“Dia Tidak Melakukan Apa-Apa”: Patung di Spanyol yang Menyentil Dunia tentang Beban Tak Terlihat Seorang Ibu

- Redaksi

Senin, 22 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Patung berjudul

Patung berjudul "La Mujer Que Nunca Hizo Nada" (Perempuan yang Tidak Pernah Melakukan Apa-Apa) karya pematung José Luis Fernández menjadi simbol global tentang pengabdian tanpa tanda jasa.

Zaragoza, Mevin.ID – Di sebuah sudut kota Zaragoza, Spanyol, berdiri sebuah karya seni yang memaksa setiap pejalan kaki untuk berhenti dan berpikir.

Patung berjudul “La Mujer Que Nunca Hizo Nada” (Perempuan yang Tidak Pernah Melakukan Apa-Apa) karya pematung José Luis Fernández menjadi simbol global tentang pengabdian tanpa tanda jasa.

Sindiran yang Menyakitkan

Judul patung ini merupakan sebuah sindiran tajam. Sering kali, perempuan yang mendedikasikan hidupnya sebagai ibu rumah tangga atau pengasuh mendapatkan komentar meremehkan: “Dia hanya di rumah, tidak bekerja, dia tidak melakukan apa-apa.”

Namun, Fernández menampilkan realitas yang berbanding terbalik. Patung perunggu tersebut memperlihatkan seorang perempuan yang tubuhnya membungkuk hebat karena memikul tumpukan raksasa di punggungnya:

  • Mesin cuci dan peralatan dapur.
  • Sapu, sikat, dan berbagai alat kebersihan.
  • Beban logistik rumah tangga yang tak ada habisnya.

Sambil memikul beban berat itu, ia tetap merangkul dan menggandeng anak-anaknya. Gestur ini menunjukkan bahwa di tengah kelelahan fisik yang luar biasa, seorang ibu tidak pernah melepaskan tanggung jawab emosionalnya.

Patung berjudul “La Mujer Que Nunca Hizo Nada” (Perempuan yang Tidak Pernah Melakukan Apa-Apa) karya pematung José Luis Fernández menjadi simbol global tentang pengabdian tanpa tanda jasa.

Kerja Tak Terbayar dan Tak Terlihat

Patung ini memicu perdebatan dunia tentang unpaid care work atau kerja perawatan tak berbayar. Masyarakat sering kali menikmati keteraturan, kebersihan, dan kesehatan sebuah keluarga tanpa menyadari ada satu sosok yang “memikul beban dunia” agar semuanya berjalan lancar.

Beban yang dibawa patung ini bukan sekadar benda mati, melainkan representasi dari:

  • Cinta yang tak bersyarat.
  • Tanggung jawab yang tak mengenal jam kerja.
  • Ketangguhan dalam kesunyian.
  • Pengorbanan waktu dan impian pribadi.

Refleksi Hari Ibu 22 Desember

Di Indonesia, Hari Ibu bukan sekadar perayaan seremonial dengan bunga dan kado. Kisah patung dari Spanyol ini menjadi cermin bagi kita untuk mulai menghargai setiap cucian yang bersih, setiap makanan yang tersaji, dan setiap sudut rumah yang rapi sebagai hasil dari kerja keras yang nyata.

Mari kita berhenti mengatakan mereka “tidak melakukan apa-apa”. Karena apa yang terlihat sederhana di mata kita, adalah “segalanya” bagi keberlangsungan sebuah keluarga dan masyarakat.

Selamat Hari Ibu untuk seluruh perempuan hebat di Indonesia. Terima kasih telah memikul beban dunia dengan penuh cinta.***

Facebook Comments Box

Penulis : Bar Bernad

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus Suap Proyek Pemkab Bekasi: KPK Duga Anggota DPRD Nyumarno Terima Aliran Dana Rp600 Juta
Waspada! BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan, Wilayah Ini Berstatus Siaga
Iran Membara: Korban Jiwa Tembus 2.000 Orang, Khamenei Tuding AS di Balik Kekacauan
Program MBG Jadi Perhatian Global, Jepang Tawarkan Program Magang untuk Siswa SMK
Jokowi Soal Pertemuan dengan Eggi Sudjana: Silaturahmi Lebih Penting dari Perdebatan Maaf
BRIN Peringatkan Ancaman Sinkhole di Kawasan Batugamping, Cermati Penjelasannya
Usai Digeledah KPK, Menkeu Purbaya Ancam Tendang Pegawai Pajak Korup ke Daerah Terpencil
Tingkatkan Kualitas Pekerja Migran, Perpemindo Gandeng Platindo Siapkan PMI Kompeten dan Bermartabat
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:49 WIB

Kasus Suap Proyek Pemkab Bekasi: KPK Duga Anggota DPRD Nyumarno Terima Aliran Dana Rp600 Juta

Rabu, 14 Januari 2026 - 19:31 WIB

Iran Membara: Korban Jiwa Tembus 2.000 Orang, Khamenei Tuding AS di Balik Kekacauan

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:56 WIB

Program MBG Jadi Perhatian Global, Jepang Tawarkan Program Magang untuk Siswa SMK

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:04 WIB

Jokowi Soal Pertemuan dengan Eggi Sudjana: Silaturahmi Lebih Penting dari Perdebatan Maaf

Rabu, 14 Januari 2026 - 14:58 WIB

BRIN Peringatkan Ancaman Sinkhole di Kawasan Batugamping, Cermati Penjelasannya

Berita Terbaru