Fakta Baru Kematian Diplomat Kemenlu Arya Daru, Istri Tiga Kali Minta Kamarnya Dicek

- Redaksi

Minggu, 13 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Diplomat Ahli Muda Direktorat Perlindungan Warga Negara Indonesia, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Arya Daru Pangayunan, 39.(dok.Polda Metro Jaya )

i

Diplomat Ahli Muda Direktorat Perlindungan Warga Negara Indonesia, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Arya Daru Pangayunan, 39.(dok.Polda Metro Jaya )

Jakarta, Mevin.ID – Polisi mengungkap fakta baru terkait kematian Arya Daru Pangayunan (39), Diplomat Ahli Muda di Direktorat Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), yang ditemukan tewas di indekosnya di Jalan Gondangdia Kecil, Menteng, Jakarta Pusat.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, mengatakan sang istri sempat tiga kali meminta penjaga indekos mengecek kamar Arya.

  • Senin, 7 Juli 2025, pukul 22.40 WIB
    Istri Arya pertama kali menghubungi penjaga indekos, namun tidak mendapat respons karena nomor yang dihubungi sudah tidak aktif.
  • Selasa, 8 Juli 2025, pukul 00.48 WIB
    Istri korban kembali menghubungi penjaga indekos ke nomor baru dan meminta mengecek kamar. CCTV merekam penjaga indekos mendatangi kamar Arya pada pukul 00.27 WIB. Ia terlihat mondar-mandir sambil menelpon seseorang dan menengok ke arah kamar Arya beberapa kali.
  • Selasa, 8 Juli 2025, pukul 05.27 WIB
    Istri Arya kembali meminta penjaga indekos mengecek kamar suaminya. CCTV menunjukkan penjaga indekos datang dengan membawa sapu, melihat lama ke dalam kamar melalui jendela, berjalan menjauh, lalu kembali menengok ke arah kamar Arya.

Penemuan Mayat dan Kondisi Korban

Sekitar pukul 07.37 WIB, penjaga indekos bersama seorang warga berusaha membuka jendela dan pintu kamar Arya karena tak ada kabar. Saat pintu berhasil dibuka, korban ditemukan tewas dengan kepala dan wajah terlilit lakban kuning.

Hingga kini, polisi belum menemukan indikasi adanya tindak pidana dalam kasus ini. Namun, penyelidikan masih terus dilakukan dengan memeriksa saksi, CCTV, serta hasil autopsi dan visum.

Dalam rekaman CCTV sebelumnya, Arya sempat terlihat membuang sampah pada Senin malam, pukul 23.24 WIB, mengenakan kemeja dan celana panjang. Ia kembali ke kamar pukul 23.25 WIB dengan kancing kemeja terbuka, dan sejak itu tidak terlihat keluar hingga ditemukan meninggal.

Penyelidikan Masih Berlangsung

Kasus ini ditangani oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Kapolda Metro Jaya, Irjen Karyoto, memastikan kesimpulan penyebab kematian akan disampaikan dalam waktu sepekan setelah semua hasil pemeriksaan lengkap.

Jenazah Arya telah diautopsi di RSCM Jakarta Pusat dan dimakamkan di kampung halamannya di Bantul, Yogyakarta.***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Efek Perang Timur Tengah: Menkeu Purbaya Buka Opsi ‘Berbagi Beban’ Kenaikan Harga BBM Subsidi
Trump Remehkan Lonjakan Harga BBM: “Menang Perang Lawan Iran Jauh Lebih Penting!”
Modus Perusahaan Keluarga: KPK Ungkap Direktur Perusahaan Pemenang Proyek Ternyata ART Bupati Fadia
Setelah Iran, Trump Bidik Kuba: “Rezim Komunis Akan Segera Jatuh!”
“Penyelamat Kami!” Warga Pekalongan Kirim Karangan Bunga ke KPK Usai Penangkapan Bupati Fadia
Skandal Impor Bea Cukai: KPK Sita 5 Mobil Mewah, Enam Pejabat dan Swasta Jadi Tersangka
Ironi Pemilik ‘Bibi Kelinci’: Unggah CCTV Pencurian di Restoran, Selebgram Nabilah O’Brien Malah Jadi Tersangka
Anggaran Makan Bergizi Gratis Pakai Dana Pendidikan, Habiburokhman: Penerimanya Adalah Siswa!

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:05 WIB

Efek Perang Timur Tengah: Menkeu Purbaya Buka Opsi ‘Berbagi Beban’ Kenaikan Harga BBM Subsidi

Jumat, 6 Maret 2026 - 15:22 WIB

Trump Remehkan Lonjakan Harga BBM: “Menang Perang Lawan Iran Jauh Lebih Penting!”

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:23 WIB

Modus Perusahaan Keluarga: KPK Ungkap Direktur Perusahaan Pemenang Proyek Ternyata ART Bupati Fadia

Jumat, 6 Maret 2026 - 12:29 WIB

Setelah Iran, Trump Bidik Kuba: “Rezim Komunis Akan Segera Jatuh!”

Jumat, 6 Maret 2026 - 11:23 WIB

“Penyelamat Kami!” Warga Pekalongan Kirim Karangan Bunga ke KPK Usai Penangkapan Bupati Fadia

Berita Terbaru