BANDUNG, Mevin.ID – Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Barat, Dhani Gumelar, memaparkan bahwa Program Mudik Gratis 2026 akan memberangkatkan pemudik pada 13, 14, dan 15 Maret 2026. Masyarakat dapat memanfaatkan aplikasi Sapawarga untuk ikut serta dalam program mudik gratis ini.
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Barat mengoptimalkan penggunaan aplikasi superapps Sapawarga sebagai pusat informasi dan layanan mudik Idulfitri 1447 Hijriah/2026.
Aplikasi ini tidak hanya menyajikan data lalu lintas terkini, tetapi juga menjadi gerbang utama pemesanan tiket mudik gratis pemerintah.
Kepala Diskominfo Provinsi Jawa Barat, Adi Komar, mengungkapkan bahwa Sapawarga dirancang untuk menjadi panduan digital bagi pemudik.
Masyarakat dapat mengakses informasi akurat mengenai jalur aman, rekayasa lalu lintas, serta pantauan kondisi jalan secara langsung.
“Kami fokus menyampaikan informasi yang lebih akurat, khususnya jalur mudik yang aman dan lancar. Kemudian program mudik gratis, hingga terintegrasi dengan pantauan lalu lintas melalui CCTV,” jelas Adi dalam keterangan resmi di Bandung, Kamis (26/2/2026).
Pemesanan Tiket Gratis via Aplikasi
Sapawarga juga menjadi kanal resmi pendaftaran program Mudik Gratis yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat. Adi menyebutkan, masa pendaftaran telah dibuka sejak 11 Februari hingga 12 Maret 2026.
“Calon pemudik cukup memasukkan data diri seperti nama, NIK, alamat, nomor Kartu Keluarga, tanggal lahir, dan rute keberangkatan. Sementara untuk pemilihan tanggal keberangkatan akan dilakukan saat aktivasi tiket pada 1 hingga 12 Maret mendatang,” tuturnya.
Untuk memastikan keakuratan data di lapangan, Diskominfo Jabar akan mengaktifkan Command Center sebagai pusat kendali informasi. Dengan memanfaatkan ribuan CCTV yang tersebar di jalur mudik dan wisata, petugas dapat memantau situasi secara real-time.
“Command Center ini sangat bermanfaat bagi masyarakat dan petugas untuk monitoring sekaligus mengambil keputusan yang tepat terkait kondisi perjalanan mudik tahun ini,” tambah Adi.
3.040 Kuota dan Kesiapan Armada
Sementara itu, Kepala Dishub Jawa Barat, Dhani Gumelar, memaparkan bahwa Program Mudik Gratis 2026 akan memberangkatkan pemudik pada 13, 14, dan 15 Maret 2026. Titik keberangkatan dipusatkan di Terminal Leuwipanjang (Bandung), Terminal Cikarang, dan Kota Bekasi.
Pemprov Jabar bersama Jasa Raharja menyediakan total 3.040 kuota tiket gratis dengan menggandeng sejumlah perusahaan otobus (PO) besar seperti Sugeng Rahayu, Damri, Sinar Jaya, Primajasa, dan MGI. Sebanyak 74 unit bus telah disiapkan.
“Armada yang digunakan telah melalui pemeriksaan teknis (ramp check) untuk memastikan standar keselamatan. Pengemudi dan kru juga dipastikan dalam kondisi sehat dan siap melayani penumpang selama perjalanan,” ujar Dhani.
Program ini terbuka bagi seluruh warga yang berasal dan berdomisili di Jawa Barat, dengan tujuan akhir baik di dalam maupun luar provinsi.
Antisipasi Kepadatan Kendaraan Pribadi
Dishub Jabar memperkirakan sekitar 70 persen pemudik akan menggunakan kendaraan pribadi, dengan mayoritas melintasi jalur tol.
Oleh karena itu, koordinasi intensif dilakukan dengan berbagai dinas terkait untuk memastikan keandalan jalur, termasuk mengantisipasi potensi gangguan alam seperti longsor.
“Kami akan berkoordinasi untuk memastikan kelancaran lalu lintas, terutama di jalan tol yang menjadi lintasan utama pemudik,” pungkas Dhani.***
Penulis : Atep K
Editor : Bar Bernad
Sumber Berita: Diskominfo Jabar


























