JAKARTA, Mevin.ID – Program unggulan Presiden Prabowo Subianto, Makan Bergizi Gratis (MBG), mendapat sambutan positif dari masyarakat.
Berdasarkan survei terbaru Indikator Politik Indonesia, mayoritas publik menyatakan puas dengan implementasi program tersebut, dengan dukungan paling masif datang dari kelompok Generasi Z.
Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, mengungkapkan bahwa total tingkat kepuasan publik mencapai 72,8 persen.
Angka ini merupakan gabungan dari responden yang menyatakan “sangat puas” (12,2%) dan “cukup puas” (60,6%).
Gen Z dan Warga Desa Jadi Pendukung Utama
Dalam rilis temuannya pada Minggu (8/2/2026), Burhanuddin menyoroti fenomena tingginya kepuasan di kalangan anak muda.
- Generasi Z: Mencatat tingkat kepuasan tertinggi sebesar 80,7 persen.
- Wilayah: Warga di pedesaan cenderung lebih puas dibandingkan warga perkotaan.
- Pendidikan: Responden dengan latar belakang pendidikan SD menunjukkan tingkat kepuasan yang lebih tinggi dibandingkan lulusan perguruan tinggi (62%).
“Jika kita lihat siapa yang paling puas? Gen Z. Angkanya mencapai 80,7 persen,” ujar Burhanuddin dalam konferensi pers daring.
Jakarta Jadi Wilayah Paling Kritis
Meski secara nasional mayoritas puas, wilayah Jakarta menjadi pengecualian.
Tingkat kepuasan di ibu kota tercatat paling rendah, yakni hanya sebesar 52 persen. Jakarta juga menjadi kantong responden dengan proporsi ketidakpuasan tertinggi terhadap program MBG.
Secara keseluruhan, responden yang merasa kurang puas berada di angka 19,9% dan tidak puas sama sekali sebesar 4,5%.
Hubungan Kepuasan MBG dengan Kinerja Presiden
Survei ini juga menemukan korelasi kuat antara keberhasilan program MBG dengan citra Presiden Prabowo.
- Warga yang puas dengan program MBG cenderung memberikan rapor hijau bagi kinerja Presiden secara umum (88,5%).
- Sebaliknya, ketidakpuasan terhadap program MBG berisiko menggerus tingkat kepercayaan publik terhadap pemerintah.
“Ini menjadi peringatan bagi Badan Gizi Nasional (BGN) untuk terus memperbaiki kualitas program, terutama dalam menangani isu negatif seperti kasus keracunan, agar tingkat kepuasan ini tetap stabil,” tambah Burhanuddin.
Publik Setuju MBG untuk Semua Anak
Menariknya, terjadi pergeseran tren mengenai siapa yang berhak menerima manfaat.
Sebanyak 60 persen responden kini setuju bahwa program MBG harus bersifat universal (diberikan kepada seluruh anak tanpa memandang latar belakang ekonomi).
Angka ini naik signifikan dari tahun sebelumnya yang hanya 47 persen.
Metodologi Survei:
- Waktu: 15-21 Januari 2026.
- Responden: 1.220 orang di seluruh Indonesia melalui tatap muka.
- Margin of Error: ± 2,9% pada tingkat kepercayaan 95%.***
Penulis : Bar Bernad


























