Gelar Gerakan Pangan Murah, Bupati Majalengka Pastikan Harga dan Stok Pangan Aman Hadapi Nataru

- Redaksi

Selasa, 30 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAJALENGKA, Mevin.ID – Menghadapi Hari Besar Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, Pemerintah Kabupaten Majalengka melalui Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) bertempat di halaman kantor Dinas KP3, Selasa (30/12/2025).

Bupati Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, M.M., mengatakan bahwa kegiatan GPM ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Menteri Dalam Negeri, dalam rangka mengantisipasi potensi kenaikan harga bahan pokok menjelang Nataru, sekaligus sebagai upaya pengendalian inflasi daerah.

“Kami sudah mempersiapkan format alternatif ketika ada pergerakan harga yang tidak bisa dikendalikan, tapi ternyata dapat informasi dari teman-teman pasar, baik pasar tradisional maupun pasar Kabupaten, hampir semuanya menyampaikan harga menjelang Nataru ini masih tetap stagnan, tidak ada lonjakan harga,” jelas Bupati.

Ia menambahkan, Gerakan Pangan Murah diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, sekaligus menjaga daya beli masyarakat menjelang akhir tahun.

Kepala DKP3 H. Gatot Sulaeman, AP., M.Si., melalui Kabid Ketahanan Pangan H. Ence., MM.M.Si., mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan antisipasi kenaikan harga menjelang Nataru.

“Tapi untuk Majalengka, alhamdulillah kita surplus, karena kita ada beberapa bahan baku yang diproduksi oleh kita, seperti sayur mayur, beras, daging dan telor, kita aman terkendali di Natal dan Tahun Baru,” jelas Ence.

Selain upaya pengendalian pangan, dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan bantuan berupa tujuh unit kendaraan roda dua dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Bantuan tersebut diberikan kepada tujuh orang penyuluh pertanian berprestasi.

Diketahui, saat ini jumlah penyuluh pertanian di Kabupaten Majalengka mencapai 293 orang yang telah dialihkan statusnya dari pemerintah kabupaten ke pemerintah pusat.

Penyerahan kendaraan operasional ini diharapkan dapat menunjang kinerja para penyuluh dalam meningkatkan produktivitas dan ketahanan pangan di daerah.***

Facebook Comments Box

Penulis : Ahmad Hudri Harisman

Editor : Salman Faqih

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Detik-Detik Mobil Panther Melaju Sendiri di Tol Jakarta-Cikampek KM 21, Sopir Diduga Meninggal Dunia
Polisi Amankan 10 Pelajar ‘Gladiator’ Cianjur, Penanganan Pakai Sistem Peradilan Anak
Kades Ngepringan Mandi Lumpur di Kubangan, Protes Jalan Rusak yang Puluhan Tahun Tak Diperbaiki
Warga Banda Heboh! Temuan Telur Ayam Diduga Palsu: Dibanting Tak Pecah, Digoreng Meletup
Geger Ritual Mandi “Celup” di Pantai Karang Hawu, Janjikan Harta dan Jodoh Berujung Kontroversi
Bogor Memanas! Ribuan Sopir Angkot Bakal Geruduk Balai Kota Besok, Tuntut Kejelasan Nasib
Predator di Sekolah: Oknum Guru SDN di Serpong Diduga Cabuli Belasan Murid, Kini Dirumahkan
Polda NTT Ringkus Penembak Burung Hantu Tyto Alba di Belu, Senapan Angin Diamankan

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 08:35 WIB

Detik-Detik Mobil Panther Melaju Sendiri di Tol Jakarta-Cikampek KM 21, Sopir Diduga Meninggal Dunia

Kamis, 22 Januari 2026 - 07:55 WIB

Polisi Amankan 10 Pelajar ‘Gladiator’ Cianjur, Penanganan Pakai Sistem Peradilan Anak

Rabu, 21 Januari 2026 - 21:46 WIB

Kades Ngepringan Mandi Lumpur di Kubangan, Protes Jalan Rusak yang Puluhan Tahun Tak Diperbaiki

Rabu, 21 Januari 2026 - 20:50 WIB

Warga Banda Heboh! Temuan Telur Ayam Diduga Palsu: Dibanting Tak Pecah, Digoreng Meletup

Rabu, 21 Januari 2026 - 17:10 WIB

Bogor Memanas! Ribuan Sopir Angkot Bakal Geruduk Balai Kota Besok, Tuntut Kejelasan Nasib

Berita Terbaru