Bandung, Mevin.ID – Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Bandung memastikan benda mencurigakan berbentuk kotak di depan Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS) Kosambi bukan bom.
Setelah diperiksa tim penjinak bahan peledak dari Brimob dan Gegana, isi kotak itu ternyata hanya batang kayu.
Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Budi Sartono mengatakan temuan tersebut diketahui setelah proses sterilisasi dan pemeriksaan dilakukan di lokasi.
“Ternyata isinya adalah batang kayu. Jadi bukan barang yang membahayakan dan bukan bahan peledak,” kata Budi saat memberikan keterangan pers.
Meski demikian, polisi tetap menerapkan prosedur keamanan ketat sejak laporan diterima. Polrestabes Bandung langsung berkoordinasi dengan satuan terkait dan memasang garis polisi di area sekitar gereja untuk menghindari risiko bagi masyarakat.
“Ada dugaan benda mirip bom, akhirnya kami menghubungi Brimob dan Gegana untuk pengecekan,” ujarnya.
Selanjutnya, aparat akan menelusuri siapa yang meletakkan benda tersebut serta motif di baliknya.
“Kami akan melaksanakan olah TKP dan pemeriksaan saksi-saksi agar mengetahui siapa yang menaruh barang tersebut,” lanjut Budi.
Di sekitar bangunan gereja ditemukan pula sebuah tanda silang. Polisi masih menyelidiki apakah ada kaitan tanda itu dengan kotak mencurigakan yang ditemukan.
“Nanti akan kami telusuri apakah ada kaitannya,” ucap Budi.
Walau ancaman bom dipastikan tidak ada, insiden ini tetap menjadi peringatan akan pentingnya kewaspadaan publik, terutama menjelang libur akhir tahun ketika aktivitas peribadatan meningkat.***

























