Gegara Data Pelamar Bocor, Komdigi Nonaktifkan 3 Pejabat

- Redaksi

Rabu, 11 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mevin.ID – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) telah mengambil tindakan tegas menyusul investigasi internal atas kasus “kebocoran” data pelamar kerja yang sempat viral.

Sebagai bentuk pertanggungjawaban, tiga pejabat di lingkungan Direktorat Jenderal Infrastruktur Digital (DJID) resmi dinonaktifkan dari jabatannya.

Inspektur Jenderal Komdigi, Arief Tri Hardiyanto, menjelaskan bahwa kasus ini bermula dari proses rekrutmen untuk sembilan posisi tenaga administrasi melalui skema Pengadaan Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) di Sekretariat DJID pada 12-15 Januari 2026.

Proses ini dilakukan secara mandiri oleh satuan kerja setempat, tanpa menggunakan sistem pengadaan resmi yang telah disediakan.

“Inspektorat menemukan bahwa proses pengadaan tidak dilaksanakan sesuai prinsip keadilan, kepatuhan, dan akuntabilitas yang berlaku di lingkungan Komdigi,” tegas Arief dalam siaran persnya, dikutip Rabu (11/2/2026).

Ia menambahkan, mekanisme yang digunakan berpotensi merugikan atau menguntungkan pihak tertentu, sehingga bertentangan dengan asas keadilan dalam pengadaan barang dan jasa.

Berdasarkan temuan tersebut, proses rekrutmen untuk sembilan posisi tersebut langsung dihentikan. Sementara tiga orang yang diduga terlibat telah dikenai sanksi nonaktif, yaitu:

1. Sekretaris Direktorat Jenderal Infrastruktur Digital (Eselon II), selaku penanggung jawab kegiatan.
2. Ketua Tim SDM dan Organisasi (Eselon III).
3. Satu staf pelaksana di lingkungan Sekretariat DJID.

“Tidak ada toleransi terhadap praktik pengadaan yang tidak adil dan tidak patuh ketentuan,” tegas Arief.

Ia menegaskan komitmen Komdigi untuk memastikan seluruh proses pengadaan ke depannya berjalan sesuai prinsip tata kelola pemerintahan yang baik dan berorientasi pada kepentingan publik.

Kasus ini sebelumnya ramai diperbincangkan setelah dokumen dan data pribadi pelamar kerja di lowongan tersebut dapat diakses secara terbuka di internet.

Komdigi pun langsung melakukan investigasi internal untuk menelusuri akar permasalahan dan menindaklanjuti kelalaian yang terjadi.***

Facebook Comments Box

Penulis : Atep K

Editor : Bar Bernad

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

​”Freddy Alex Damanik: Penyerangan Aktivis KontraS Bukan Kriminal Biasa, Harus Prioritas!”
Jelang Sidang Putusan Kasus YouTuber Resbob, Akankah Masyarakat Sunda Memaafkan?
Budi Arie: Usut Tuntas Penyerangan Andrie Yunus secara Adil!
Iran “Segel” Selat Hormuz bagi AS dan Israel, Harga Minyak Dunia Langsung Mendidih!
Respons Ketegangan Iran vs AS-Israel, TNI: Siaga 1
Ketum Projo Budi Arie: Kritik Rakyat Adalah Energi Bangsa, Bukan Ancaman!
Heboh Video Pidato Netanyahu Punya 6 Jari, Benarkah Hanya Rekayasa AI?
KPK Tetapkan 2 Tersangka dalam OTT Bupati Cilacap, Ini Bocorannya!

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 07:09 WIB

​”Freddy Alex Damanik: Penyerangan Aktivis KontraS Bukan Kriminal Biasa, Harus Prioritas!”

Minggu, 15 Maret 2026 - 23:05 WIB

Jelang Sidang Putusan Kasus YouTuber Resbob, Akankah Masyarakat Sunda Memaafkan?

Minggu, 15 Maret 2026 - 19:28 WIB

Budi Arie: Usut Tuntas Penyerangan Andrie Yunus secara Adil!

Minggu, 15 Maret 2026 - 18:51 WIB

Iran “Segel” Selat Hormuz bagi AS dan Israel, Harga Minyak Dunia Langsung Mendidih!

Minggu, 15 Maret 2026 - 16:01 WIB

Respons Ketegangan Iran vs AS-Israel, TNI: Siaga 1

Berita Terbaru