Gerindra Pertimbangkan Penolakan Kader terhadap Rencana Masuknya Budi Arie

- Redaksi

Jumat, 14 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Sekretaris Negara sekaligus Juru Bicara Presiden RI Prasetyo Hadi di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (2/9/2025) menyampaikan keterangan resmi mengenai keberangkatan Presiden Prabowo Subianto melawat ke Beijing, China, untuk menghadiri parade militer pada 3 September 2025. (ANTARA/HO-BPMI Sekretariat Presiden).

Menteri Sekretaris Negara sekaligus Juru Bicara Presiden RI Prasetyo Hadi di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (2/9/2025) menyampaikan keterangan resmi mengenai keberangkatan Presiden Prabowo Subianto melawat ke Beijing, China, untuk menghadiri parade militer pada 3 September 2025. (ANTARA/HO-BPMI Sekretariat Presiden).

Jakarta, Mevin.ID – Partai Gerindra menyatakan akan mempertimbangkan suara penolakan dari kader daerah terkait rencana Ketua Umum Projo sekaligus mantan Menkominfo, Budi Arie Setiadi, yang ingin bergabung ke partai tersebut.

Ketua DPP Gerindra Prasetyo Hadi mengatakan aspirasi dari struktur partai di daerah menjadi bahan masukan penting bagi pimpinan pusat.

“Ya kita mendengarkan lah. Kita mendengarkan suara dari teman-teman DPC. Ya pasti dong, iya dipertimbangkan penolakannya,” kata Prasetyo di Gedung DPR, Kamis (13/11/2025).

Ia menyebutkan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto juga telah mengetahui adanya penolakan tersebut. Namun sampai saat ini, belum ada keputusan resmi mengenai apakah Budi Arie akan diterima sebagai kader.

“Memang belum ada keputusan. Beliaunya (Prabowo) juga belum secara resmi menyampaikan,” ujarnya.

Sebelumnya, sejumlah kader dan pengurus Gerindra di berbagai daerah menyatakan keberatan jika Budi Arie bergabung. Meski demikian, Budi Arie menilai penolakan tersebut sepenuhnya merupakan hak dan aspirasi internal Gerindra.

“Ya itu hak mereka. Saya menghargai mereka, enggak apa-apa,” kata Budi Arie dalam tayangan Gaspol! Kompas.com, Rabu (12/11/2025).

Hingga kini, proses pertimbangan masih berjalan di internal Gerindra.***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prabowo Perintahkan Audit Total Toba Pulp Lestari, Negara Mulai Mengetuk Pintu Industri Kehutanan
Pemerintah Cabut 22 Izin Hutan, 1 Juta Hektare Ditertibkan
Ijazah Jokowi Ditunjukkan dalam Gelar Perkara Khusus, Polemik Publik Mulai Mereda
Fadli Zon Luncurkan Buku Sejarah Indonesia 10 Jilid, Fokus Merawat Memori Kolektif Bangsa
Presiden Prabowo: Sumatera Bukan Tempat Wisata Bencana, Pejabat Harus Fokus Bantu Korban
14 Desember Resmi Jadi Hari Sejarah, Fadli Zon Tegaskan Pentingnya Memori Kolektif
Perusahaan Biang Banjir Sumatera Dipetakan, Terancam Pidana dan Ganti Rugi
AS Perketat Akses Masuk, Riwayat Media Sosial Jadi Alat Penyaringan Digital

Berita Terkait

Selasa, 16 Desember 2025 - 12:05 WIB

Prabowo Perintahkan Audit Total Toba Pulp Lestari, Negara Mulai Mengetuk Pintu Industri Kehutanan

Senin, 15 Desember 2025 - 21:21 WIB

Ijazah Jokowi Ditunjukkan dalam Gelar Perkara Khusus, Polemik Publik Mulai Mereda

Senin, 15 Desember 2025 - 20:19 WIB

Fadli Zon Luncurkan Buku Sejarah Indonesia 10 Jilid, Fokus Merawat Memori Kolektif Bangsa

Senin, 15 Desember 2025 - 18:49 WIB

Presiden Prabowo: Sumatera Bukan Tempat Wisata Bencana, Pejabat Harus Fokus Bantu Korban

Senin, 15 Desember 2025 - 18:42 WIB

14 Desember Resmi Jadi Hari Sejarah, Fadli Zon Tegaskan Pentingnya Memori Kolektif

Berita Terbaru