Dedi Mulyadi soal OTT Bupati Bekasi: Peringatan Keras untuk Kepala Daerah Jabar

- Redaksi

Sabtu, 20 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi

Bandung, Mevin.ID – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menanggapi operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi terhadap Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang, Kamis malam lalu.

Dedi meminta publik menunggu pernyataan resmi KPK sembari menegaskan kembali pentingnya kepatuhan dalam tata kelola pemerintahan.

“Kami menunggu pernyataan resminya. Sampai hari ini belum ada penjelasan resmi,” kata Dedi di Bandung, Jumat malam (19/12/2025).

Dedi tidak menampik pernah dekat secara kerja dengan Ade, terutama dalam program penataan wilayah dan normalisasi sungai di Bekasi. Ia mengaku kerap mengingatkan Ade agar menjauhi praktik yang melanggar prinsip kepatutan.

“Setiap bertemu selalu saya ingatkan. Tidak boleh ada yang bertentangan dengan prinsip kepatutan,” ucapnya.

Namun peringatan itu tak cukup mencegah. OTT KPK kali ini, menurut Dedi, berada di luar apa yang selama ini telah ia pesankan.

Kasus ini menjadi alarm bagi kepala daerah lain di Jawa Barat. Dedi menyatakan kejadian serupa tidak boleh terulang.

“Semua harus konsisten menjalankan pemerintahan secara baik,” ujarnya.

Di tengah banyak program percepatan pembangunan, kasus OTT kembali membuka pertanyaan publik: seberapa kuat komitmen integritas pejabat daerah, dan bagaimana mekanisme kontrol internal daerah bekerja?

Sementara publik menunggu klarifikasi resmi dari KPK, pesan Dedi dalam situasi ini sederhana namun tegas: integritas tidak bisa ditawar, bahkan ketika kedekatan personal hadir dalam relasi kekuasaan.***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KPK Cecar Ono Surono Soal Aliran Uang Kasus Korupsi Bupati Bekasi Ade Kuswara
BMKG Tetapkan Status Awas, 3 Provinsi Ini Berpotensi Hujan Lebat & Banjir
KPK Tegaskan Punya Bukti Ketua PBNU Kasus Korupsi Kuota Haji
Kasus Korupsi Ade Kunang, Benarkah KPK Periksa Wakil Ketua DPRD Jabar Ono Surono? 
BPOM Tarik Susu Formula Nestle S-26, Waspadai Potensi Toksin Cereulide yang Tahan Panas
Kasus Suap Proyek Pemkab Bekasi: KPK Duga Anggota DPRD Nyumarno Terima Aliran Dana Rp600 Juta
Waspada! BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan, Wilayah Ini Berstatus Siaga
Iran Membara: Korban Jiwa Tembus 2.000 Orang, Khamenei Tuding AS di Balik Kekacauan

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:40 WIB

KPK Cecar Ono Surono Soal Aliran Uang Kasus Korupsi Bupati Bekasi Ade Kuswara

Kamis, 15 Januari 2026 - 17:13 WIB

BMKG Tetapkan Status Awas, 3 Provinsi Ini Berpotensi Hujan Lebat & Banjir

Kamis, 15 Januari 2026 - 13:00 WIB

KPK Tegaskan Punya Bukti Ketua PBNU Kasus Korupsi Kuota Haji

Kamis, 15 Januari 2026 - 12:32 WIB

Kasus Korupsi Ade Kunang, Benarkah KPK Periksa Wakil Ketua DPRD Jabar Ono Surono? 

Kamis, 15 Januari 2026 - 12:30 WIB

BPOM Tarik Susu Formula Nestle S-26, Waspadai Potensi Toksin Cereulide yang Tahan Panas

Berita Terbaru