LIMA PULUH KOTA, Mevin.ID – Warga Nagari Situjuh Batuah, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, dihebohkan dengan munculnya lubang misterius atau sinkhole di tengah area persawahan di Jorong Tepi.
Lubang raksasa yang berisi air tersebut kini telah dipasang garis polisi guna menghindari bahaya bagi warga yang datang berkerumun.
Menanggapi fenomena ini, Ketua Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Sumatera Barat, Dian Hadiyansyah, memberikan penjelasan terkait penyebab munculnya lubang tersebut dari kacamata geologi.
View this post on Instagram
Penyebab: Karakteristik Batuan Karst
Menurut Dian, kondisi geologi di wilayah Situjuh Batuah tersusun dari batuan gunung api dan perbukitan karst (batu kapur). Batuan karst memiliki sifat yang unik karena memiliki sistem sungai bawah tanah.
“Terjadinya sinkhole atau amblasan ini diakibatkan rekahan batu gamping yang larut karena air, sehingga atap sungai bawah tanah runtuh. Ketika atap tersebut runtuh, terbentuklah lubang di permukaan,” jelas Dian, Minggu (4/1/2026).
Imbauan Keamanan bagi Warga
IAGI Sumbar mengimbau keras agar warga tidak mendekati area lubang tersebut. Hal ini dikarenakan belum adanya kepastian apakah diameter lubang akan tetap atau justru semakin meluas seiring waktu.
“Untuk jangka pendek, harus ada batas pengaman. Untuk jangka panjang, jika daerah ini memang kawasan karst, perlu dilakukan pemetaan sungai bawah tanah untuk memastikan tidak ada rongga yang melewati pemukiman penduduk,” tambahnya.
Langkah Selanjutnya bagi Pemerintah Daerah
Pemerintah daerah diharapkan segera berkoordinasi dengan Badan Geologi Kementerian ESDM untuk melakukan investigasi menyeluruh menggunakan peralatan geofisika. Langkah ini krusial untuk:
- Memetakan potensi amblasan di titik lain.
- Memberikan jaminan keamanan bagi rumah-rumah penduduk di sekitar lokasi.
- Menentukan mitigasi jangka panjang bagi sektor pertanian terdampak.
Fenomena alam ini mengingatkan kita untuk selalu waspada terhadap karakteristik lahan di sekitar kita.***


























