CIANJUR, Mevin.ID – Suasana malam di wilayah Cianjur utara, khususnya Kecamatan Pacet dan Cipanas, mendadak gempar pada Senin (5/1/2026) sekitar pukul 22.00 WIB. Sebuah dentuman keras disusul penampakan cahaya merah di langit Cianjur memicu kepanikan dan membuat ratusan warga berhamburan keluar rumah, siaga terhadap kejadian yang tidak diketahui sumbernya.
Hingga berita ini diturunkan, asal-usul dentuman dan cahaya misterius tersebut masih belum terungkap dan sedang dalam penelusuran intensif oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur.
Kepala BPBD Cianjur, Iwan Karyadi, ketika dikonfirmasi membenarkan adanya laporan dari masyarakat. “Saat ini kami sedang mencari informasi terkait sumber dentuman dan cahayanya dari mana. Meski harus waspada, kami imbau warga tetap tenang dan tidak panik,” ujarnya, menekankan bahwa investigasi masih terus dilakukan.
Saksi mata dari Desa Gadog, Kecamatan Pacet, Febriyanti (16), menggambarkan momen mencekam tersebut. “Saat ada dentuman, saya sedang berada di dalam rumah. Setelah ada dentuman, lalu terlihat di jendela ada cahaya kemerahan. Karena belum tahu itu cahaya dan ledakan atau dentuman apa, kami jadi khawatir,” ungkapnya.
Kepanikan serupa dirasakan warga Kecamatan Cipanas, Wildan Fadilah (20). Ia dan keluarganya sedang berada di teras rumah saat kejadian. “Suara dentumannya terdengar jelas, lalu cahaya kemerahan juga terlihat jelas,” kata Wildan.
Dentuman yang tidak disertai informasi itu langsung memicu respons spontan. “Saat kejadian warga langsung keluar rumah karena panik. Mungkin sekitar setengah jam kami berada di luar rumah untuk siaga. Setelah merasa aman, akhirnya semuanya kembali ke rumah masing-masing,” pungkas Wildan, menggambarkan situasi malam itu yang kembali tenang setelah sekitar 30 menit.
Fenomena serupa, seperti dentuman misterius atau penampakan cahaya tidak biasa, pernah terjadi di beberapa daerah di Indonesia dan sering dikaitkan dengan berbagai kemungkinan. Mulai dari aktivitas latihan militer, suara pesawat yang memecah kecepatan suara (sonic boom), fenomena meteoroid yang masuk atmosfer (bolide), hingga aktivitas geologi. Namun, hingga saat ini belum ada penjelasan resmi yang bisa mengonfirmasi penyebab kejadian di Cianjur ini.
BPBD Cianjur berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk TNI, Polri, dan instansi teknis lainnya, untuk mengumpulkan data dan menganalisis kemungkinan penyebabnya.***
Editor : Atep K


























