Jakarta, Mevin.ID – DPR RI terus memperkuat komitmennya sebagai rumah perjuangan bagi kemerdekaan Palestina.
Hal ini diwujudkan melalui langkah-langkah konkret oleh Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI, yang menggandeng organisasi masyarakat (ormas) dan lembaga kemanusiaan untuk memberikan bantuan kepada Palestina.
Ketua BKSAP DPR RI, Mardani Ali Sera, menegaskan bahwa DPR RI siap menjadi jembatan bagi ormas dan lembaga kemanusiaan yang peduli terhadap perjuangan kemerdekaan Palestina.
“Kami ingin DPR menjadi rumah bagi Palestina. Jika kemarin kita membangun pondasi, hari ini kita membangun tiang, dan mudah-mudahan ke depan kita bisa membangun atap,” ujar Mardani usai menggelar Forum Grup Discussion (FGD) dengan 128 ormas dan lembaga kemanusiaan di Gedung Nusantara, DPR RI, Senayan, Jakarta, Sabtu (8/2/2025).
Dalam FGD tersebut, BKSAP membahas berbagai bentuk bantuan yang dapat disalurkan untuk mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina. Bantuan tersebut mencakup berbagai sektor, seperti pendidikan, sandang pangan, sarana ibadah, media massa, ekonomi, dan infrastruktur.
Mardani menjelaskan bahwa ormas dan lembaga kemanusiaan telah menyiapkan berbagai program, seperti pembangunan rumah sakit, masjid, sekolah, pabrik air, dan program pendidikan.
“Kita akan memayungi upaya-upaya ini di bawah DPR RI. Apalagi, Ketua MPR dan Ketua DPR RI sangat mendukung langkah ini,” jelas politisi Fraksi PKS tersebut.
Mardani juga menyebutkan dua tujuan utama dari bantuan ini. Pertama, sebagai bentuk kepedulian terhadap genosida dan penindasan yang dialami oleh rakyat Palestina. Kedua, sebagai strategi untuk menggagalkan rencana Amerika Serikat yang ingin memindahkan masyarakat Gaza dari tanah kelahirannya.
“Bantuan ke Gaza ini memiliki dua tujuan: pertama, sebagai bentuk kepedulian terhadap saudara kita yang mengalami genosida. Kedua, sebagai strategi untuk melawan rencana pemindahan paksa masyarakat Gaza,” tegasnya.
Anggota BKSAP, Melly Goeslaw, mengungkapkan kekagumannya terhadap kepedulian ormas dan lembaga kemanusiaan, serta komitmen DPR RI dalam mendukung perjuangan Palestina.
“Saya sangat terkesan dengan kepedulian DPR RI yang membuka pintu lebar-lebar bagi para pejuang Palestina. Bahkan, mereka tidak perlu lagi menunjukkan KTP saat masuk ke DPR. Ini bentuk kepedulian yang luar biasa,” ujar Melly.
Selain itu, Melly juga menghibur peserta FGD dengan menyanyikan lagu *Surga Menanti*, yang menjadi soundtrack film *Hayya 3*, sebuah film yang mengisahkan perjuangan di Gaza.
Sementara itu, Anggota BKSAP lainnya, Eva Monalisa, menyampaikan harapannya agar upaya bersama ini dapat membawa kemerdekaan bagi Palestina.
“Harapan saya, semoga apa yang diinginkan oleh rakyat Palestina benar-benar tercapai. Gencatan senjata yang diharapkan dapat terwujud, dan ini benar-benar menjadi langkah menuju kemerdekaan Palestina,” ujar Eva.
Dengan langkah ini, DPR RI dan BKSAP berharap dapat terus memperkuat solidaritas Indonesia terhadap perjuangan kemerdekaan Palestina, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan rakyat Palestina. ***

























