Diperas Senior, Mahasiswi Kedokteran PPDS Unsri Nyaris Bunuh Diri

- Redaksi

Jumat, 16 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALEMBANG, Mevin.ID – Kasus perundungan kembali mencoreng dunia pendidikan tinggi kedokteran.

Seorang mahasiswi Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Ilmu Kesehatan Mata Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya (FK Unsri), berinisial OA, nyaris mengakhiri hidupnya akibat tekanan berat dari seniornya di program pendidikan tersebut.

Korban diduga dipaksa untuk membiayai berbagai kebutuhan seniornya, mulai dari uang semesteran, pesta, alat olahraga, produk kecantikan, hingga makanan dan minuman.

Tekanan yang terus-menerus ini berujung pada upaya bunuh diri dan keputusan OA untuk mengundurkan diri dari program PPDS.

Merespon insiden ini, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengambil langkah tegas.

Kemenkes menginstruksikan penghentian sementara program PPDS Ilmu Kesehatan Mata FK Unsri yang berlangsung di RSUP M. Hoesin, Palembang.

“Berdasarkan hasil investigasi tim, diketahui telah terjadi praktik perundungan berupa permintaan pembayaran (pungutan liar) oleh peserta PPDS Ilmu Kesehatan Mata,” tegas Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, Aji Muhawarman, Rabu (14/1/2026).

Kemenkes juga memerintahkan RSUP M. Hoesin dan FK Unsri untuk:

1. Menghentikan semua praktik perundungan.
2. Memberikan sanksi tegas kepada pihak-pihak yang terlibat.
3. Menyusun dan melaporkan rencana aksi pencegahan perundungan yang lebih komprehensif ke depan.

Kasus ini menyoroti kembali budaya “senioritas” beracun yang masih mengakar di beberapa institusi pendidikan, khususnya kedokteran, dan mendesak adanya pengawasan serta mekanisme pengaduan yang lebih efektif untuk melindungi peserta didik.***

Facebook Comments Box

Editor : Atep K

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pasca OTT Depok: Ruang Pimpinan PN Disegel KPK, PT Bandung Ajukan Pengisian Jabatan Kosong
OTT Depok: KPK Amankan Ketua dan Wakil Ketua PN Terkait Sengketa Lahan Anak Usaha Kemenkeu
Tagih Hak Lingkungan Sehat, Warga Rawa Buntu Layangkan Gugatan Rp21,6 Miliar Terkait Polusi Sampah
Pramono Anung ke Andra Soni: Kalau Tangsel Belum Bisa Atasi Sampah, Jakarta Siap Bantu!
Status BPJS PBI Tiba-tiba Nonaktif? Dirut BPJS Kesehatan: Itu Wewenang Kemensos, Bukan Kami!
Langkah Awal Pengurus Baru Alumni Farmasi Pancasila: Pererat Silaturahmi, Bangun Sinergi dengan Almamater
Heboh Penonaktifan BPJS PBI, Mensos Gus Ipul Tegaskan Rumah Sakit Dilarang Tolak Pasien!
Waspada! BMKG Terbitkan Status Siaga Hujan Lebat di Jabodetabek 6-7 Februari, Wilayah Ini Berpotensi Banjir

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:07 WIB

Pasca OTT Depok: Ruang Pimpinan PN Disegel KPK, PT Bandung Ajukan Pengisian Jabatan Kosong

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:05 WIB

OTT Depok: KPK Amankan Ketua dan Wakil Ketua PN Terkait Sengketa Lahan Anak Usaha Kemenkeu

Jumat, 6 Februari 2026 - 18:58 WIB

Tagih Hak Lingkungan Sehat, Warga Rawa Buntu Layangkan Gugatan Rp21,6 Miliar Terkait Polusi Sampah

Jumat, 6 Februari 2026 - 18:51 WIB

Pramono Anung ke Andra Soni: Kalau Tangsel Belum Bisa Atasi Sampah, Jakarta Siap Bantu!

Jumat, 6 Februari 2026 - 14:26 WIB

Status BPJS PBI Tiba-tiba Nonaktif? Dirut BPJS Kesehatan: Itu Wewenang Kemensos, Bukan Kami!

Berita Terbaru