Dramatis! Tim SAR Terjang Arus Deras Martapura Demi Evakuasi Balita dan Ibu-Ibu

- Redaksi

Minggu, 28 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR gabungan mengevakuasi warga korban terdampak banjir menggunakan perahu karet di Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Sabtu (27/12/2025) malam. ANTARA/HO-Kantor SAR Banjarmasin.

Tim SAR gabungan mengevakuasi warga korban terdampak banjir menggunakan perahu karet di Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Sabtu (27/12/2025) malam. ANTARA/HO-Kantor SAR Banjarmasin.

BANJARMASIN, Mevin.ID – Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi sejumlah ibu dan balita yang terjebak banjir di wilayah Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, pada Minggu (28/12/2025). Aksi penyelamatan ini dilakukan di tengah cuaca ekstrem dan arus air yang deras.

Laporan banjir bandang ini pertama kali diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Banjarmasin pada Sabtu (27/12) malam sekitar pukul 21.15 Wita.

Tiga Desa Terendam, Warga Terjebak

Berdasarkan laporan dari seorang warga bernama Ibu Ika, banjir merendam beberapa wilayah dengan titik terparah di tiga desa, yakni:

  •  Desa Tunggul Irang
  • Desa Bincau
  • Desa Labuan Tabu

Kepala Kantor SAR Banjarmasin, I Putu Sudayana, menyatakan bahwa tim segera bergerak cepat setelah menerima laporan adanya bayi dan warga lanjut usia yang terjebak di dalam rumah.

“Kami langsung memberangkatkan satu tim rescue menuju lokasi kejadian. Hingga pagi hari ini, petugas masih terus melakukan pendataan jumlah total korban yang terdampak dan berhasil dievakuasi,” ujar Putu di Banjarmasin.

Kendala Hujan Lebat dan Arus Deras

Operasi penyelamatan ini tidak berjalan mudah. Tim SAR harus berhadapan dengan hujan lebat yang terus mengguyur dan arus banjir yang cukup kuat, yang sempat menjadi penghambat pergerakan perahu karet.

“Kondisi di lapangan masih diguyur hujan dengan arus air deras. Kami melakukan asesmen cepat dan evakuasi dengan tetap mengutamakan keselamatan personel serta warga yang ditolong,” tambahnya.

Dalam operasi ini, berbagai unsur terlibat aktif, mulai dari BPBD Kabupaten Banjar, Emergency Banjar Response (EBR), Damkar Kabupaten Banjar, hingga para relawan lokal. Tim dilengkapi dengan peralatan medis, rubber boat, tandu lipat, hingga perlengkapan water rescue untuk memastikan evakuasi berjalan aman.

Imbauan Waspada Banjir Susulan

Mengingat cuaca yang belum menentu, I Putu Sudayana mengimbau masyarakat di Kabupaten Banjar untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan dengan intensitas air yang lebih tinggi.

“Operasi SAR akan terus dilakukan secara maksimal hingga seluruh warga terdampak dapat dievakuasi dan situasi dinyatakan aman. Jika membutuhkan bantuan darurat, segera lapor ke nomor 115,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan masih bersiaga di lokasi untuk memantau ketinggian air dan membantu mobilitas warga yang membutuhkan bantuan medis maupun logistik.***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Soreang Lega! Proyek Perumahan Kampung Legok Keas Resmi Dihentikan Sementara oleh DLH
Ciremai Terancam “Gundul”, Gubernur Jabar Protes Keras Bisnis Wisata di Kawasan Taman Nasional
Polemik Dana Bayar Utang Rp 621 Miliar: Gubernur vs Bappeda Jabar Berselisih Keterangan
Proyek “Mubazir” 1 Miliar? TPS3R Tegalluar Terbengkalai, Sampah Malah Menumpuk dan Dibakar
Miris! DPRK Bireuen Sidak Gudang BPBD: Bantuan Logistik Menumpuk Saat Korban Bencana Kelaparan
Lembang dan Ciwidey Terancam “Tenggelam” dalam Beton, FK3I Desak Gubernur Dedi Mulyadi Evaluasi Izin Wisata
Netizen Murka! Satwa Dilindungi Jadi Konten Joget, Otoritas Kejar Pelaku Hingga Jambi.
Kabar Baik! Bupati Bogor Temui Pendemo di Cigudeg: Kompensasi Cair Minggu Depan, Jalan Khusus Tambang Dikebut

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 13:13 WIB

Warga Soreang Lega! Proyek Perumahan Kampung Legok Keas Resmi Dihentikan Sementara oleh DLH

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:44 WIB

Ciremai Terancam “Gundul”, Gubernur Jabar Protes Keras Bisnis Wisata di Kawasan Taman Nasional

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:30 WIB

Polemik Dana Bayar Utang Rp 621 Miliar: Gubernur vs Bappeda Jabar Berselisih Keterangan

Selasa, 13 Januari 2026 - 09:54 WIB

Proyek “Mubazir” 1 Miliar? TPS3R Tegalluar Terbengkalai, Sampah Malah Menumpuk dan Dibakar

Selasa, 13 Januari 2026 - 08:49 WIB

Miris! DPRK Bireuen Sidak Gudang BPBD: Bantuan Logistik Menumpuk Saat Korban Bencana Kelaparan

Berita Terbaru