Gempa Pacitan M 6,2 Hantam Bantul: 20 Bangunan Rusak dan 36 Warga Luka-Luka

- Redaksi

Jumat, 6 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANTUL, Mevin.ID – Dampak gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,2 yang berpusat di selatan Pacitan, Jawa Timur, pada Jumat dini hari (6/2/2026), turut dirasakan cukup parah di wilayah Kabupaten Bantul, Yogyakarta.

Berdasarkan identifikasi terkini dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul, setidaknya 20 bangunan dilaporkan mengalami kerusakan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Bantul, Agus Budi Raharja, mengungkapkan bahwa pusat pengendalian operasi telah memetakan kerusakan yang tersebar di beberapa titik infrastruktur dan fasilitas umum.

Fasilitas Publik dan Sekolah Alami Kerusakan Serius

Kerusakan bangunan akibat getaran gempa yang berlangsung selama kurang lebih 10 detik tersebut mencakup berbagai jenis fasilitas, di antaranya:

  • Rumah Penduduk: 11 unit rumah warga mengalami kerusakan ringan hingga sedang.
  • Fasilitas Pemerintah: 4 gedung kantor pemerintahan terdampak, dengan kerusakan paling parah dilaporkan terjadi di Kantor Samsat Bantul.
  • Fasilitas Pendidikan: SD Jetis dan SMP 1 Jetis teridentifikasi mengalami kerusakan cukup berat.
  • Lain-lain: 2 tempat ibadah dan 1 area parkir milik PMI Bantul juga dilaporkan terdampak.

Puluhan Warga Dilaporkan Luka-Luka

Selain kerugian material, gempa ini juga memakan korban luka. Hingga Jumat sore, tercatat sebanyak 36 warga Bantul mengalami luka-luka.

“Dari total 36 korban luka, 8 orang di antaranya harus menjalani rawat inap di rumah sakit, sementara 28 orang lainnya menjalani rawat jalan,” jelas Agus Budi Raharja saat memberikan keterangan di Bantul, Jumat (6/2).

Tren Gempa Susulan Menurun

Pemerintah Kabupaten Bantul bersama BMKG terus melakukan pemantauan pasca-gempa utama yang terjadi pada pukul 01.06 WIB tersebut. Tercatat telah terjadi 21 kali gempa susulan hingga Jumat siang, namun dengan kekuatan yang terus menurun.

Sekda Bantul mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada, mengingat perbedaan data magnitudo awal merupakan hal teknis yang biasa terjadi dalam analisis sensor gempa.

“Update terakhir fiks di Magnitudo 6,2 dengan kedalaman 58 kilometer. Tren gempa susulan menurun, insya Allah semoga kondisi segera aman,” tambahnya.***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Minibus Terpental Seruduk Truk Tronton m di Tol Gempol Terekam Dashcam, Sopir Diduga Microsleep
Semarak Ramadhan di Bantargebang: LPM Ciketing Udik Gelar Santunan dan Ngabuburit Bareng Komedi Topeng Bekasi
Antisipasi Lonjakan Pemudik, Satlantas Polres Bogor Siapkan Rekayasa One Way Lokal di 6 Titik Jalur Puncak
Senyum Taslim di Balik Kompensasi Rp1,4 Juta Mudik Lebaran 2026
Eks Penyidik KPK Novel Baswedan Punya Dugaan Lebih Mengerikan Soal Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
Pasca Tewasnya Siswa SMAN 5 Bandung, Anak Tongkrongan Kini Diawasi Ketat
Kades Hoho Temui Gubernur Jabar Dedi Mulyadi di Lembur Pakuan, Bahas Keamanan hingga Tata Kelola Desa
Ngeri! Begal Tusuk Ojol Wanita di Jembatan Gantung Rancamanyar Bandung pada Sabtu Tengah Malam

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 21:43 WIB

Minibus Terpental Seruduk Truk Tronton m di Tol Gempol Terekam Dashcam, Sopir Diduga Microsleep

Minggu, 15 Maret 2026 - 18:44 WIB

Antisipasi Lonjakan Pemudik, Satlantas Polres Bogor Siapkan Rekayasa One Way Lokal di 6 Titik Jalur Puncak

Minggu, 15 Maret 2026 - 16:30 WIB

Senyum Taslim di Balik Kompensasi Rp1,4 Juta Mudik Lebaran 2026

Minggu, 15 Maret 2026 - 15:06 WIB

Eks Penyidik KPK Novel Baswedan Punya Dugaan Lebih Mengerikan Soal Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 - 09:28 WIB

Pasca Tewasnya Siswa SMAN 5 Bandung, Anak Tongkrongan Kini Diawasi Ketat

Berita Terbaru