Gebrakan “Bersih-Bersih” BUMD: Gubernur Jabar Pangkas Puluhan Perusahaan Jadi Satu Super Holding

- Redaksi

Jumat, 23 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi

BANDUNG, Mevin.ID – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, resmi mengumumkan langkah radikal untuk merombak total struktur Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Jawa Barat.

Mulai pekan depan, puluhan BUMD yang dinilai tidak produktif akan dilebur ke dalam satu sistem super holding, menyisakan hanya dua entitas besar di Jawa Barat.

Akhiri Era “BUMD Hantu” dan Intervensi Politik

Langkah ini diambil untuk menghentikan praktik “BUMD Hantu”—perusahaan yang hanya memiliki nama namun tanpa aktivitas nyata—serta memutus tradisi buruk penempatan tim sukses (timses) dalam jajaran direksi maupun komisaris.

“Minggu depan sudah ada MoU. Seluruh BUMD di Jawa Barat akan digabungkan menjadi satu, di luar Bank BJB. Jadi nanti hanya ada dua: BJB dan satu BUMD holding. Tidak berantakan seperti sekarang,” tegas Dedi Mulyadi saat ditemui di Bandung, Kamis (22/1/2026).

Gubernur yang akrab disapa KDM ini menegaskan bahwa pimpinan BUMD ke depan harus didasarkan pada profesionalisme murni.

“Gubernur biasanya pusing menempatkan tim sukses jadi direktur ini-itu. Nanti ganti gubernur, ganti semua. Finansial itu harus netral dari intervensi politik. Dan itu saya lakukan di Jawa Barat. Saya enggak mau itu,” tuturnya.

Temukan Inefisiensi “Gila”: Sewa Mobil Listrik Rp350 Juta Per Unit

Dedi secara terbuka membedah salah satu praktik pemborosan yang ditemukan di salah satu BUMD, yakni skema sewa mobil listrik kepada pemerintah provinsi dengan nilai yang tidak masuk akal.

  • Nilai Sewa: Mencapai Rp350 juta per unit setiap tahunnya.
  • Total Pengeluaran: Menghabiskan anggaran lebih dari Rp11 miliar per tahun.
  • Modus: Pendapatan tersebut digunakan untuk membuat anak perusahaan baru sebagai “kamuflase” agar aliran uang tidak transparan.

“Saya coret sekarang, karena bodohnya luar biasa. BUMD-nya sampai sekarang enggak ada duit, malah bikin anak perusahaan baru buat kamuflase,” sindirnya tajam.

Adopsi Sistem Danantara

Konsep super holding ini mengadopsi sistem Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) yang diterapkan pemerintah pusat.

Konsolidasi ini diharapkan mampu menyelamatkan aset strategis daerah senilai Rp4 triliun yang selama ini dianggap “tidur” atau tidak memberikan kontribusi nyata bagi kas daerah.

Dengan penyederhanaan ini, Pemprov Jabar menargetkan pengelolaan aset yang lebih transparan, akuntabel, dan berorientasi pada hilirisasi ekonomi demi mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).***

Facebook Comments Box

Penulis : Bar Bernad

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Utang Luar Negeri Indonesia Tembus US$ 431,7 Miliar di Akhir 2025, BI: Struktur Tetap Sehat
Deal Besar! Prabowo-Trump Teken Perjanjian Dagang Pekan Ini, Tarif Ekspor RI ke AS Pangkas Signifikan
Danantara Umumkan 8 Raksasa Dunia Lolos Tender Proyek ‘Sampah Jadi Listrik’ di 4 Kota Indonesia
Utang RI Tembus Rp 9.637 Triliun, Menkeu Purbaya: Demi Menjaga Ekonomi dari Krisis
Aturan Baru! Menkeu Purbaya Wajibkan 58% Dana Desa 2026 untuk Koperasi Merah Putih
Danantara Indonesia Siapkan Rp202,4 Triliun untuk 4 Proyek Strategis di 2026
KLH Segel Pabrik Kertas PT Panca Kraft Pratama di Tangerang Akibat Pencemaran Udara
Menjelajah Galery Salapak: Etalase Mimpi UMKM Bandung, dari Seblak hingga Menembus Labuan Bajo

Berita Terkait

Kamis, 19 Februari 2026 - 17:01 WIB

Utang Luar Negeri Indonesia Tembus US$ 431,7 Miliar di Akhir 2025, BI: Struktur Tetap Sehat

Rabu, 18 Februari 2026 - 19:04 WIB

Deal Besar! Prabowo-Trump Teken Perjanjian Dagang Pekan Ini, Tarif Ekspor RI ke AS Pangkas Signifikan

Senin, 16 Februari 2026 - 20:43 WIB

Danantara Umumkan 8 Raksasa Dunia Lolos Tender Proyek ‘Sampah Jadi Listrik’ di 4 Kota Indonesia

Minggu, 15 Februari 2026 - 13:26 WIB

Utang RI Tembus Rp 9.637 Triliun, Menkeu Purbaya: Demi Menjaga Ekonomi dari Krisis

Minggu, 15 Februari 2026 - 10:10 WIB

Aturan Baru! Menkeu Purbaya Wajibkan 58% Dana Desa 2026 untuk Koperasi Merah Putih

Berita Terbaru