DPR Minta Tata Kelola Industri Air Kemasan Dibenahi, Cegah Monopoli Sumber Air

- Redaksi

Senin, 10 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Mevin.ID – Anggota Komisi VII DPR RI, Yoyok Sudibyo, menegaskan perlunya pemerintah menata ulang tata kelola industri air minum dalam kemasan (AMDK) untuk mencegah praktik monopoli dan penguasaan sumber daya air oleh segelintir perusahaan.

Hal itu disampaikan Yoyok dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VII bersama Ditjen Industri Agro dan Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) Kementerian Perindustrian serta perwakilan pelaku industri AMDK, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (10/11/2025).

Menurutnya, pengelolaan sumber air oleh perusahaan masih belum tertib dan belum memiliki standar yang seragam, baik dalam aspek perizinan, pengambilan air, maupun distribusi.

“Saya melihat dari penjelasan para pelaku industri, tidak ada keseragaman. Ini harus segera ditertibkan agar tidak terjadi kesemrawutan dan penguasaan air oleh segelintir pihak,” ujar Yoyok, Legislator Fraksi NasDem tersebut.

Yoyok menegaskan, regulasi pengelolaan air harus sejalan dengan Pasal 33 UUD 1945 yang menyatakan bahwa air dan kekayaan alam lainnya dikuasai negara untuk kemakmuran rakyat.

“Bukan untuk memperkaya satu dua perusahaan besar saja,” ucapnya.

Ia juga meminta Kementerian Perindustrian segera mengambil langkah korektif tanpa menunggu arahan dari Presiden agar pemanfaatan sumber air berjalan transparan dan adil bagi masyarakat maupun industri.

“Air ini hajat hidup orang banyak. Negara harus hadir untuk memastikan tidak ada pihak yang menguasai sumber air secara berlebihan,” katanya menegaskan.

Isu tata kelola air menguat setelah mencuatnya polemik pasokan air baku AMDK yang dinilai tidak sesuai klaim sumber air pegunungan oleh sejumlah perusahaan.***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ribuan Kendaraan Dinas Nunggak Pajak, DPRD Bekasi Soroti Krisis Keteladanan Pemkot
Tak Sekadar Donasi, DPRD Kota Bekasi Antar Langsung Bantuan ke Wilayah Bencana
Dana Hibah RW Mengendap, Komisi I DPRD Bekasi Minta Evaluasi Camat dan Lurah
Kinerja Kecamatan Disorot, DPRD Bekasi Ingatkan Akuntabilitas Anggaran
Pendapatan Daerah Kota Bekasi Belum Capai Target, DPRD Lakukan Pengawasan
Solidaritas Antar Daerah, DPRD Kota Bekasi Salurkan Bantuan Banjir ke Pidie Jaya
Gelar Sapa Warga di Padepokan Pusaka Danalaga, Yod Mintaraga Konsisten Jaga & Lestarikan Budaya
Polemik Dana Cadangan BIJB, Sekretaris Pansus DPRD Majalengka Pilih Mengundurkan Diri

Berita Terkait

Senin, 15 Desember 2025 - 16:28 WIB

Ribuan Kendaraan Dinas Nunggak Pajak, DPRD Bekasi Soroti Krisis Keteladanan Pemkot

Senin, 15 Desember 2025 - 15:22 WIB

Tak Sekadar Donasi, DPRD Kota Bekasi Antar Langsung Bantuan ke Wilayah Bencana

Senin, 15 Desember 2025 - 15:08 WIB

Dana Hibah RW Mengendap, Komisi I DPRD Bekasi Minta Evaluasi Camat dan Lurah

Senin, 15 Desember 2025 - 14:56 WIB

Kinerja Kecamatan Disorot, DPRD Bekasi Ingatkan Akuntabilitas Anggaran

Senin, 15 Desember 2025 - 14:52 WIB

Pendapatan Daerah Kota Bekasi Belum Capai Target, DPRD Lakukan Pengawasan

Berita Terbaru