Dunia Berguncang: Iran Konfirmasi Kematian Ayatollah Ali Khamenei, Tetapkan 40 Hari Masa Berduka

- Redaksi

Minggu, 1 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Iran berjalan melewati rudal Sejjil (kiri) dan rudal balistik jarak menengah Qadr-H yang ditampilkan di sebelah potret Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, saat pameran pekan pertahanan memperingati perang Iran-Irak 1980, di Lapangan Baharestan, Teheran, 25 September 2017. (AFP/ATTA KENARE)

i

Warga Iran berjalan melewati rudal Sejjil (kiri) dan rudal balistik jarak menengah Qadr-H yang ditampilkan di sebelah potret Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, saat pameran pekan pertahanan memperingati perang Iran-Irak 1980, di Lapangan Baharestan, Teheran, 25 September 2017. (AFP/ATTA KENARE)

TEHERAN, Mevin.ID – Republik Islam Iran resmi mengonfirmasi kabar meninggalnya Pemimpin Tertinggi, Ayatollah Ali Khamenei. Kabar duka ini disampaikan langsung melalui media pemerintah pada Minggu (1/3/2026), memicu duka mendalam yang menyelimuti seluruh negeri.

Dalam siaran televisi nasional, para presenter tampak tak kuasa menahan air mata saat mengumumkan bahwa Khamenei telah gugur sebagai martir akibat serangan militer yang dilancarkan oleh Israel dan Amerika Serikat (AS) pada Sabtu (28/2/2026) pagi waktu setempat.

40 Hari Masa Berkabung Nasional

Pemerintah Iran menetapkan masa berkabung nasional selama 40 hari untuk menghormati pemimpin yang telah berkuasa sejak tahun 1989 tersebut.

Kematian Khamenei menjadi pukulan telak bagi struktur kekuasaan Iran, mengingat perannya yang sentral sejak menggantikan Ayatollah Khomeini pasca-revolusi teokratis.

Tragedi ini juga dilaporkan merenggut nyawa anggota keluarga Khamenei lainnya. Sejumlah media internasional, termasuk BBC, menyebutkan bahwa anak perempuan, cucu, serta menantu laki-laki dan perempuan sang pemimpin turut menjadi korban dalam serangan brutal tersebut.

Janji Balas Dendam Garda Revolusi (IRGC)

Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) mengeluarkan pernyataan resmi melalui kantor berita Fars yang menegaskan bahwa kematian Khamenei tidak akan dibiarkan begitu saja.

“Kita telah kehilangan seorang pemimpin besar. Kemartiran Khamenei di tangan teroris paling kejam adalah tanda legitimasi perjuangannya,” tulis pernyataan IRGC sebagaimana dikutip dari Aljazeera.

IRGC juga mengirimkan peringatan keras kepada pihak-pihak yang terlibat:

“Tangan pembalasan bangsa Iran tidak akan membiarkan mereka lolos. Kami akan berdiri tegas dalam menghadapi konspirasi domestik maupun asing.”

Eskalasi Timur Tengah di Titik Didih

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump bersama pejabat militer Israel telah mengklaim keberhasilan serangan tersebut.

Namun, konfirmasi resmi dari pihak Teheran baru keluar hari ini, yang sekaligus menandai berakhirnya era kepemimpinan Khamenei selama lebih dari tiga dekade.

Kematian tokoh paling berpengaruh di Iran ini diprediksi akan mengubah peta geopolitik Timur Tengah secara radikal dan memicu kekhawatiran akan terjadinya perang terbuka dalam skala yang lebih luas.***

Facebook Comments Box

Editor : Bar Bernad

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Update OTT Cilacap: KPK Sita Sejumlah Uang Tunai
Badai OTT di Cilacap: KPK Amankan Bupati Syamsul Auliya dan 26 Orang Lainnya
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras, Alami Luka Bakar 24 Persen
DK PBB Memanas! AS Bentrok dengan Rusia-China Soal Nuklir Iran
BREAKING NEWS : KPK Gelar OTT di Cilacap, Bupati Syamsul Auliya Rachman Diamankan
Babak Akhir Polemik Ijazah Jokowi: Usai Bertemu Wapres Gibran, Rismon Sianipar Akui Temuannya Keliru
Ujian Kesabaran Jokowi: Rekonsiliasi atau Penegakan Hukum dalam Kasus Rismon Sianipar?
687 Orang Tewas Akibat Serangan Israel, Termasuk 98 Anak-Anak dan Paramedis

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 20:43 WIB

Update OTT Cilacap: KPK Sita Sejumlah Uang Tunai

Jumat, 13 Maret 2026 - 20:40 WIB

Badai OTT di Cilacap: KPK Amankan Bupati Syamsul Auliya dan 26 Orang Lainnya

Jumat, 13 Maret 2026 - 19:48 WIB

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras, Alami Luka Bakar 24 Persen

Jumat, 13 Maret 2026 - 17:05 WIB

DK PBB Memanas! AS Bentrok dengan Rusia-China Soal Nuklir Iran

Jumat, 13 Maret 2026 - 16:57 WIB

BREAKING NEWS : KPK Gelar OTT di Cilacap, Bupati Syamsul Auliya Rachman Diamankan

Berita Terbaru

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi Budi Prasetyo memberikan keterangan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (2/12/2025). ANTARA/Rio Feisal.

Berita

Update OTT Cilacap: KPK Sita Sejumlah Uang Tunai

Jumat, 13 Mar 2026 - 20:43 WIB