Deal Besar! Prabowo-Trump Teken Perjanjian Dagang Pekan Ini, Tarif Ekspor RI ke AS Pangkas Signifikan

- Redaksi

Rabu, 18 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menko Bidang Perekonomian Erlangga Hartarto keluar dari ruang pertemuan usai memimpin sosialisasi dan penjaringan masukan asosiasi usaha terhadap penerapan tarif perdagangan baru Amerika Serikat terhadap Negara Mitra di Gedung Ali Wardhana Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Senin (7/4/2025). ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/tom. (ANTARA FOTO/BAYU PRATAMA S)

i

Menko Bidang Perekonomian Erlangga Hartarto keluar dari ruang pertemuan usai memimpin sosialisasi dan penjaringan masukan asosiasi usaha terhadap penerapan tarif perdagangan baru Amerika Serikat terhadap Negara Mitra di Gedung Ali Wardhana Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Senin (7/4/2025). ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/tom. (ANTARA FOTO/BAYU PRATAMA S)

JAKARTA, Mevin.ID – Hubungan dagang Indonesia dan Amerika Serikat (AS) memasuki babak baru. Presiden Prabowo Subianto dan Presiden AS Donald Trump dipastikan akan menandatangani kesepakatan dagang timbal balik atau Agreement on Reciprocal Trade (ART) di Washington D.C. pekan ini.

Langkah strategis ini menandai komitmen kedua negara untuk mempererat kerja sama ekonomi di tengah dinamika global. Delegasi Indonesia yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo telah bertolak ke AS sejak Senin (16/2/2026).

Substansi Kesepakatan: Penurunan Tarif Drastis

Juru Bicara Kemenko Perekonomian, Haryo Limanseto, menjelaskan bahwa proses harmonisasi bahasa hukum (legal drafting) telah rampung. Dalam kesepakatan ini, kedua negara menyepakati skema tarif baru yang lebih kompetitif.

  • Posisi Indonesia: Berkomitmen membebaskan tarif bea masuk bagi sebagian besar produk asal Amerika Serikat.

  • Posisi Amerika Serikat: Menurunkan tarif resiprokal atas produk Indonesia dari yang semula 32% menjadi 19%.

“Sementara itu, AS juga memberikan pengecualian tarif bagi sejumlah komoditas unggulan ekspor Indonesia, termasuk Minyak Kelapa Sawit (CPO), Kopi, dan Kakao,” ujar Haryo dalam keterangan tertulis, Rabu (18/2/2026).

Jadwal Penandatanganan

Presiden Prabowo dijadwalkan tiba di AS pada tanggal 19 Februari. Selain agenda utama penandatanganan kesepakatan dengan Donald Trump, Kepala Negara juga akan menghadiri sejumlah pertemuan bisnis dan investasi dengan para pelaku usaha papan atas Negeri Paman Sam.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto telah berada di AS lebih awal untuk mematangkan persiapan teknis, didampingi oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.

Arahan Tegas dari Hambalang

Sebelum bertolak ke AS, Presiden Prabowo sempat menggelar pertemuan tertutup di kediamannya di Hambalang, Bogor, pada Minggu (15/2). Pertemuan tersebut dihadiri oleh jajaran menteri kunci, termasuk Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa dan Menteri Investasi Rosan Roeslani.

Dalam pertemuan tersebut, Prabowo memberikan arahan tegas agar negosiasi ini tidak sekadar soal angka, tetapi harus membawa dampak nyata bagi dalam negeri.

Poin Utama Arahan Presiden:

  1. Memperkuat Industri Nasional: Perundingan harus memacu produktivitas domestik.

  2. Rantai Pasok Global: Memperbesar kontribusi Indonesia dalam global supply chain.

  3. Posisi Tawar Kuat: Memastikan kepentingan nasional tetap terlindungi dan posisi Indonesia tetap terukur di kancah internasional.

Kesepakatan Agreement on Reciprocal Trade ini diharapkan menjadi motor penggerak baru bagi kinerja ekspor non-migas Indonesia ke pasar Amerika Serikat di tahun 2026.***

Facebook Comments Box

Editor : Bar Bernad

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harga Minyak Dunia Melonjak, Menkeu Purbaya Buka Opsi Pangkas Anggaran Operasional MBG
bank bjb syariah Santuni Anak Yatim: Tebar Kebahagiaan dan Perkuat Kebersamaan di Ramadan 1447 H
Proyeksi Ekonomi RI Jadi Negatif, Airlangga Balas Kekhawatiran Fitch Soal Makan Bergizi Gratis
Perangi Scam! OJK Blokir 436 Ribu Rekening Penipu, Rp566 Miliar Dana Korban Diselamatkan
Selat Hormuz Ditutup, Pemerintah Percepat Impor Minyak dari AS; Projo Apresiasi Langkah Cepat
Kelas Menengah Indonesia Menyusut, Ekonomi RI Dibayangi ‘Tepi Ketidakpastian’
Menteri UMKM Bongkar Biang Kerok Banjir Impor China: Permainan Kargo dan Oknum Bea Cukai
Gurita Alfamart-Indomaret Tembus 44 Ribu Gerai, Pemerintah Siapkan Ultimatum Setop Ekspansi ke Desa

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 11:18 WIB

Harga Minyak Dunia Melonjak, Menkeu Purbaya Buka Opsi Pangkas Anggaran Operasional MBG

Jumat, 6 Maret 2026 - 20:40 WIB

bank bjb syariah Santuni Anak Yatim: Tebar Kebahagiaan dan Perkuat Kebersamaan di Ramadan 1447 H

Kamis, 5 Maret 2026 - 15:04 WIB

Proyeksi Ekonomi RI Jadi Negatif, Airlangga Balas Kekhawatiran Fitch Soal Makan Bergizi Gratis

Kamis, 5 Maret 2026 - 13:36 WIB

Perangi Scam! OJK Blokir 436 Ribu Rekening Penipu, Rp566 Miliar Dana Korban Diselamatkan

Selasa, 3 Maret 2026 - 14:10 WIB

Selat Hormuz Ditutup, Pemerintah Percepat Impor Minyak dari AS; Projo Apresiasi Langkah Cepat

Berita Terbaru