Poso, Mevin.ID – Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 6,0 mengguncang Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Minggu (17/8/2025) pagi. Getaran kuat merobohkan Gereja Elim di Desa Masani, Kecamatan Poso Pesisir, dan mengakibatkan 10 jemaat yang sedang beribadah terluka.
“Dari hasil monitoring, Gereja Elim di Desa Masani, Kecamatan Poso Pesisir, rusak berat dan rubuh,” kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Sulteng, Andi Sembiring.
Para jemaat yang menjadi korban langsung dievakuasi ke Puskesmas Tokorondo. “Sebanyak 10 orang jemaat yang luka sudah dirujuk ke Puskesmas Tokorondo untuk mendapatkan perawatan,” jelas Andi.
Selain gereja, gempa juga menyebabkan satu rumah warga di Desa Lape rusak ringan serta merusak bangunan sarang burung walet di Desa Ueralulu.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan episenter gempa berada di laut, 13 km barat laut Kota Poso pada kedalaman 10 km. Gempa dangkal tersebut dipicu aktivitas Sesar Tokoraru.
Meski guncangan terasa hingga wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, BMKG memastikan gempa tidak berpotensi tsunami.
“Saat ini masih dalam penanganan,” ujar Andi.***


























