juta, ya minimal 28 juta itu punya masalah kejiwaan. Bisa depresi, anxiety disorder (kecemasan), hingga yang lebih berat seperti skizofrenia atau ADHD,” ujar Budi Gunadi.
Remaja & Anak Sekolah Paling Rentan
Data hasil Cek Kesehatan Gratis (CKG) per 1 Januari 2026 menunjukkan fakta mengejutkan: gejala depresi dan kecemasan justru paling tinggi ditemukan pada kelompok anak sekolah dan remaja.
Berikut rincian datanya:
- Anak Sekolah & Remaja: 4,8% (363.326 orang) terdeteksi gejala depresi dan 4,4% (338.316 orang) mengalami gejala kecemasan.
- Dewasa & Lansia: Gejala depresi tercatat 0,9% dan gejala kecemasan sebesar 0,8%.
Hal ini menunjukkan bahwa generasi muda saat ini menghadapi tekanan mental yang jauh lebih besar dibandingkan kelompok usia di atasnya.
Solusi Pemerintah: Puskesmas Mulai Layani Konseling
Menyadari tingginya angka gangguan jiwa yang belum tertangani, Kemenkes kini tengah membangun sistem layanan kesehatan jiwa di tingkat dasar atau Puskesmas.
Langkah-langkah yang sedang disiapkan meliputi:
- Penyusunan Tata Laksana: Standar pelayanan untuk pasien yang membutuhkan obat-obatan (farmasi).
- Layanan Psikologi: Menyediakan fasilitas konseling dan dukungan psikososial di Puskesmas.
- Deteksi Dini: Memperluas skrining kesehatan jiwa melalui program Cek Kesehatan Gratis.
“Jiwa itu sebelumnya tidak pernah ada tata laksananya di Puskesmas. Sekarang kita bangun sistemnya supaya masyarakat bisa dilayani lebih dekat,” pungkas Menkes.
Mevin.ID Notes: Jangan Ragu Cari Bantuan!
Sobat Mevin, mental health itu sama pentingnya dengan kesehatan fisik. Jika kamu merasa sering overthinking, cemas berlebihan, atau merasa kehilangan semangat dalam waktu lama, jangan ragu untuk berkonsultasi.
Kabar baiknya, saat ini BPJS Kesehatan juga sudah menanggung layanan kesehatan mental, lho!***
Editor : Bar Bernad
Sumber Berita: Kompas


























