Farhan Tolak Pembongkaran Teras Cihampelas: Risiko Hukumnya Terlalu Tinggi

- Redaksi

Selasa, 8 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Situasi di Teras Cihampelas tampak sepi pengunjung di Bandung, Jawa Barat, Kamis (3/7). — Sumber: ANTARA/Rubby Jovan

i

Situasi di Teras Cihampelas tampak sepi pengunjung di Bandung, Jawa Barat, Kamis (3/7). — Sumber: ANTARA/Rubby Jovan

Bandung, Mevin.ID – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, secara tegas menolak usulan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi terkait pembongkaran Teras Cihampelas. Keputusan itu diambil setelah dilakukan kajian mendalam dari sisi hukum, teknis, dan fungsi bangunan.

Menurut Farhan, nilai aset Teras Cihampelas mencapai Rp 80 miliar dan masih berfungsi dengan baik. Membongkarnya tanpa alasan yang sangat kuat bisa menimbulkan implikasi hukum serius.

“Barang milik daerah yang masih berfungsi dengan nilai di atas Rp 5 miliar sebaiknya tidak dibongkar. Kajian hukumnya berat pisan,” ujar Farhan, Selasa (8/7/2025).

Ia juga menyampaikan bahwa proses kajian hukum dan politik untuk pembongkaran bisa memakan waktu hingga enam bulan. Selama itu, dikhawatirkan Teras Cihampelas akan terbengkalai.

Pemerintah Kota Bandung memilih untuk merawat dan menghidupkan kembali fungsi Teras Cihampelas, bukan membongkarnya. Tahun depan, Farhan berkomitmen untuk menganggarkan biaya perawatan secara menyeluruh, termasuk penataan pencahayaan dan pelibatan lintas dinas.

“Saya tidak menargetkan ramai, tapi yang penting rapi, aman, bersih, dan nyaman. Itu tugas pemerintah kota,” tegas Farhan.

Dengan sikap ini, Farhan menunjukkan pendekatan kehati-hatian dalam pengelolaan aset publik, sekaligus menjawab usulan kontroversial yang berkembang di publik.***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Antisipasi Lonjakan Pemudik, Satlantas Polres Bogor Siapkan Rekayasa One Way Lokal di 6 Titik Jalur Puncak
Senyum Taslim di Balik Kompensasi Rp1,4 Juta Mudik Lebaran 2026
Eks Penyidik KPK Novel Baswedan Punya Dugaan Lebih Mengerikan Soal Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
Pasca Tewasnya Siswa SMAN 5 Bandung, Anak Tongkrongan Kini Diawasi Ketat
Kades Hoho Temui Gubernur Jabar Dedi Mulyadi di Lembur Pakuan, Bahas Keamanan hingga Tata Kelola Desa
Ngeri! Begal Tusuk Ojol Wanita di Jembatan Gantung Rancamanyar Bandung pada Sabtu Tengah Malam
Perselisihan Antar Pelajar Pecah di Cihampelas, Siswa SMAN 5 Bandung Tewas Mengenaskan
Sisi Lain Ramadhan: Ketika Ampunan Warga Malangbong Mengalahkan Amarah pada Sang Pencuri

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 18:44 WIB

Antisipasi Lonjakan Pemudik, Satlantas Polres Bogor Siapkan Rekayasa One Way Lokal di 6 Titik Jalur Puncak

Minggu, 15 Maret 2026 - 15:06 WIB

Eks Penyidik KPK Novel Baswedan Punya Dugaan Lebih Mengerikan Soal Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 - 09:28 WIB

Pasca Tewasnya Siswa SMAN 5 Bandung, Anak Tongkrongan Kini Diawasi Ketat

Minggu, 15 Maret 2026 - 06:43 WIB

Kades Hoho Temui Gubernur Jabar Dedi Mulyadi di Lembur Pakuan, Bahas Keamanan hingga Tata Kelola Desa

Minggu, 15 Maret 2026 - 04:30 WIB

Ngeri! Begal Tusuk Ojol Wanita di Jembatan Gantung Rancamanyar Bandung pada Sabtu Tengah Malam

Berita Terbaru