Geger! Kepergok “Main” dengan Istri Orang, Pria di Blora Lapor Polisi Usai Diarak dan Dianiaya Warga

- Redaksi

Selasa, 10 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MM (kanan) didampingi kakaknya saat laporan ke Polres Blora terkait kasus pengeroyokan dan penyiksaan. Foto: Dok. Istimewa

i

MM (kanan) didampingi kakaknya saat laporan ke Polres Blora terkait kasus pengeroyokan dan penyiksaan. Foto: Dok. Istimewa

BLORA, Mevin.ID – Seorang pemuda berinisial MM (23) asal Blora, Jawa Tengah, resmi melaporkan kasus penganiayaan berat yang dialaminya ke pihak kepolisian.

Laporan ini dilayangkan setelah MM dikeroyok, ditelanjangi, hingga diarak warga akibat tertangkap basah berselingkuh dengan istri orang.

Kapolsek Ngawen, AKP Lilik Eko Sukaryono, mengonfirmasi bahwa penggerebekan tersebut terjadi di Desa Srigading, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora, pada Senin dini hari (2/2/2026).

Warga yang sudah lama menaruh curiga melakukan pemantauan intensif sebelum akhirnya mendapati MM berada di rumah seorang wanita yang suaminya sedang bekerja di Jakarta.

Kronologi Penggerebekan

Warga menggerebek rumah tersebut sekitar pukul 01.00 WIB. Berdasarkan keterangan kepolisian, MM dan wanita tersebut diduga kuat baru saja melakukan hubungan badan.

“Infonya sudah berhubungan badan. Si perempuan sudah punya suami dan anak, sementara si laki-laki masih bujang,” ujar AKP Lilik kepada media, Selasa (10/2/2026).

Setelah penggerebekan, suasana memanas. Warga yang emosi melakukan tindakan main hakim sendiri. MM ditemukan oleh petugas kepolisian di puskesmas dengan kondisi luka lebam di sekujur tubuh.

Dianiaya dan Diarak Sejauh 1 Kilometer

Kuasa hukum MM, Yusuf Nurbaidi, menjelaskan bahwa kliennya mengalami perlakuan yang tidak manusiawi. Selain dipukuli oleh massa yang diperkirakan berjumlah lebih dari 20 orang, MM juga dipaksa berjalan dalam kondisi telanjang.

“Klien saya dianiaya, dipukuli, ditelanjangi, lalu diarak sampai ke balai desa yang jaraknya sekitar 1 kilometer,” kata Yusuf.

Akibat kejadian tersebut, MM mengalami trauma fisik dan psikis yang parah. Yusuf menyebut kliennya kini sulit berkomunikasi secara normal (lambat berpikir) dan merasa malu luar biasa.

Ia menegaskan bahwa laporan yang diajukan dengan nomor register STTLP / 44 / II / 2026 / Res Blora ini fokus pada tindak pidana penganiayaan.

“Kami tidak masuk ke ranah dugaan perselingkuhan, kami fokus pada penganiayaannya. Kami berharap polisi menemukan inisiator atau dalang dari pengeroyokan ini,” tegasnya.

Dua Sisi Hukum yang Berjalan

Meski dugaan perselingkuhan (perzinaan) merupakan pelanggaran hukum dan norma, pihak kepolisian mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan tindakan main hakim sendiri (eigenrichting).

Saat ini, kasus penganiayaan dan pengeroyokan tersebut telah ditarik dan ditangani oleh Polres Blora untuk penyelidikan lebih lanjut.

Polisi akan mendalami apakah ada unsur perencanaan dalam aksi pengeroyokan dan penyiksaan terhadap MM.***

Facebook Comments Box

Editor : Bar Bernad

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Surganya Telah Berpulang: Kisah Alif, Siswa SMP Pengupas Bawang yang Menjaga Ibu Hingga Napas Terakhir
Minibus Terpental Seruduk Truk Tronton m di Tol Gempol Terekam Dashcam, Sopir Diduga Microsleep
Semarak Ramadhan di Bantargebang: LPM Ciketing Udik Gelar Santunan dan Ngabuburit Bareng Komedi Topeng Bekasi
Antisipasi Lonjakan Pemudik, Satlantas Polres Bogor Siapkan Rekayasa One Way Lokal di 6 Titik Jalur Puncak
Senyum Taslim di Balik Kompensasi Rp1,4 Juta Mudik Lebaran 2026
Eks Penyidik KPK Novel Baswedan Punya Dugaan Lebih Mengerikan Soal Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
Pasca Tewasnya Siswa SMAN 5 Bandung, Anak Tongkrongan Kini Diawasi Ketat
Kades Hoho Temui Gubernur Jabar Dedi Mulyadi di Lembur Pakuan, Bahas Keamanan hingga Tata Kelola Desa

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 07:41 WIB

Surganya Telah Berpulang: Kisah Alif, Siswa SMP Pengupas Bawang yang Menjaga Ibu Hingga Napas Terakhir

Minggu, 15 Maret 2026 - 21:43 WIB

Minibus Terpental Seruduk Truk Tronton m di Tol Gempol Terekam Dashcam, Sopir Diduga Microsleep

Minggu, 15 Maret 2026 - 20:36 WIB

Semarak Ramadhan di Bantargebang: LPM Ciketing Udik Gelar Santunan dan Ngabuburit Bareng Komedi Topeng Bekasi

Minggu, 15 Maret 2026 - 18:44 WIB

Antisipasi Lonjakan Pemudik, Satlantas Polres Bogor Siapkan Rekayasa One Way Lokal di 6 Titik Jalur Puncak

Minggu, 15 Maret 2026 - 16:30 WIB

Senyum Taslim di Balik Kompensasi Rp1,4 Juta Mudik Lebaran 2026

Berita Terbaru