Ditemukan Softgun Bertulis “Welcome to Hell” Usai Ledakan di Masjid SMAN 72 Jakarta

- Redaksi

Jumat, 7 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Insiden ledakan yang terjadi di Masjid SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading Barat, saat Shalat Jumat (7/11/2025) siang.  Foto: Ist

Insiden ledakan yang terjadi di Masjid SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading Barat, saat Shalat Jumat (7/11/2025) siang. Foto: Ist

Jakarta, Mevin.ID – Sebuah insiden menggegerkan terjadi di Masjid SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading Barat, saat pelaksanaan Salat Jumat siang ini (7/11/2025). Ledakan berkekuatan rendah dilaporkan melukai sedikitnya delapan orang.

Di lokasi kejadian, petugas kepolisian menemukan temuan mencurigakan berupa benda yang diduga menyerupai senjata api laras panjang atau softgun.

Inskripsi Provokatif pada Softgun

Temuan ini menjadi fokus utama penyelidikan karena pada badan softgun tersebut tertera sejumlah tulisan yang provokatif dan mengindikasikan ideologi ekstremis:

1. “Welcome to Hell” (Selamat datang di Neraka), tertulis dengan huruf besar.

2. Nama-nama orang yang lebih kecil, termasuk “Brenton Tarrant”. Brenton Tarrant adalah pelaku teror penembakan massal di Christchurch, Selandia Baru, tahun 2019.

3. Angka 1189.

Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes  Erick Frendriz, embenarkan penemuan tersebut dan menyatakan fokus penyelidikan kini beralih ke motif teror.

“Inskripsi, terutama penyebutan nama pelaku teror internasional, jelas mengindikasikan adanya pesan yang disengaja dan kami akan melacak jejak digital serta kelompok yang terkait,” tegasnya.

Korban dan Jenis Ledakan

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol. Asep Edi Suheri, mengatakan bahwa total ada 54 orang jadi korban ledakan SMA 72 Jakarta Utara.

“Data sementara korban ada 54 orang,” jelasnya, Jumat (7/11/25).

Dari jumlah itu, ungkapnya, ada yang menderita luka sedang hingga ringan. Namun, ada juga yang sudah dipulangkan dari rumah sakit (RS).

Adapun para korban dirawat di RS Yarsi, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, dan RS Islam Cempaka Putih. Polisi pun telah membuat posko di RS tersebut terkait kejadian ini.

“Korban ada yang menderita luka bakar, terkena serpihan, hingga terkena benda-benda kecil,” ungkapnya.

Tim gabungan Jihandak dari TNI AL dan Polda Metro Jaya telah dikerahkan untuk melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Dugaan awal, ledakan berasal dari rakitan berdaya ledak kecil atau bom asap yang bertujuan menimbulkan kepanikan, bukan bom berkekuatan tinggi.

Hingga berita ini diturunkan, polisi masih melakukan pengejaran terhadap pelaku yang dicurigai meletakkan benda tersebut.

Pihak sekolah juga telah memberikan pendampingan psikologis bagi siswa dan guru yang mengalami trauma pasca insiden.***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prabowo Perintahkan Audit Total Toba Pulp Lestari, Negara Mulai Mengetuk Pintu Industri Kehutanan
Pemerintah Cabut 22 Izin Hutan, 1 Juta Hektare Ditertibkan
Ijazah Jokowi Ditunjukkan dalam Gelar Perkara Khusus, Polemik Publik Mulai Mereda
Fadli Zon Luncurkan Buku Sejarah Indonesia 10 Jilid, Fokus Merawat Memori Kolektif Bangsa
Presiden Prabowo: Sumatera Bukan Tempat Wisata Bencana, Pejabat Harus Fokus Bantu Korban
14 Desember Resmi Jadi Hari Sejarah, Fadli Zon Tegaskan Pentingnya Memori Kolektif
Perusahaan Biang Banjir Sumatera Dipetakan, Terancam Pidana dan Ganti Rugi
AS Perketat Akses Masuk, Riwayat Media Sosial Jadi Alat Penyaringan Digital

Berita Terkait

Selasa, 16 Desember 2025 - 12:05 WIB

Prabowo Perintahkan Audit Total Toba Pulp Lestari, Negara Mulai Mengetuk Pintu Industri Kehutanan

Senin, 15 Desember 2025 - 21:21 WIB

Ijazah Jokowi Ditunjukkan dalam Gelar Perkara Khusus, Polemik Publik Mulai Mereda

Senin, 15 Desember 2025 - 20:19 WIB

Fadli Zon Luncurkan Buku Sejarah Indonesia 10 Jilid, Fokus Merawat Memori Kolektif Bangsa

Senin, 15 Desember 2025 - 18:49 WIB

Presiden Prabowo: Sumatera Bukan Tempat Wisata Bencana, Pejabat Harus Fokus Bantu Korban

Senin, 15 Desember 2025 - 18:42 WIB

14 Desember Resmi Jadi Hari Sejarah, Fadli Zon Tegaskan Pentingnya Memori Kolektif

Berita Terbaru