GARUT, Mevin.ID – Isak tangis mewarnai prosesi pemakaman ZAAQ (14), siswa SMP yang menjadi korban pembunuhan sadis di kawasan eks objek wisata Kampung Gajah, Kabupaten Bandung Barat. Jenazah korban telah disemayamkan di kampung halamannya di Banyuresmi, Kabupaten Garut, pada Senin (16/2/2026).
Banyak pelayat dari kerabat hingga tetangga berdatangan ke rumah duka untuk memberikan penghormatan terakhir kepada remaja yang dikenal sebagai anak baik tersebut.
Firasat Kuat Sang Kakek
Kepergian ZAAQ meninggalkan luka mendalam bagi keluarganya, terutama sang kakek, Undang. Ia mengaku bahwa pihak keluarga sudah memiliki firasat kuat bahwa pelaku pembunuhan cucunya adalah orang dekat.
Firasat itu terbukti setelah polisi menangkap dua pelaku yang berinisial YA (16) dan AP (17). Diketahui, YA merupakan teman korban sendiri yang tinggal tak jauh dari rumah mereka di Banyuresmi.
“Saya sudah menyangka pelakunya adalah dia (YA), temannya sendiri. Warga sini, rumahnya dekat sini,” ungkap Undang dengan nada getir di rumah duka.
Undang menceritakan bahwa selama sepekan terakhir, keluarga tidak bisa tidur nyenyak karena ZAAQ dilaporkan hilang secara misterius. Kecurigaan keluarga semakin menguat saat pelaku YA mengaku berada di Bandung pada hari hilangnya korban.
Jejak Digital di Pos Depan
Pihak keluarga sempat berupaya memecahkan teka-teki hilangnya ZAAQ dengan meminta bantuan pihak kepolisian untuk melacak ponsel milik korban.
“Saat hari kedua pencarian, kami sudah menghubungi polisi dan meminta mengecek hape korban. Sempat aktif di pos depan jalan,” kata Undang. Informasi ini menjadi salah satu titik terang dalam mengungkap keberadaan korban.
Kronologi Singkat Kejadian
ZAAQ ditemukan tewas mengenaskan pada Jumat (13/2/2026) malam di area eks objek wisata Kampung Gajah. Berikut adalah poin-poin penting terkait penangkapan pelaku:
-
Penangkapan: Unit Resmob Satreskrim Polres Cimahi menangkap YA dan AP di Banyuresmi, Garut, pada Minggu (15/2/2026) dini hari.
-
Sempat Kabur: Kedua pelaku sempat melarikan diri ke Tasikmalaya setelah melakukan aksi kejinya sebelum akhirnya berhasil diringkus.
-
Motif: Berdasarkan informasi awal, pelaku tega menghabisi nyawa korban karena dendam akibat diputusnya hubungan pertemanan.
Kini, kedua pelaku yang masih di bawah umur tersebut terancam hukuman berat atas perbuatannya yang telah direncanakan sebelumnya, termasuk membawa senjata tajam dari Garut menuju lokasi kejadian.***
Editor : Bar Bernad















![BPTJ akan membatasi truk angkutan barang di masa libur Nataru 2023, mulai 24 Desember. [ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah/tom]](https://mevin.id/wp-content/uploads/2026/03/29108-jalan-tol-jakarta-cikampek-ditutup-imbas-demo-buruh-di-cikarang-360x200.webp)










