Diduga Bom di Depan Gereja GKPS Bandung Ternyata Batang Kayu, Polisi Usut Pelaku Penaruh Benda

- Redaksi

Jumat, 19 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim dari Unit Penjinak Bom (Jibom) Satuan Brimob Polda Jabar saat melakukan proses sterilisasi terhadap temuan benda yang diduga bom di depan Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS), Kosambi, Kota Bandung, Jumat (19/12/2025). ANTARA/Rubby Jovan.

Tim dari Unit Penjinak Bom (Jibom) Satuan Brimob Polda Jabar saat melakukan proses sterilisasi terhadap temuan benda yang diduga bom di depan Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS), Kosambi, Kota Bandung, Jumat (19/12/2025). ANTARA/Rubby Jovan.

Bandung, Mevin.ID – Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Bandung memastikan benda mencurigakan berbentuk kotak di depan Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS) Kosambi bukan bom.

Setelah diperiksa tim penjinak bahan peledak dari Brimob dan Gegana, isi kotak itu ternyata hanya batang kayu.

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Budi Sartono mengatakan temuan tersebut diketahui setelah proses sterilisasi dan pemeriksaan dilakukan di lokasi.

“Ternyata isinya adalah batang kayu. Jadi bukan barang yang membahayakan dan bukan bahan peledak,” kata Budi saat memberikan keterangan pers.

Meski demikian, polisi tetap menerapkan prosedur keamanan ketat sejak laporan diterima. Polrestabes Bandung langsung berkoordinasi dengan satuan terkait dan memasang garis polisi di area sekitar gereja untuk menghindari risiko bagi masyarakat.

“Ada dugaan benda mirip bom, akhirnya kami menghubungi Brimob dan Gegana untuk pengecekan,” ujarnya.

Selanjutnya, aparat akan menelusuri siapa yang meletakkan benda tersebut serta motif di baliknya.

“Kami akan melaksanakan olah TKP dan pemeriksaan saksi-saksi agar mengetahui siapa yang menaruh barang tersebut,” lanjut Budi.

Di sekitar bangunan gereja ditemukan pula sebuah tanda silang. Polisi masih menyelidiki apakah ada kaitan tanda itu dengan kotak mencurigakan yang ditemukan.

“Nanti akan kami telusuri apakah ada kaitannya,” ucap Budi.

Walau ancaman bom dipastikan tidak ada, insiden ini tetap menjadi peringatan akan pentingnya kewaspadaan publik, terutama menjelang libur akhir tahun ketika aktivitas peribadatan meningkat.***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ironi Pelayan Publik, 5.268 ASN di Kabupaten Cirebon Menunggak Pajak Kendaraan
Berakhir Damai, Belasan Siswa Pengeroyok Guru SMK di Jambi Hanya Dikenai Sanksi Pernyataan
Petani Ujungjaya Sumedang Dapat Bantuan Pertanian Rp12,5 M, Ini Rinciannya
Kuatkan Pendidikan Agama, Pemkab Indramayu Hibahkan Tanah 1,2 Hektare untuk MAN 1
Sidak ke Kaki Gunung Ciremai, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Warning Perusak Lingkungan: “Saya Tidak Akan Diam!”
“Pak Dedi, Pangalereskeun Jalan Abdi,” Isak Kecil dari Kegelapan Subuh di Pelosok Garut
Viral di Medsos, Kebun Ubi Cikoneng Cileunyi Mendadak Ramai Dikunjungi, Ekonomi Warga Menggeliat
Update Tragedi Gunung Pongkor: Evakuasi Penambang Terhambat Cuaca Ekstrem, Petugas Pastikan Kabar Ledakan Adalah Hoaks

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 23:11 WIB

Ironi Pelayan Publik, 5.268 ASN di Kabupaten Cirebon Menunggak Pajak Kendaraan

Kamis, 15 Januari 2026 - 20:33 WIB

Berakhir Damai, Belasan Siswa Pengeroyok Guru SMK di Jambi Hanya Dikenai Sanksi Pernyataan

Kamis, 15 Januari 2026 - 20:00 WIB

Petani Ujungjaya Sumedang Dapat Bantuan Pertanian Rp12,5 M, Ini Rinciannya

Kamis, 15 Januari 2026 - 17:30 WIB

Kuatkan Pendidikan Agama, Pemkab Indramayu Hibahkan Tanah 1,2 Hektare untuk MAN 1

Kamis, 15 Januari 2026 - 15:05 WIB

Sidak ke Kaki Gunung Ciremai, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Warning Perusak Lingkungan: “Saya Tidak Akan Diam!”

Berita Terbaru