Empat Hari Pencarian Korban Longsor Arjasari Nihil, Beko Amblas Hingga Pencarian Ditunda

- Redaksi

Senin, 8 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung, Mevin.ID – Operasi pencarian korban tanah longsor di Kampung Condong, Desa Wargaluyu, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, sudah memasuki hari keempat (Senin, 8/12/2025).

Tiga korban yang tertimbun longsoran sejak Jumat (5/12/2025)—Aisyah (60), Citra (20), dan Alfa (13)—masih belum ditemukan.

Proses pencarian terus menghadapi kendala berat, puncaknya ketika alat berat utama yang digunakan untuk evakuasi justru ikut bermasalah.

Beko Amblas, PUPR Kabupaten Bandung Turun Tangan!

Upaya pencarian korban terpaksa dihentikan sementara setelah satu unit Beko (alat berat) yang beroperasi di lokasi amblas ke dalam timbunan material longsor yang labil.

Saat ini, fokus tim SAR gabungan bergeser sementara ke upaya evakuasi alat berat tersebut. Kabar baiknya, Dinas PUPR Kabupaten Bandung telah mengonfirmasi keterlibatannya.

Pihak Dinas PUPR Kabupaten Bandung dikabarkan sedang mengupayakan mendatangkan beko tambahan langsung dari kantor dinas untuk menarik beko yang amblas agar operasi pencarian dapat segera dilanjutkan.

Distribusi Bantuan Belum Merata, Posko Desa Baru Aktif Hari Ini

Di sisi lain, penanganan logistik untuk para pengungsi dan relawan juga menjadi sorotan. Dilaporkan bahwa pembagian bantuan bagi warga terdampak belum merata karena kondisi yang masih sangat darurat.

Keterlambatan ini diperparah dengan baru aktifnya posko bantuan utama di tingkat desa.

“Pembagian bantuan belum merata, karena masih darurat. Hari ini posko desa baru aktif,” kata salah satu relawan di lokasi, yang mengindikasikan bahwa sistem distribusi logistik baru mulai tertata.

Ancaman Longsor Susulan dan Kritik Relawan

Iwan dari relawan Pepeling kembali mengingatkan bahwa kondisi di wilayah puncak longsor masih mengkhawatirkan. Sembilan rumah di sana terancam longsor susulan karena terlihat adanya retakan tanah.

Iwan juga menyayangkan kunjungan Bupati Bandung, Dadang Supriatna, yang dianggap tidak melibatkan warga dan relawan dalam diskusi mengenai penanganan darurat dan solusi bagi ancaman longsor lanjutan di sembilan rumah tersebut.***

Facebook Comments Box

Penulis : Dadang Utun

Editor : Bar Bernad

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ironi Pelayan Publik, 5.268 ASN di Kabupaten Cirebon Menunggak Pajak Kendaraan
Berakhir Damai, Belasan Siswa Pengeroyok Guru SMK di Jambi Hanya Dikenai Sanksi Pernyataan
Petani Ujungjaya Sumedang Dapat Bantuan Pertanian Rp12,5 M, Ini Rinciannya
Kuatkan Pendidikan Agama, Pemkab Indramayu Hibahkan Tanah 1,2 Hektare untuk MAN 1
Sidak ke Kaki Gunung Ciremai, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Warning Perusak Lingkungan: “Saya Tidak Akan Diam!”
“Pak Dedi, Pangalereskeun Jalan Abdi,” Isak Kecil dari Kegelapan Subuh di Pelosok Garut
Viral di Medsos, Kebun Ubi Cikoneng Cileunyi Mendadak Ramai Dikunjungi, Ekonomi Warga Menggeliat
Update Tragedi Gunung Pongkor: Evakuasi Penambang Terhambat Cuaca Ekstrem, Petugas Pastikan Kabar Ledakan Adalah Hoaks

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 23:11 WIB

Ironi Pelayan Publik, 5.268 ASN di Kabupaten Cirebon Menunggak Pajak Kendaraan

Kamis, 15 Januari 2026 - 20:33 WIB

Berakhir Damai, Belasan Siswa Pengeroyok Guru SMK di Jambi Hanya Dikenai Sanksi Pernyataan

Kamis, 15 Januari 2026 - 20:00 WIB

Petani Ujungjaya Sumedang Dapat Bantuan Pertanian Rp12,5 M, Ini Rinciannya

Kamis, 15 Januari 2026 - 17:30 WIB

Kuatkan Pendidikan Agama, Pemkab Indramayu Hibahkan Tanah 1,2 Hektare untuk MAN 1

Kamis, 15 Januari 2026 - 15:05 WIB

Sidak ke Kaki Gunung Ciremai, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Warning Perusak Lingkungan: “Saya Tidak Akan Diam!”

Berita Terbaru