FK3I Pertanyakan Minimnya Respons Gubernur Jabar KDM terhadap Bencana di Sumatera

- Redaksi

Rabu, 3 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga melintasi jembatan sementara di Desa Garoga, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. (ANTARA/HO-Pendam I/Bukit Barisan)

Warga melintasi jembatan sementara di Desa Garoga, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. (ANTARA/HO-Pendam I/Bukit Barisan)

Bandung, Mevin.ID — Koordinator Forum Komunikasi Kemanusiaan Kewaspadaan Komunitas Indonesia (FK3I) Pusat, Dedi Kurniawan, mempertanyakan minimnya respons Gubernur Jawa Barat KDM dalam memobilisasi potensi relawan dan bantuan kemanusiaan untuk bencana besar yang melanda wilayah Sumatera.

Dalam pernyataan yang diterima Mevin.ID, Dedi mengaku heran karena KDM—yang selama ini dikenal dermawan secara pribadi dan piawai memanfaatkan media sosial—belum terlihat menginisiasi langkah ajakan maupun koordinasi masif sebagaimana lazimnya Pemprov Jabar dalam situasi darurat kemanusiaan.

“Potensi relawan dan dermawan Jawa Barat adalah salah satu yang tertinggi di Indonesia. Biasanya, pemerintah provinsi memfasilitasi koordinasi, sehingga relawan dan bantuan bisa bergerak cepat. Tapi kali ini kami belum melihat upaya itu,” ujar Dedi.

Tradisi Respons Cepat yang Tidak Terulang

Dedi menyebut bahwa pada periode-periode sebelumnya, Pemprov Jabar memiliki tradisi kuat dalam memfasilitasi komunikasi relawan—baik dengan TNI AU, TNI AD, Basarnas, maupun instansi teknis lainnya. Melalui jalur itu, bantuan dari Jawa Barat bisa tiba ke lokasi bencana tanpa hambatan administratif.

“Dulu ada Jabar Peduli dan berbagai inisiatif lainnya yang membuat koordinasi berjalan efektif. Dari keberangkatan relawan hingga penyelesaian tugas kemanusiaan, semuanya terfasilitasi baik,” katanya.

Karena itu, Dedi menilai langkah serupa penting kembali dilakukan. Selain mempercepat bantuan ke wilayah terdampak di Sumatera, mekanisme koordinasi ini juga menjadi “investasi kesiapsiagaan” bila suatu saat Jawa Barat sendiri menghadapi bencana besar.

“Ini Persoalan Kemanusiaan, Bukan Bencana Sektoral”

Dedi menegaskan bahwa situasi bencana di Sumatera memerlukan respons cepat, tidak boleh terjebak birokrasi. Ia mendorong Gubernur KDM untuk mengambil langkah sederhana namun efektif—sejalan dengan gaya kepemimpinan yang selama ini dikenal publik.

“Ini persoalan kemanusiaan, bukan bencana sektoral. Pemerintah pusat pun dinilai kurang optimal merespons. Justru daerah lain perlu turun tangan membantu,” ucapnya.

Meski demikian, Dedi menyatakan pihaknya tetap membuka ruang kemungkinan bahwa KDM sebenarnya sudah melakukan langkah-langkah tertentu, hanya belum terekspos secara luas.

“Semoga saja kami salah, dan apa yang dilakukan Pak Gubernur memang belum viral saja,” kata Dedi.***

Facebook Comments Box

Penulis : Bar Bernad

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kuatkan Pendidikan Agama, Pemkab Indramayu Hibahkan Tanah 1,2 Hektare untuk MAN 1
Sidak ke Kaki Gunung Ciremai, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Warning Perusak Lingkungan: “Saya Tidak Akan Diam!”
“Pak Dedi, Pangalereskeun Jalan Abdi,” Isak Kecil dari Kegelapan Subuh di Pelosok Garut
Viral di Medsos, Kebun Ubi Cikoneng Cileunyi Mendadak Ramai Dikunjungi, Ekonomi Warga Menggeliat
Update Tragedi Gunung Pongkor: Evakuasi Penambang Terhambat Cuaca Ekstrem, Petugas Pastikan Kabar Ledakan Adalah Hoaks
PJU Kota Bandung Banyak yang Rusak, Diperparah Guyuran Hujan
Tragedi Tambang Emas Gunung Pongkor: Puluhan Penambang Keracunan Gas CO, 5 Korban Dilarikan ke Klinik
Nyanyian’ Sarjan Berlanjut: KPK Periksa Anggota DPRD Bekasi Iin Farihin Terkait Kasus Suap Proyek

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 17:30 WIB

Kuatkan Pendidikan Agama, Pemkab Indramayu Hibahkan Tanah 1,2 Hektare untuk MAN 1

Kamis, 15 Januari 2026 - 15:05 WIB

Sidak ke Kaki Gunung Ciremai, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Warning Perusak Lingkungan: “Saya Tidak Akan Diam!”

Kamis, 15 Januari 2026 - 13:21 WIB

“Pak Dedi, Pangalereskeun Jalan Abdi,” Isak Kecil dari Kegelapan Subuh di Pelosok Garut

Kamis, 15 Januari 2026 - 11:11 WIB

Viral di Medsos, Kebun Ubi Cikoneng Cileunyi Mendadak Ramai Dikunjungi, Ekonomi Warga Menggeliat

Kamis, 15 Januari 2026 - 10:40 WIB

Update Tragedi Gunung Pongkor: Evakuasi Penambang Terhambat Cuaca Ekstrem, Petugas Pastikan Kabar Ledakan Adalah Hoaks

Berita Terbaru