MAJALENGKA, Mevin.ID – Menghadapi Hari Besar Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, Pemerintah Kabupaten Majalengka melalui Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) bertempat di halaman kantor Dinas KP3, Selasa (30/12/2025).
Bupati Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, M.M., mengatakan bahwa kegiatan GPM ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Menteri Dalam Negeri, dalam rangka mengantisipasi potensi kenaikan harga bahan pokok menjelang Nataru, sekaligus sebagai upaya pengendalian inflasi daerah.
“Kami sudah mempersiapkan format alternatif ketika ada pergerakan harga yang tidak bisa dikendalikan, tapi ternyata dapat informasi dari teman-teman pasar, baik pasar tradisional maupun pasar Kabupaten, hampir semuanya menyampaikan harga menjelang Nataru ini masih tetap stagnan, tidak ada lonjakan harga,” jelas Bupati.
Ia menambahkan, Gerakan Pangan Murah diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, sekaligus menjaga daya beli masyarakat menjelang akhir tahun.
Kepala DKP3 H. Gatot Sulaeman, AP., M.Si., melalui Kabid Ketahanan Pangan H. Ence., MM.M.Si., mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan antisipasi kenaikan harga menjelang Nataru.
“Tapi untuk Majalengka, alhamdulillah kita surplus, karena kita ada beberapa bahan baku yang diproduksi oleh kita, seperti sayur mayur, beras, daging dan telor, kita aman terkendali di Natal dan Tahun Baru,” jelas Ence.
Selain upaya pengendalian pangan, dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan bantuan berupa tujuh unit kendaraan roda dua dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Bantuan tersebut diberikan kepada tujuh orang penyuluh pertanian berprestasi.
Diketahui, saat ini jumlah penyuluh pertanian di Kabupaten Majalengka mencapai 293 orang yang telah dialihkan statusnya dari pemerintah kabupaten ke pemerintah pusat.
Penyerahan kendaraan operasional ini diharapkan dapat menunjang kinerja para penyuluh dalam meningkatkan produktivitas dan ketahanan pangan di daerah.***
Penulis : Ahmad Hudri Harisman
Editor : Salman Faqih


























