Guru Besar IPB: “Sawit di Sumatera Bisa Jadi Hutan Lagi, Asal Berani Mulai”

- Redaksi

Rabu, 10 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perkebunan Kelapa Sawit

Perkebunan Kelapa Sawit

Jakarta, Mevin.IDDi tengah duka panjang akibat banjir besar yang meluluhlantakkan Aceh, Sumatera Utara, hingga Sumatera Barat, muncul satu pertanyaan sederhana namun menentukan masa depan: bisakah Sumatera pulih?

Jawabannya, menurut Ilmuwan Senior CIFOR-ICRAF sekaligus Guru Besar IPB University Herry Purnomo, adalah ya. Bahkan, kebun-kebun sawit yang selama ini menguasai bentang alam Sumatera bisa kembali menjadi hutan.

“Bisa. Tinggal mekanismenya bagaimana, pohonnya apa yang ditanam,” ujar Herry saat dihubungi Selasa (9/12/2025). “Banyak sawit merambah hutan. Di Tesso Nilo misalnya, separuh wilayah yang seharusnya hutan justru jadi kebun sawit.”

Reforestasi Sawit: Tidak Sekadar Cabut dan Tanam

Herry menekankan bahwa reforestasi tidak bisa dilakukan sekaligus. Ada tahapan yang harus dilewati agar tidak menimbulkan konflik dan tetap memberi kepastian bagi masyarakat.

  • Sawit yang sudah tua dan tidak produktif bisa langsung diganti.
  • Sawit yang masih berproduksi dapat dibiarkan hingga masa produktifnya habis.
  • Perencanaan wilayah harus dilakukan per peta, satu per satu, untuk mencegah tumpang tindih atau perebutan lahan.

Ia mencontohkan keberhasilan penanaman 60.000 batang mangrove di Banyuasin, Sumatera Selatan—proyek yang menunjukkan bahwa lahan gundul bisa hidup kembali jika dikelola dengan benar.

“Hutan itu tidak tumbuh dalam sehari. Untuk Sumatera, pemulihan bisa butuh 10 sampai 20 tahun tergantung karakter lahan,” jelasnya.

Kunci Terbesar: Libatkan Masyarakat

Menurut Herry, keberhasilan restorasi hutan bergantung pada siapa yang menanam—dan siapa yang mendapat manfaat.

“Kalau masyarakat nggak dapat penghasilan, mereka akan buka lahan lagi. Makanya perhutanan sosial itu penting,” katanya.

Tanaman buah atau pohon bernilai ekonomi bisa menjadi jembatan antara pemulihan ekologi dan kesejahteraan warga.

Pemerintah Bersiap Evaluasi Kebun Sawit Lama

Sinyal perubahan datang dari pemerintah. Menteri ATR/BPN Nusron Wahid menegaskan bahwa kebun-kebun hasil pelepasan kawasan hutan akan dievaluasi ulang.

“Dengan bencana ini, salah satu keputusan ekstremnya adalah mengembalikan kebun itu jadi hutan lagi,” kata Nusron.
Ia juga mendorong revisi 415 RTRW kabupaten/kota karena hanya 100 yang sesuai dengan Perpres 12/2025 tentang RPJMN.

Menurut Nusron, hilangnya daerah resapan air membuat Sumatera kehilangan tameng alami terhadap banjir.

“Yang dulunya ruang untuk pohon, sekarang diganti. Ya kembalikan ruang itu untuk pohon.”

Pelajaran Pahit dari Banjir Sumatera

Gelondongan kayu yang terseret arus, kerusakan hutan bertahun-tahun, hingga ekspansi sawit yang sulit dikendalikan menjadi pengingat keras bahwa tata ruang yang diabaikan selalu menagih harga. Kali ini, harganya adalah ribuan korban jiwa dan ribuan rumah yang hilang.

Reforestasi sawit bukan hanya proyek ekologis—ia menjadi pilihan moral. Jalan pulang bagi bentang alam Sumatera yang selama ini direnggut dari akar-akarnya..***

Facebook Comments Box

Editor : Bar Bernad

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pakai Modus “Uang Karungan”, Bupati Pati Sudewo Resmi Jadi Tersangka Jual Beli Jabatan
Wamenkum Desak Pembahasan Cepat RUU Pidana Mati Bersama Komisi III DPR
Gempa Berkekuatan M 5,7 Guncang Kepulauan Tanimbar, Maluku
Darurat Mental Health! Menkes Ungkap 28 Juta Penduduk Indonesia Punya Masalah Kejiwaan
Tingkatkan Kinerja, Komisi III DPR RI Setuju Usulan Penambahan Anggaran di Kejaksaan
Tangan Diborgol, Wali Kota Madiun Maidi Resmi Ditahan KPK Terkait Kasus Pemerasan & Gratifikasi
Pakai Rompi Oranye KPK, Bupati Pati Sudewo Bantah Peras Calon Perangkat Desa Rp2,6 Miliar
GUN Ketua LSM Sniper Diperiksa KPK Terkait Korupsi Bupati Bekasi Ade Kunang

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 19:55 WIB

Pakai Modus “Uang Karungan”, Bupati Pati Sudewo Resmi Jadi Tersangka Jual Beli Jabatan

Rabu, 21 Januari 2026 - 16:07 WIB

Gempa Berkekuatan M 5,7 Guncang Kepulauan Tanimbar, Maluku

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:49 WIB

Darurat Mental Health! Menkes Ungkap 28 Juta Penduduk Indonesia Punya Masalah Kejiwaan

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:32 WIB

Tingkatkan Kinerja, Komisi III DPR RI Setuju Usulan Penambahan Anggaran di Kejaksaan

Rabu, 21 Januari 2026 - 08:48 WIB

Tangan Diborgol, Wali Kota Madiun Maidi Resmi Ditahan KPK Terkait Kasus Pemerasan & Gratifikasi

Berita Terbaru