Garut Miliki Potensi Besar, Kopdes Merah Putih Bisa Jadi Penggerak Ekonomi

- Redaksi

Jumat, 14 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Deputi Pengembangan Usaha Koperasi Kemenkop Panel Barus saat kunjungan lapangan ke beberapa lokasi di Garut, Jawa Barat, Jumat (14/3/2025). Foto: Istimewa

Deputi Pengembangan Usaha Koperasi Kemenkop Panel Barus saat kunjungan lapangan ke beberapa lokasi di Garut, Jawa Barat, Jumat (14/3/2025). Foto: Istimewa

Garut, Mevin.ID – Kabupaten Garut, Jawa Barat, menyimpan potensi ekonomi yang besar, mulai dari sektor pariwisata, pertanian, hingga peternakan.

Untuk mengoptimalkan potensi ini, Program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih diharapkan dapat menjadi penggerak utama perekonomian desa di wilayah tersebut.

Hal ini disampaikan oleh Deputi Pengembangan Usaha Koperasi, Panel Barus, saat melakukan kunjungan lapangan ke Garut pada Jumat (14/3/2025).

Kunjungan ini bertujuan untuk memahami potensi usaha yang akan terintegrasi dengan Program Kopdes Merah Putih, yang rencananya akan dikembangkan di 421 desa se-Kabupaten Garut.

Potensi Ekonomi Garut yang Menjanjikan

Panel menegaskan bahwa Garut memiliki sumber daya alam dan ekonomi yang sangat potensial.

“Di Garut, ada pariwisata alam yang indah, komoditas unggulan seperti kentang, alpukat, dan kopi arabica yang khas. Selain itu, peternakan sapi perah juga menghasilkan puluhan ribu liter susu segar setiap harinya,” ujarnya.

Dalam kunjungannya, Panel meninjau beberapa lokasi potensial, seperti Kedai Kopi Aceng di Desa Kramatwangi, Wisata Alam Nangklak Jaya di Desa Sirna Jaya, dan Peternakan Sapi Perah di Desa Balai Wangi.

Kunjungan ini dilakukan untuk melihat langsung perkembangan usaha dan potensi yang dapat dikembangkan melalui Kopdes Merah Putih.

Peran Strategis Kopdes Merah Putih

Program Kopdes Merah Putih dirancang tidak hanya sebagai sarana ekonomi, tetapi juga sebagai wadah untuk membangun semangat kebersamaan dan gotong-royong di tingkat desa.

“Kopdes Merah Putih diharapkan dapat memberdayakan ekonomi desa, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan memperkuat ketahanan pangan,” kata Panel.

Ia menambahkan, program ini juga bertujuan untuk menciptakan kemandirian ekonomi desa secara berkelanjutan.

“Kami ingin Kopdes Merah Putih menjadi topik perbincangan di level masyarakat desa, agar partisipasi dan rasa memiliki warga desa terhadap program ini semakin kuat,” ujarnya.

Dukungan dari Pemerintah Daerah

Kepala Dinas Koperasi UKM Kabupaten Garut, Ridzky Ridznurdin, menyambut baik program ini. “Garut memiliki potensi besar, dan dengan Kopdes Merah Putih, kami yakin dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Ridzky menegaskan bahwa pemerintah daerah siap mendukung penuh program ini, termasuk dalam hal pembinaan dan pendampingan kepada koperasi-koperasi desa.

“Kami akan memastikan bahwa program ini berjalan sesuai dengan tujuan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tambahnya.

Harapan ke Depan

Dengan potensi besar yang dimiliki Garut dan dukungan dari berbagai pihak, Kopdes Merah Putih diharapkan dapat menjadi motor penggerak ekonomi desa.

Program ini tidak hanya diharapkan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat, tetapi juga memperkuat identitas dan kemandirian ekonomi desa di Kabupaten Garut.

“Kami optimis, dengan kerja sama semua pihak, Kopdes Merah Putih akan menjadi contoh sukses pengembangan ekonomi desa yang berkelanjutan,” tutup Panel.

Dalam kunjungannya, Panel didampingi oleh Asisten Deputi Pengembangan Kemitraan, Leonardi Pratama, Asisten Deputi Akselerasi Jaringan Usaha, Cecep Setiawan, serta Tenaga Ahli Menteri, Benediktus Prasetyo dan Roysepta Abimanyu.***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Selamatkan Industri Tekstil, Pemerintah Bentuk BUMN Baru di Bawah Danantara Senilai Rp101 Triliun
Pemprov Jabar Rancang Skema Swap Share: Lepas Saham Kertajati demi Bandara Husein Sastranegara
Rekrutmen Kemenkes Program Penguatan Sistem Rujukan Nasional, Link Pendaftarannya di Sini
Minimarket Sumedang Wajib ‘Wakaf Hijau’? Tuntutan Syarat Izin Baru Berbasis Lingkungan Mencuat
Disindir Prabowo Soal Praktik ‘Main Mata’ di Pajak dan Bea Cukai, Menkeu Purbaya Siap Bersih-Bersih Skuad
Rahasia Gizi Super Ikan Sidat: Omega 3 Tertinggi di Dunia Versi BRIN
Samsat Indramayu Luncurkan Kios-K, Bayar Pajak Kendaraan Tak Perlu Antre
Ketika Bahlil Bicara Soal Mafia Tambang, Begini Katanya

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:44 WIB

Selamatkan Industri Tekstil, Pemerintah Bentuk BUMN Baru di Bawah Danantara Senilai Rp101 Triliun

Rabu, 14 Januari 2026 - 08:44 WIB

Pemprov Jabar Rancang Skema Swap Share: Lepas Saham Kertajati demi Bandara Husein Sastranegara

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:34 WIB

Rekrutmen Kemenkes Program Penguatan Sistem Rujukan Nasional, Link Pendaftarannya di Sini

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:33 WIB

Minimarket Sumedang Wajib ‘Wakaf Hijau’? Tuntutan Syarat Izin Baru Berbasis Lingkungan Mencuat

Jumat, 9 Januari 2026 - 12:26 WIB

Disindir Prabowo Soal Praktik ‘Main Mata’ di Pajak dan Bea Cukai, Menkeu Purbaya Siap Bersih-Bersih Skuad

Berita Terbaru