Sydney, Mevin.ID – Timnas Indonesia menghadapi ujian berat dalam pertandingan Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia melawan Timnas Australia. Pada babak pertama yang berlangsung di Sydney Football Stadium, Kamis (20/3/2025), Tim Garuda tertinggal 0-3 dari tuan rumah.
Jalannya Pertandingan Babak Pertama
Pertandingan dimulai dengan tekanan tinggi dari Australia. Timnas Indonesia mencoba bertahan sambil mencari peluang serangan balik. Berikut momen-momen kunci babak pertama:
- Menit ke-4: Peluang pertama Indonesia datang melalui tendangan bebas. Jay Idzes melepaskan tandukan keras, tetapi masih bisa ditepis kiper Australia, Matthew Ryan.
- Menit ke-6: Rafael Struick dilanggar di kotak penalti, dan wasit memberikan penalti untuk Indonesia. Sayangnya, eksekusi Kevin Diks membentur tiang gawang. Skor tetap 0-0.
- Menit ke-16: Australia mendapatkan penalti setelah wasit meninjau insiden melalui VAR. Martin Boyle sukses mengeksekusi penalti, membawa Australia unggul 1-0.
- Menit ke-20: Australia menggandakan keunggulan melalui serangan balik cepat. Nishan Velupillay mencetak gol kedua, membuat skor menjadi 2-0.
- Menit ke-34: Jason Irvine menambah keunggulan Australia menjadi 3-0 setelah memanfaatkan umpan pendek di area pertahanan Indonesia.
Statistik Babak Pertama
- Penguasaan Bola: Australia 37% – 63% Indonesia.
- Tembakan: Australia 5 (4 on target) – Indonesia 4 (1 on target).
- Pelanggaran: Australia 3 – Indonesia 5.
Formasi dan Susunan Pemain
- Australia (3-4-2-1): Matthew Ryan; Lewis Miller, Jason Geria, Cameron Burgess, Kye Rowes, Aziz Behich; Jackson Irvine, Aiden O’Neill; Martin Boyle, Nishan Velupillay; Adam Taggart.
- Indonesia (4-3-3): Maarten Paes; Kevin Diks, Mees Hilgers, Jay Idzes, Calvin Verdonk; Nathan Tjoe A-On, Thom Haye, Marselino Ferdinan; Dean James, Ole Romeny, Rafael Struick.
Analisis Babak Pertama
Timnas Indonesia tampil disiplin di awal pertandingan, tetapi gagal memanfaatkan peluang penalti yang bisa mengubah jalannya pertandingan. Di sisi lain, Australia menunjukkan kekuatan serangan balik dan efisiensi dalam mencetak gol.
Harapan di Babak Kedua
Timnas Indonesia diharapkan bisa memperbaiki performa di babak kedua dan mencetak gol untuk mengurangi ketertinggalan. Pelatih Patrick Kluivert mungkin akan melakukan perubahan strategi dan pemain untuk membalikkan keadaan.***


























