DPRD Jabar Apresiasi Inovasi Pengelolaan Sampah Cimahi

- Redaksi

Sabtu, 14 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CIMAHI, Mevin.ID – Upaya Pemerintah Kota Cimahi dalam menangani darurat sampah mendapat sorotan positif dari Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat.

Dalam kunjungan kerja ke Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) setempat pada Kamis (12/2/2026), legislatif menilai sistem pemilahan berbasis sumber telah berhasil menekan drastis volume sampah yang dikirim ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti.

Anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat, Prasetyawati, mengungkapkan bahwa produksi sampah harian di Kota Cimahi mencapai 230 ton. Namun, sejak status darurat sampah diberlakukan, volume yang terbuang ke Sarimukti berhasil dipangkas hingga tinggal 110 ton per hari.

“Saya melihat sistem di Cimahi ini cukup baik. Dari tingkat RW sudah diterapkan pemilihan berbasis hari, antara sampah organik dan anorganik dibuang di hari yang berbeda. Dengan begitu, pemilahan sudah terjadi dari sumbernya,” ujar Prasetyawati saat ditemui di sela-sela peninjauan.

Dalam kesempatan tersebut, Komisi IV meninjau langsung proses pengolahan. Sampah organik dicacah menjadi pakan maggot, sementara sampah anorganik seperti plastik diolah menjadi biji plastik yang bernilai ekonomis. Hanya residu yang tak terolah yang dikirim ke TPA.

Insinerator Tunggu Uji Emisi

Di sisi lain, kunjungan kerja itu juga menyoroti keberadaan insinerator atau fasilitas pembakar sampah di Cimahi yang hingga kini belum beroperasi optimal.

Prasetyawati menjelaskan, pengoperasian alat tersebut terkendala regulasi Kementerian Lingkungan Hidup yang melarang pembakaran sampah karena berpotensi menghasilkan emisi berbahaya seperti dioksin.

“Kita sudah memiliki peralatannya. Tinggal bagaimana dilakukan pengujian dan penyempurnaan agar emisi yang dihasilkan aman dan tidak membahayakan,” jelasnya.

DPRD Jabar mendorong agar dilakukan uji emisi dan evaluasi teknologi secara menyeluruh sebelum insinerator benar-benar difungsikan. Hal ini dinilai penting untuk memastikan teknologi yang digunakan ramah lingkungan dan sesuai standar kesehatan.

Komisi IV DPRD Jawa Barat berkomitmen untuk terus mengawal peningkatan kapasitas pengolahan sampah di kawasan metropolitan Cimahi.

Penguatan teknologi, pelatihan pengelolaan TPS3R, serta sosialisasi masif kepada masyarakat akan terus didorong sebagai bagian dari solusi jangka panjang mengatasi darurat sampah di Jawa Barat.***

Facebook Comments Box

Penulis : Atep K

Editor : Bar Bernad

Sumber Berita: Humas DPRD Jabar

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jelang Mudik Lebaran 2026, Komisi V DPR RI Kritik Kondisi Tol Jakarta-Merak: Macet Parah dan Banyak Lubang
Maksimalkan Pengawasan Anggaran 2026, Anggota DPRD Jabar Ahmad Faisal Gelar Bukber dan Diskusi Bersama Media
Komisi IV DPRD Jabar Inspeksi Jalan Provinsi di Garut Jelang Mudik Lebaran 2026
Komisi IV DPRD Jabar Temui Kendala di Apartemen Transit Rancaekek: Kapasitas Penuh, Antrean Panjang
Pasca Tragedi Longsor Bantargebang, Hardiyanto Kenneth Desak Pemprov DKI Evaluasi Total
TB Hasanuddin: Jika Ingin Keadilan, Palestina Wajib Dilibatkan dalam Forum Board of Peace
Kasus Bocah Tewas di Sukabumi: Komisi III DPR RI Desak Kapolres Usut Gengster Ayah Korban
BPJS Kesehatan Terancam Defisit Rp30 Triliun, Iuran Bakal Naik? DPR: Jangan Bebani Rakyat, Mana Janji Hapus Tunggakan!

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 14:00 WIB

Jelang Mudik Lebaran 2026, Komisi V DPR RI Kritik Kondisi Tol Jakarta-Merak: Macet Parah dan Banyak Lubang

Kamis, 12 Maret 2026 - 19:49 WIB

Maksimalkan Pengawasan Anggaran 2026, Anggota DPRD Jabar Ahmad Faisal Gelar Bukber dan Diskusi Bersama Media

Kamis, 12 Maret 2026 - 09:00 WIB

Komisi IV DPRD Jabar Inspeksi Jalan Provinsi di Garut Jelang Mudik Lebaran 2026

Rabu, 11 Maret 2026 - 21:00 WIB

Komisi IV DPRD Jabar Temui Kendala di Apartemen Transit Rancaekek: Kapasitas Penuh, Antrean Panjang

Senin, 9 Maret 2026 - 16:02 WIB

Pasca Tragedi Longsor Bantargebang, Hardiyanto Kenneth Desak Pemprov DKI Evaluasi Total

Berita Terbaru

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi Budi Prasetyo memberikan keterangan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (2/12/2025). ANTARA/Rio Feisal.

Berita

Update OTT Cilacap: KPK Sita Sejumlah Uang Tunai

Jumat, 13 Mar 2026 - 20:43 WIB