Dedi Mulyadi Minta Susi Pudjiastuti Jadi Penasehat Gubernur Bidang kelautan

- Redaksi

Minggu, 2 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dedi Mulyadi Gubernur Jawa Barat

Dedi Mulyadi Gubernur Jawa Barat

Bandung,Mevin.ID – Gubernur Jawa Barat terpilih, Dedi Mulyadi menemui Susi Pudjiastuti mantan Menteri Kelautan dan Perikanan dari Kabinet Kerja pada tahun 2014-2019 di kediamannya di Pangandaran.

Dalam pertemuannya Dedi Mulyadi meminta Susi Pudjiastuti untuk menjadi Penasehat Gubernur Bidang kelautan di Pemprov Jabar saat Dedi Mulyadi dilantik.

“Gak usah detil gitu lah, Jangan ribet begitu lah, nanti makan gaji negara, tapi rapatnya disini, disisi laut pokokna”, kata Susi Pudjiastuti dalam akun instagram @dedimulyadi71

“Kalau situ mau menjaga laut supaya lautnya produktif nelayan jadi kaya saya akan dukung, Laut harus dijaga dari sampah dan dari alat alat tangkap yang tidak benar”, Kata Susi Pudjiastuti.

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Kang Dedi Mulyadi (@dedimulyadi71)

Susi Bicara soal pencurian Benur di Pangandaran yang jelas melanggar. Benur dilindungi karena penangkapan dan perdagangan benur secara berlebihan dapat merusak pembudidayaan dan sumber daya laut. Larangan ekspor benur diatur dalam Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan (Permen KP) Nomor 17 Tahun 2021.

Selain itu Susi Geram dengan dengan alat tangkap Pukat Harimau merajalela yang membuat ikan dilaut berkurang.

“Saya sudah lapor Pak Kapoldya Pa Kapolri Lystio soal pencurian benur”, ungkap Susi.

“Begitu teng menjabat, saya mau bikin Tim patroli”, tegas Demul

Selanjutnya Dedi Mulyadi mengungkapkan ada beberapa prioritas yang akan dilakukan Dedi Mulyadi di Pangandaran antara lain Pencurian Benur, Nusawiru dirapihkan. (*)

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menang Status, Kalah Sejahtera: Dilema 6.000 PPPK Paruh Waktu di Garut, Gaji di Bawah UMK!
Gerebek Rumah di Kasokandel, Sat Narkoba Polres Majalengka Amankan Ratusan Butir Obat Keras Ilegal
Penerima BPJS PBI Kota Bandung Dihapus, Bertambah Jadi 72.000 Setelah Diperbarui 
Mobil Terbakar di Tol Purbaleunyi KM 127, Lalu Lintas Arah Pasteur Macet Panjang
Mencekam! Kesaksian Korban Tanah Bergerak di Tegal: “Tanah Diinjak Sudah Tidak Bisa…”
Gubernur KDM Pasang Badan, Bela 8 Tersangka Pengeroyokan Maling Motor Subang
Atap Jebol dan Kelas Tergenang, Video Viral SDN Telajung 01 Bekasi Memprihatinkan, Siswa Terancam Bahaya
BPJS PBI Dicoret Mensos, Iuran Diambil Alih Pemprov Jabar 

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 22:51 WIB

Menang Status, Kalah Sejahtera: Dilema 6.000 PPPK Paruh Waktu di Garut, Gaji di Bawah UMK!

Senin, 9 Februari 2026 - 15:57 WIB

Gerebek Rumah di Kasokandel, Sat Narkoba Polres Majalengka Amankan Ratusan Butir Obat Keras Ilegal

Senin, 9 Februari 2026 - 14:44 WIB

Penerima BPJS PBI Kota Bandung Dihapus, Bertambah Jadi 72.000 Setelah Diperbarui 

Senin, 9 Februari 2026 - 13:30 WIB

Mencekam! Kesaksian Korban Tanah Bergerak di Tegal: “Tanah Diinjak Sudah Tidak Bisa…”

Senin, 9 Februari 2026 - 10:12 WIB

Gubernur KDM Pasang Badan, Bela 8 Tersangka Pengeroyokan Maling Motor Subang

Berita Terbaru