Gunung Marapi Erupsi Kembali, Abu Vulkanik Mencapai 1.200 Meter

- Redaksi

Jumat, 7 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gunung Marapi saat mengalami letusan. Gunung setinggi 2.891 Mdpl itu kembali alami erupsi pada Jumat (7/3/2025) dini hari. (ANTARA/Al Fatah).

Gunung Marapi saat mengalami letusan. Gunung setinggi 2.891 Mdpl itu kembali alami erupsi pada Jumat (7/3/2025) dini hari. (ANTARA/Al Fatah).

Bukittinggi, Mevin.ID – Gunung Marapi di Sumatera Barat kembali mengalami erupsi pada Jumat (tanggal) pukul 02.45 WIB. Letusan ini menghasilkan kolom abu vulkanik setinggi 1.200 meter dari puncak atau 4.091 meter di atas permukaan laut.

Petugas Pengamat Gunung Api (PGA) Marapi, Ahmad Rifandi, melaporkan bahwa abu vulkanik berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah utara.

“Erupsi terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 30,7 milimeter dan durasi sekitar 2 menit 4 detik,” ujar Rifandi. Saat ini, Gunung Marapi berada pada status Level II (Waspada), dan masyarakat diimbau untuk tidak memasuki wilayah dalam radius 3 kilometer dari pusat aktivitas (kawah verbeek).

Imbauan untuk Masyarakat

Rifandi mengingatkan masyarakat yang bermukim di sekitar aliran sungai-sungai yang berhulu di puncak Marapi untuk mewaspadai potensi ancaman bahaya lahar atau banjir lahar, terutama pada musim hujan. “Masyarakat diharapkan tetap waspada dan mematuhi rekomendasi yang diberikan,” katanya.

Sejak erupsi utama pada Desember 2023 yang menewaskan 23 orang, Gunung Marapi telah mengalami erupsi sebanyak 407 kali. Erupsi terbaru ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga, terutama di Kabupaten Agam.

Kekhawatiran Warga

Warga Kecamatan Ampek Angkek, Agam, Widia (35), mengaku kaget mendengar dentuman keras dari letusan Gunung Marapi. “Saya sempat mengira itu suara petir, ternyata erupsi Gunung Marapi lagi. Saya khawatir erupsi ini memengaruhi aliran sungai dari puncak karena saat ini sedang musim hujan,” ujarnya.

Rekaman video CCTV yang beredar di media sosial menunjukkan percikan api dari letusan tersebut. Warga lainnya, Rudi (40), berharap agar Gunung Marapi segera pulih. “Semoga Marapi pulih kembali,” katanya.

Status Gunung Marapi dan Mitigasi Bencana

Gunung Marapi tetap berada pada status Level II (Waspada), dan Badan Geologi terus memantau aktivitas vulkaniknya. Masyarakat diimbau untuk memperkuat mitigasi bencana, terutama terkait ancaman lahar dingin yang dapat terjadi pasca-erupsi.

PGA Marapi dan BPBD setempat terus berkoordinasi untuk memastikan keselamatan warga dan memantau perkembangan aktivitas Gunung Marapi. “Kami akan terus memberikan informasi terbaru dan rekomendasi kepada masyarakat,” kata Rifandi.

Erupsi Gunung Marapi kali ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan masyarakat dan pemerintah dalam menghadapi potensi bencana alam, terutama di daerah rawan bencana vulkanik.***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Air Mata Bu Guru Tri, Kisah Razia Rambut di Jambi yang Berujung Jeruji Besi
Viral Aksi Kejam di NTT: Burung Hantu Manguni Ditembak Hanya Karena “Mengganggu Tidur”
KDM Turun Tangan Tengahi Sengketa Air Gunung Ciremai: PDAM Tirta Kamuning Vs Warga
Tanggul Citarum Jebol di Muaragembong, 553 KK Terendam Banjir Luapan Air Sungai
Melawan Arus Demi Sesuap Nasi: Kisah Viral Penjual Tahu Bulat Terjang Banjir 50 Cm
Insinerator Dilarang, Pemkot Bandung akan Rekrut 1.000 Petugas ‘Gaslah’
‘Tolong, Saya Ingin Pulang’: Jeritan Eka dari Oman, Korban Penganiayaan Majikan
Waspada! Bandung dan Jabar Bakal Diguyur Hujan Lebat Disertai Angin Kencang Sepekan ke Depan

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 09:22 WIB

Air Mata Bu Guru Tri, Kisah Razia Rambut di Jambi yang Berujung Jeruji Besi

Rabu, 21 Januari 2026 - 09:15 WIB

Viral Aksi Kejam di NTT: Burung Hantu Manguni Ditembak Hanya Karena “Mengganggu Tidur”

Rabu, 21 Januari 2026 - 08:35 WIB

KDM Turun Tangan Tengahi Sengketa Air Gunung Ciremai: PDAM Tirta Kamuning Vs Warga

Selasa, 20 Januari 2026 - 16:18 WIB

Melawan Arus Demi Sesuap Nasi: Kisah Viral Penjual Tahu Bulat Terjang Banjir 50 Cm

Selasa, 20 Januari 2026 - 15:30 WIB

Insinerator Dilarang, Pemkot Bandung akan Rekrut 1.000 Petugas ‘Gaslah’

Berita Terbaru