Gubernur Dedi Mulyadi Tegaskan Sekolah dengan Pungutan Tinggi Tak Boleh Dapat Bantuan Pemerintah

- Redaksi

Jumat, 21 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ID – Dedi Mulyadi resmi dilantik sebagai Gubernur Jawa Barat yang berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (20/2/2025).

ID – Dedi Mulyadi resmi dilantik sebagai Gubernur Jawa Barat yang berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (20/2/2025).

Bandung, Mevin.ID – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyatakan bahwa sekolah dengan pungutan tinggi tidak boleh lagi menerima bantuan pemerintah.

Dedi mengungkapkan bahwa sekolah swasta yang sudah memungut uang pangkal Rp5 juta untuk SD dan SMP serta biaya bulanan Rp500.000 tidak boleh lagi menerima Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

“Sekolah yang sudah 5 juta uang pangkalnya sekolah SD SMP 10 juta yang tiap bulan bayarannya 500.000 nggak boleh lagi terima bos dong, nggak boleh lagi dia terima bantuan pemerintah,” ujar Dedi Mulyadi.

Baca Juga : Gubernur Dedi Mulyadi Akan dibangun 3.333 Ruang Kelas dan Sekolah Baru

Menurutnya, sekolah swasta murni sudah beroperasi dengan sudut pandang bisnis, bukan lagi pendidikan.

Dedi Mulyadi menekankan bahwa pemerintah harus memperhatikan sekolah-sekolah kecil yang kondisinya memprihatinkan, seperti yang yayasannya kecil atau berada di pinggiran dan kampung-kampung. Ia juga akan menetapkan standar besar pungutan maksimal bagi sekolah swasta.

@donygunawan41kdm SWASTA MURNI ARTINYA SUDUT PANDANG BISNIS …. #kangdedimulyadi #dedimulyadi #gubernurjawabarat #kdm ♬ suara asli – Sadulur_KDM

Selain itu, Dedi menekankan pentingnya pendidikan yang mengajarkan kesetaraan dan tidak eksklusif. “Eksklusif pendidikan tuh enggak boleh karena pendidikan itu mengajarkan kesetaraan,” katanya.

Ia juga menekankan bahwa sekolah dan rumah sakit tidak boleh dikapitalisasi karena akan berdampak negatif pada pelayanan publik.

Baca Juga : Hari Pertama sebagai Gubernur, Dedi Mulyadi Langsung Non Aktifkan Kepala Sekolah SMAN 6 Depok

Jika rumah sakit dan sekolah dikapitalisasi, Dedi memperingatkan bahwa rumah sakit pemerintah dan sekolah pemerintah bisa bangkrut karena tidak lagi menarik dan bermutu. Ini akan berdampak pada layanan kesehatan dan pendidikan bagi rakyat miskin yang tidak bisa mengaksesnya.

“Rumah sakit swasta itu semua besar oleh pemerintah dokter yang di rumah sakit swasta itu asalnya banyak juga yang dokter yang kerja di pemerintah, tapi dokter yang kerja di rumah sakit pemerintah kadang-kadang kurang mengerti sementara di rumah sakit swastanya dia bersikap profesional banget itu yang terjadi,” jelas Dedi.

Dedi juga mengkritik keberadaan guru-guru dan kepala sekolah yang berstatus ASN tetapi bekerja di yayasan swasta tanpa pernah bekerja profesional di instansi pemerintah.***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus Suap Proyek Pemkab Bekasi: KPK Duga Anggota DPRD Nyumarno Terima Aliran Dana Rp600 Juta
Waspada! BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan, Wilayah Ini Berstatus Siaga
Iran Membara: Korban Jiwa Tembus 2.000 Orang, Khamenei Tuding AS di Balik Kekacauan
Program MBG Jadi Perhatian Global, Jepang Tawarkan Program Magang untuk Siswa SMK
Jokowi Soal Pertemuan dengan Eggi Sudjana: Silaturahmi Lebih Penting dari Perdebatan Maaf
BRIN Peringatkan Ancaman Sinkhole di Kawasan Batugamping, Cermati Penjelasannya
Usai Digeledah KPK, Menkeu Purbaya Ancam Tendang Pegawai Pajak Korup ke Daerah Terpencil
Tingkatkan Kualitas Pekerja Migran, Perpemindo Gandeng Platindo Siapkan PMI Kompeten dan Bermartabat

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:49 WIB

Kasus Suap Proyek Pemkab Bekasi: KPK Duga Anggota DPRD Nyumarno Terima Aliran Dana Rp600 Juta

Rabu, 14 Januari 2026 - 19:31 WIB

Iran Membara: Korban Jiwa Tembus 2.000 Orang, Khamenei Tuding AS di Balik Kekacauan

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:56 WIB

Program MBG Jadi Perhatian Global, Jepang Tawarkan Program Magang untuk Siswa SMK

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:04 WIB

Jokowi Soal Pertemuan dengan Eggi Sudjana: Silaturahmi Lebih Penting dari Perdebatan Maaf

Rabu, 14 Januari 2026 - 14:58 WIB

BRIN Peringatkan Ancaman Sinkhole di Kawasan Batugamping, Cermati Penjelasannya

Berita Terbaru