Diplomat Kemenlu RI Tewas, Pernah Jadi Saksi Kasus TPPO di Jepang

- Redaksi

Kamis, 10 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DIPLOMAT MENINGGAL - Sosok diplomat muda, Arya Daru Pangayunan yang ditemukan tewas dengan kondisi kepala terlakban di sebuah indekos di Jalan Gondangdia Kecil Nomor 22, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (8/7/2025) pagi. Arya merupakan menantu dari Guru Besar FEB UGM, Basu Sastra Dharmmesta. Foto : Istimewa

i

DIPLOMAT MENINGGAL - Sosok diplomat muda, Arya Daru Pangayunan yang ditemukan tewas dengan kondisi kepala terlakban di sebuah indekos di Jalan Gondangdia Kecil Nomor 22, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (8/7/2025) pagi. Arya merupakan menantu dari Guru Besar FEB UGM, Basu Sastra Dharmmesta. Foto : Istimewa

Jakarta, Mevin.ID — Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) mengungkapkan bahwa ADP (39), diplomat muda yang ditemukan tewas di Jakarta, pernah menjadi saksi dalam kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Jepang.

Direktur Pelindungan WNI Kemlu, Judha Nugraha, mengatakan ADP pernah memberikan kesaksian dalam sidang perkara TPPO saat bertugas di luar negeri. “Almarhum pernah menjadi saksi untuk kasus TPPO yang ada di Jepang. Sudah lama kasusnya, setahu saya sudah selesai,” ujar Judha di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (9/7).

Judha meminta publik untuk tidak mengaitkan kematian ADP dengan kasus-kasus yang pernah ditanganinya selama bertugas, termasuk TPPO. “Jangan dikait-kaitkan. Kita lihat hasil penyelidikan polisi, jangan berspekulasi,” katanya.

ADP ditemukan meninggal dunia di sebuah kamar kos di Jalan Gondangdia Kecil, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (8/7) pagi sekitar pukul 08.30 WIB. Saat ditemukan, wajah korban tertutup isolasi atau lakban. Namun, dari hasil pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan fisik pada jasad korban maupun kehilangan barang.

“Sidik jari korban ditemukan pada lakban yang menutup wajahnya. Namun hal itu masih perlu diperiksa lebih lanjut di laboratorium,” ujar pihak kepolisian.

ADP telah bergabung sebagai diplomat fungsional muda Kemlu sejak 2014 dan pernah bertugas di KBRI Dili, Timor Leste, serta KBRI Buenos Aires, Argentina. Sejak 2022, ia bertugas di Direktorat Perlindungan WNI Kemlu RI dan aktif menangani berbagai evakuasi warga negara Indonesia dari negara-negara terdampak bencana dan konflik.

Rencananya, ADP akan ditugaskan ke KBRI Helsinki, Finlandia, pada akhir Juli 2025. Namun, rencana tersebut tidak sempat terwujud.

Jenazah ADP telah dimakamkan di Tempat Pemakaman Sunthen, Jomblangan, Banguntapan, Bantul, pada Rabu petang (9/7), disaksikan oleh keluarga dan rekan-rekan sejawat dari Kemlu RI.

Pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab kematian ADP. Kemlu RI menyatakan akan menghormati proses hukum yang berjalan dan mendukung penuh penyelidikan untuk mengungkap fakta sebenarnya.***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 1,45 Ton Sianida, Bahan Kimia Mematikan Ilegal Asal Filipina
Strategi Chip AI Trump: Syaratkan Investasi di AS bagi Negara yang Ingin Impor Teknologi Canggih
Polisi Resmi Tahan Richard Lee, Dinilai Hambat Penyidikan dan Mangkir Demi ‘Live’ TikTok
Pemerintah Resmi Batasi Akses Platform Digital bagi Anak di Bawah 16 Tahun
Efek Perang Timur Tengah: Menkeu Purbaya Buka Opsi ‘Berbagi Beban’ Kenaikan Harga BBM Subsidi
Trump Remehkan Lonjakan Harga BBM: “Menang Perang Lawan Iran Jauh Lebih Penting!”
Modus Perusahaan Keluarga: KPK Ungkap Direktur Perusahaan Pemenang Proyek Ternyata ART Bupati Fadia
Setelah Iran, Trump Bidik Kuba: “Rezim Komunis Akan Segera Jatuh!”

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 13:49 WIB

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 1,45 Ton Sianida, Bahan Kimia Mematikan Ilegal Asal Filipina

Sabtu, 7 Maret 2026 - 12:59 WIB

Strategi Chip AI Trump: Syaratkan Investasi di AS bagi Negara yang Ingin Impor Teknologi Canggih

Sabtu, 7 Maret 2026 - 04:35 WIB

Polisi Resmi Tahan Richard Lee, Dinilai Hambat Penyidikan dan Mangkir Demi ‘Live’ TikTok

Sabtu, 7 Maret 2026 - 00:31 WIB

Pemerintah Resmi Batasi Akses Platform Digital bagi Anak di Bawah 16 Tahun

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:05 WIB

Efek Perang Timur Tengah: Menkeu Purbaya Buka Opsi ‘Berbagi Beban’ Kenaikan Harga BBM Subsidi

Berita Terbaru