MAJALENGKA, Mevin.ID – Semangat kebersamaan dan antusiasme luar biasa mewarnai perayaan Hari Jadi ke-186 Kabupaten Majalengka. Ribuan warga dari wilayah utara memadati Alun-alun Jatitujuh untuk mengikuti kegiatan Jalan Santai yang digelar meriah pada Selasa (3/2/2026).
Masyarakat dari berbagai kecamatan, mulai dari Jatitujuh, Kertajati, Ligung, Sumberjaya, Jatiwangi, Kadipaten, Kasokandel, hingga Dawuan, tampak antusias mengikuti rute jalan santai demi memeriahkan hari bersejarah bagi Kabupaten yang dijuluki Kota Angin ini.
Dilepas Langsung oleh Bupati Eman Suherman
Kegiatan yang bertabur hadiah menarik—dengan hadiah utama satu unit sepeda motor—ini dilepas secara resmi oleh Bupati Majalengka, H. Eman Suherman.
Turut mendampingi dalam prosesi pelepasan tersebut Wakil Bupati Dena Muhammad Ramdan, Sekretaris Daerah Aeron Randi, Ketua TP-PKK Kabupaten Majalengka, serta jajaran perangkat daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Eman Suherman menyampaikan bahwa jalan santai ini bukan sekadar ajang olahraga, melainkan wujud rasa syukur dan apresiasi atas peran aktif masyarakat dalam pembangunan daerah.
“Melalui kegiatan ini, kita bersyukur atas nikmat kesehatan dan kebersamaan. Ini juga menjadi momentum untuk terus memperkuat semangat gotong royong dalam membangun Majalengka,” ujar Bupati Eman.
Pelurusan Sejarah: Hari Jadi Kini 11 Februari
Ada hal yang istimewa pada peringatan tahun ini. Bupati Eman menegaskan bahwa Hari Jadi ke-186 Kabupaten Majalengka memiliki makna historis yang sangat kuat.
Berdasarkan kajian akademis terbaru dan bukti otentik, Hari Jadi Majalengka kini ditetapkan jatuh pada 11 Februari 1840, menggantikan tanggal sebelumnya (7 Juni).
“Perubahan ini menjadi sejarah baru bagi Majalengka dan harus kita pahami bersama sebagai bentuk pelurusan sejarah daerah kita,” jelasnya secara lugas.
Sinergi Sosial: Sunatan Massal untuk Warga
Selain kemeriahan olahraga, Pemkab Majalengka juga menunjukkan kepedulian sosial melalui kegiatan sunatan massal bagi keluarga kurang mampu.
Kegiatan bakti sosial ini merupakan hasil kolaborasi nyata antara Pemerintah Kabupaten Majalengka, Baznas, serta berbagai lembaga sosial lainnya.
Bupati berharap rangkaian kegiatan ini dapat memupuk rasa bangga masyarakat terhadap identitas daerah sekaligus bersinergi mewujudkan visi Majalengka yang “Langkung Sae”.
“Semoga momentum ini mempererat silaturahmi, meningkatkan kepedulian sosial, dan mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam mengawal pembangunan daerah,” pungkasnya.***
Penulis : M. Salman Faqih
Editor : Bar Bernad


























