Flyover Nurtanio Beroperasi, Tak Ada JPO Warga Kesulitan Nyebrang Rel Kereta

- Redaksi

Rabu, 7 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, Mevin.ID – Flyover Nurtanio yang menghubungkan Jalan Abdurrahman Saleh dan Jalan Garuda di Kota Bandung resmi beroperasi pada Selasa (6/1/2026). Kendaraan roda dua dan roda empat sudah dapat melintas dengan lancar di lintas atas tersebut, meredakan kemacetan yang selama ini kerap terjadi di titik perlintasan kereta api.

Pantauan langsung Mevin.ID di lokasi menunjukkan arus lalu lintas di flyover berjalan normal dari kedua arah tanpa hambatan. Rambu-rambu, pembatas, serta traffic cone telah terpasang. Namun, di balik kelancaran bagi pengguna kendaraan bermotor, muncul masalah baru bagi pejalan kaki dan warga setempat yang justru kesulitan menyeberang rel kereta api di bawah flyover.

Pejalan Kaki Terjebak, Mobilitas Terganggu

Faktanya, pembangunan flyover ternyata tidak dibarengi dengan penyediaan jembatan penyeberangan orang (JPO) yang layak. Kedua sisi jalur rel kini dibentengi dengan pembatas tinggi, menyulitkan bahkan membahayakan warga yang harus melintas dari satu sisi ke sisi lain.

Video yang diunggah akun Instagram @mediainfojabar pada Rabu (7/1/2026) memperlihatkan warga terpaksa memanjat dan menuruni benteng penghalang tersebut hanya untuk menyeberang. Kondisi ini tidak hanya menghambat mobilitas warga sekitar, terutama untuk keperluan sehari-hari seperti ke pasar, sekolah, atau rumah saudara, tetapi juga menimbulkan risiko keselamatan yang serius karena mereka terpaksa melintas di area rel aktif.

Lancar Berkendara vs Tersendat Berjalan Kaki

Pengalaman pengguna jalan berkendara sungguh berbeda. Seorang pengendara motor, Siti, mengaku lega dengan operasional flyover. “Lewat jalur ini jadi lebih cepat. Tidak perlu lagi menunggu kereta atau terjebak macet panjang,” ujarnya. Sebelumnya, kemacetan di perlintasan sebidang itu kerap terjadi, terutama pada jam sibuk.

Harapan serupa disampaikan Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, yang merasa bersyukur flyover dapat segera beroperasi. “Alhamdulillah, dengan ini satu titik kemacetan dapat terurai,” ujarnya saat meninjau flyover belum lama ini.

Namun, solusi untuk satu permasalahan justru menciptakan masalah baru di sisi lain. Kelancaran bagi kendaraan bermotor tampak belum sepenuhnya beriringan dengan pemenuhan hak dan keselamatan pejalan kaki serta warga yang mobilitasnya bergantung pada penyeberangan di area tersebut.

Kebutuhan JPO Menjadi Sorotan

Kejadian ini menyoroti pentingnya perencanaan infrastruktur yang komprehensif dan berwawasan keselamatan semua pihak, bukan hanya pengendara. Keberadaan Flyover Nurtanio, meski telah menjawab tantangan kemacetan, kini dipertanyakan sisi humanis dan inklusifnya.

Tuntutan untuk segera membangun JPO yang aman dan layak di bawah flyover menjadi mendesak. Tanpa itu, warga akan terus terpaksa mengambil risiko berbahaya, dan manfaat flyover bagi kelancaran kota menjadi tidak lengkap tanpa menjamin akses dan keselamatan seluruh lapisan masyarakat.***

Facebook Comments Box

Editor : Atep K

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Melawan Arus Demi Sesuap Nasi: Kisah Viral Penjual Tahu Bulat Terjang Banjir 50 Cm
Insinerator Dilarang, Pemkot Bandung akan Rekrut 1.000 Petugas ‘Gaslah’
‘Tolong, Saya Ingin Pulang’: Jeritan Eka dari Oman, Korban Penganiayaan Majikan
Waspada! Bandung dan Jabar Bakal Diguyur Hujan Lebat Disertai Angin Kencang Sepekan ke Depan
Cekungan Bandung Terancam “Hancur”, Pakar: Dari Hutan Alami Jadi Kebun Sayur, Kini Menanti Krisis Air
Polemik Sampah Bandung: DLH Uji Emisi 15 Insinerator di Tengah Larangan Menteri LH
Badai PHK Hantam Bandung Barat: Digitalisasi dan Efisiensi Teknologi Jadi Pemicu Utama
KPK Tangkap Bupati Pati Sudewo dalam OTT, Jadi Operasi Ketiga di Awal 2026

Berita Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 16:18 WIB

Melawan Arus Demi Sesuap Nasi: Kisah Viral Penjual Tahu Bulat Terjang Banjir 50 Cm

Selasa, 20 Januari 2026 - 15:30 WIB

Insinerator Dilarang, Pemkot Bandung akan Rekrut 1.000 Petugas ‘Gaslah’

Selasa, 20 Januari 2026 - 12:00 WIB

‘Tolong, Saya Ingin Pulang’: Jeritan Eka dari Oman, Korban Penganiayaan Majikan

Selasa, 20 Januari 2026 - 10:45 WIB

Waspada! Bandung dan Jabar Bakal Diguyur Hujan Lebat Disertai Angin Kencang Sepekan ke Depan

Selasa, 20 Januari 2026 - 10:38 WIB

Cekungan Bandung Terancam “Hancur”, Pakar: Dari Hutan Alami Jadi Kebun Sayur, Kini Menanti Krisis Air

Berita Terbaru

Ilustrasi bunuh diri. (Envato/LightFieldStudios)

Kolom

Skrining Dini Kesehatan Mental

Selasa, 20 Jan 2026 - 19:29 WIB