Gunung Rinjani Tutup Mulai 1 Januari 2026: Mitigasi Cuaca Ekstrem dan Pemulihan Ekosistem

- Redaksi

Senin, 22 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang buruh tani mengenakan topi caping saat membersihkan gulma tanaman daun bawang yang tumbuh pada kawasan pertanian kaki Gunung Rinjani di Sembalun, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Rabu (4/9/2024). ANTARA/Sugiharto Purnama

Seorang buruh tani mengenakan topi caping saat membersihkan gulma tanaman daun bawang yang tumbuh pada kawasan pertanian kaki Gunung Rinjani di Sembalun, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Rabu (4/9/2024). ANTARA/Sugiharto Purnama

Mataram, Mevin.ID – Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) resmi mengumumkan penutupan sementara seluruh destinasi wisata pendakian di kawasan Gunung Rinjani, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Penutupan ini akan mulai berlaku pada awal tahun 2026 sebagai langkah mitigasi risiko bencana hidrometeorologi.

Kepala Balai TNGR, Yarman, menjelaskan bahwa keputusan ini diambil demi menjaga kelestarian lingkungan serta menjamin keselamatan para wisatawan di tengah potensi cuaca ekstrem.

“Semua jalur pendakian menuju Gunung Rinjani di awal 2026 ditutup sementara untuk kelestarian lingkungan dan keselamatan para wisatawan,” ujar Yarman dalam keterangan tertulisnya di Mataram, Senin (22/12/2025).

Enam Jalur Pendakian yang Ditutup

Penutupan ini mencakup seluruh akses resmi menuju puncak Rinjani. Adapun enam jalur yang akan ditutup sementara pada periode 1 Januari hingga 31 Maret 2026 adalah:

  1. Jalur Senaru

  2. Jalur Torean

  3. Jalur Sembalun

  4. Jalur Timbanuh

  5. Jalur Tetebatu

  6. Jalur Aik Berik

Batas Waktu Pemesanan Tiket (Booking)

Bagi masyarakat atau pendaki yang masih berencana melakukan pendakian di penghujung tahun 2025, pihak Balai TNGR memberikan imbauan mengenai jadwal operasional terakhir sistem eRinjani:

  • Batas Akhir Booking: 28 Desember 2025, pukul 23.59 WITA.

  • Check-in Terakhir: 31 Desember 2025.

  • Check-out Terakhir: 3 Januari 2026.

“Mari kita dukung bersama upaya konservasi ini, karena Rinjani bukan hanya untuk dikunjungi hari ini, tetapi dijaga untuk generasi esok hari,” tambah Yarman.

Waktunya Alam Beristirahat

Penutupan rutin tahunan ini berfungsi untuk memberi ruang bagi ekosistem Rinjani untuk melakukan pemulihan diri (recovery) secara alami. Selain itu, kondisi cuaca pada masa peralihan musim hujan seringkali memicu badai dan angin kencang yang membahayakan nyawa pendaki.

Saat ini, pihak TNGR juga tengah mengerahkan tim ke atas gunung untuk melakukan perbaikan fasilitas serta aksi pembersihan sampah guna memastikan kawasan tetap lestari saat dibuka kembali nanti.

Bagi para calon pendaki, disarankan untuk memantau informasi terkini melalui aplikasi eRinjani atau akun resmi media sosial Balai TNGR sebelum merencanakan perjalanan di musim mendatang.***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Krisis Populasi Pria, Wanita di Latvia Kini Tren ‘Sewa Suami’ untuk Urusan Rumah Tangga
Belajar dari Aurelie & Kim Sae-ron: Membedakan Kasih Sayang dan Jeratan Child Grooming
Viral di Medsos, Kebun Ubi Cikoneng Cileunyi Mendadak Ramai Dikunjungi, Ekonomi Warga Menggeliat
Eksoskeleton, Temuan Terbaru BRIN untuk Rehabilitasi Pasien Pasca Stroke, Simak Lebih Jelasnya di Sini
Hati-Hati Janji Cinta Palsu! Bawa Lari Perempuan Kini Terancam 9 Tahun Penjara dalam KUHP Baru
Resmi! Situ Cipanten Jadi Rumah Baru Ribuan Ikan Koi Senilai Rp3 Miliar.
Indonesia Peringkat 1 Dunia Negara Paling Bahagia & Sejahtera Versi Harvard, Kok Bisa?
Bukan Salmon, Ikan Asli Indonesia Ini Ternyata Punya Kandungan Omega-3 Tertinggi di Dunia!

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 08:33 WIB

Krisis Populasi Pria, Wanita di Latvia Kini Tren ‘Sewa Suami’ untuk Urusan Rumah Tangga

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:47 WIB

Belajar dari Aurelie & Kim Sae-ron: Membedakan Kasih Sayang dan Jeratan Child Grooming

Kamis, 15 Januari 2026 - 11:11 WIB

Viral di Medsos, Kebun Ubi Cikoneng Cileunyi Mendadak Ramai Dikunjungi, Ekonomi Warga Menggeliat

Senin, 12 Januari 2026 - 20:30 WIB

Eksoskeleton, Temuan Terbaru BRIN untuk Rehabilitasi Pasien Pasca Stroke, Simak Lebih Jelasnya di Sini

Senin, 12 Januari 2026 - 09:09 WIB

Hati-Hati Janji Cinta Palsu! Bawa Lari Perempuan Kini Terancam 9 Tahun Penjara dalam KUHP Baru

Berita Terbaru