Gempa Magnitudo 4,8 Guncang Pangandaran, Getaran Terasa Hingga Bandung

- Redaksi

Rabu, 18 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi gempa

i

Ilustrasi gempa

BANDUNG, Mevin.ID – Gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 4,8 mengguncang wilayah barat daya Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, pada Rabu dini hari, 18 Februari 2026. Getaran gempa dilaporkan dirasakan pula oleh warga di sejumlah daerah lintas kabupaten/kota di Jawa Barat.

Berdasarkan informasi resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), peristiwa gempa terjadi pada pukul 01.00.51 WIB. Episenter atau pusat gempa berada di koordinat 8,46 Lintang Selatan dan 108,11 Bujur Timur, tepatnya di laut dengan jarak sekitar 94 kilometer barat daya Pangandaran.

Gempa tektonik ini memiliki parameter kedalaman 10 kilometer. BMKG menyebutkan, dengan mempertimbangkan lokasi dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng.

Intensitas Getaran

Meski berpusat di laut, getaran gempa dirasakan cukup signifikan di beberapa wilayah. BMKG melaporkan skala intensitas gempa sebagai berikut:

· Pangandaran dan Tasikmalaya: Intensitas III MMI. Pada skala ini, getaran dirasakan nyata di dalam rumah oleh banyak orang, terutama dalam kondisi diam. Getaran terasa seperti ada truk besar yang melintas atau benda berat yang jatuh, serta menyebabkan benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

· Garut: Intensitas II–III MMI.

· Ciamis dan Kabupaten Bandung: Intensitas II MMI, di mana getaran dirasakan oleh sebagian orang di dalam ruangan dengan sensasi getaran ringan.

Hingga kini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan atau korban jiwa akibat gempa tersebut. BMKG mengonfirmasi bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami, sehingga masyarakat diimbau untuk tetap tenang.

Imbauan

Kepada masyarakat di wilayah getaran, terutama di sekitar Pangandaran dan selatan Jawa Barat, BMKG mengimbau agar tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa bumi susulan.

Pastikan informasi hanya bersumber dari kanal resmi BMKG dan tidak mudah terpancing isu yang tidak bertanggung jawab.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi warga Jawa Barat yang berada di lintas daerah, khususnya wilayah selatan yang merupakan kawasan rawan gempa, untuk selalu memahami langkah-langkah mitigasi bencana.***

Facebook Comments Box

Penulis : Atep K

Editor : Bar Bernad

Sumber Berita: BMKG

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Minibus Terpental Seruduk Truk Tronton m di Tol Gempol Terekam Dashcam, Sopir Diduga Microsleep
Semarak Ramadhan di Bantargebang: LPM Ciketing Udik Gelar Santunan dan Ngabuburit Bareng Komedi Topeng Bekasi
Antisipasi Lonjakan Pemudik, Satlantas Polres Bogor Siapkan Rekayasa One Way Lokal di 6 Titik Jalur Puncak
Senyum Taslim di Balik Kompensasi Rp1,4 Juta Mudik Lebaran 2026
Eks Penyidik KPK Novel Baswedan Punya Dugaan Lebih Mengerikan Soal Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
Pasca Tewasnya Siswa SMAN 5 Bandung, Anak Tongkrongan Kini Diawasi Ketat
Kades Hoho Temui Gubernur Jabar Dedi Mulyadi di Lembur Pakuan, Bahas Keamanan hingga Tata Kelola Desa
Ngeri! Begal Tusuk Ojol Wanita di Jembatan Gantung Rancamanyar Bandung pada Sabtu Tengah Malam

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 21:43 WIB

Minibus Terpental Seruduk Truk Tronton m di Tol Gempol Terekam Dashcam, Sopir Diduga Microsleep

Minggu, 15 Maret 2026 - 18:44 WIB

Antisipasi Lonjakan Pemudik, Satlantas Polres Bogor Siapkan Rekayasa One Way Lokal di 6 Titik Jalur Puncak

Minggu, 15 Maret 2026 - 16:30 WIB

Senyum Taslim di Balik Kompensasi Rp1,4 Juta Mudik Lebaran 2026

Minggu, 15 Maret 2026 - 15:06 WIB

Eks Penyidik KPK Novel Baswedan Punya Dugaan Lebih Mengerikan Soal Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 - 09:28 WIB

Pasca Tewasnya Siswa SMAN 5 Bandung, Anak Tongkrongan Kini Diawasi Ketat

Berita Terbaru