Dugaan Kuat Lokasi Jatuh di Lereng Bulusaraung, Tim SAR Sisir Puing Pesawat ATR 42-500

- Redaksi

Minggu, 18 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puing dan kertas diduga milik Pesawat ATR 42-500 yang jatuh di Maros. Dokumen Istimewa

Puing dan kertas diduga milik Pesawat ATR 42-500 yang jatuh di Maros. Dokumen Istimewa

PANGKEP, Mevin.ID – Titik terang mengenai keberadaan pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) mulai mengerucut.

Muncul dugaan kuat bahwa pesawat patroli KKP tersebut jatuh di lereng Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, menyusul ditemukannya sejumlah bukti fisik di lapangan pada Sabtu (17/1/2026) malam.

Dugaan ini diperkuat dengan penemuan enam serpihan penting yang telah dievakuasi oleh tim SAR gabungan dari wilayah Kecamatan Balocci.

Identifikasi Awal: Dari Puing Hingga Dokumen Penerbangan

Sekretaris BPBD Pangkep, Muhammad Arsyad, mengungkapkan bahwa barang-barang yang ditemukan bukan sekadar puing biasa, melainkan benda yang identik dengan bagian pesawat terbang.

“Dugaannya itu serpihan dinding luar pesawat. Selain itu, ditemukan juga buku panduan pilot yang memperkuat dugaan bahwa lokasi jatuhnya pesawat berada di sekitar area tersebut,” jelas Arsyad.

Penyisiran di Medan Berat

Berdasarkan temuan tersebut, arah pencarian kini difokuskan pada titik koordinat di sekitar lereng Gunung Bulusaraung. Namun, tim SAR gabungan menghadapi tantangan besar karena:

  • Medan Terjal: Lokasi penemuan berada di kawasan pegunungan dengan kemiringan yang curam.
  • Cuaca Ekstrem: Berdasarkan peringatan dini BMKG, wilayah Sulawesi Selatan masuk dalam status Siaga cuaca buruk, yang bisa menghambat proses evakuasi.

Langkah Verifikasi Otoritas

Pangdam XIV Hasanuddin, Mayjen Bangun Nawoko, menegaskan bahwa meskipun terdapat dugaan kuat, kepastian resmi tetap menunggu hasil verifikasi teknis.

“Barang bukti sudah diamankan di Polres Pangkep. Kami bersama tim ahli akan memastikan apakah serpihan ini benar-benar komponen dari PK-THT. Jika terkonfirmasi, maka titik utama jatuhnya pesawat sudah bisa dipetakan secara akurat,” pungkasnya.

Hingga saat ini, nasib 10 orang di dalam pesawat (7 kru dan 3 pegawai KKP) masih belum diketahui. Tim SAR terus berupaya mencapai titik yang diduga menjadi lokasi utama benturan pesawat.***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penjelasan tentang KHGT sebagai Pedoman Muhammadiyah Tentukan Awal Ramadan 1447 H
Kisah Pilu Norida Akmal Ayob: 18 Tahun Hidup Sengsara di Lombok, Akhirnya Dijemput Pulang ke Malaysia
Hilal Masih di Bawah Ufuk, Kemenag Prediksi 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada Kamis 19 Februari
Survei Indikator: Warga Jabar Puas Infrastruktur, Tapi Keluhkan Akses Modal Ekonomi.
Gagalkan Penjualan Orang ke Arab Saudi, Satgas P2MI Projo Apresiasi Penyelamatan 11 Calon Pekerja Migran
Tok! Kemenag Gelar Sidang Isbat Hari Ini, Prediksi Awal Puasa Jatuh pada 19 Februari 2026
Prediksi BRIN: Awal Ramadan 2026 Berpotensi Berbeda Karena Faktor Hilal Global vs Lokal
‘Tembok Ratapan Solo’ Tandai Rumah Jokowi di Google Maps: Sekedar Iseng atau Nyata?

Berita Terkait

Selasa, 17 Februari 2026 - 23:00 WIB

Penjelasan tentang KHGT sebagai Pedoman Muhammadiyah Tentukan Awal Ramadan 1447 H

Selasa, 17 Februari 2026 - 21:42 WIB

Kisah Pilu Norida Akmal Ayob: 18 Tahun Hidup Sengsara di Lombok, Akhirnya Dijemput Pulang ke Malaysia

Selasa, 17 Februari 2026 - 18:58 WIB

Hilal Masih di Bawah Ufuk, Kemenag Prediksi 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada Kamis 19 Februari

Selasa, 17 Februari 2026 - 16:27 WIB

Survei Indikator: Warga Jabar Puas Infrastruktur, Tapi Keluhkan Akses Modal Ekonomi.

Selasa, 17 Februari 2026 - 11:24 WIB

Gagalkan Penjualan Orang ke Arab Saudi, Satgas P2MI Projo Apresiasi Penyelamatan 11 Calon Pekerja Migran

Berita Terbaru