Haul ke-77 Tan Malaka di Kediri: Merawat Semangat “Bapak Republik” dan Pemikiran Madilog

- Redaksi

Minggu, 15 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan doa bersama dan refleksi perjuangan Tan Malaka di makamnya, Desa Selopanggung, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Sabtu (14/2/2026).

i

Kegiatan doa bersama dan refleksi perjuangan Tan Malaka di makamnya, Desa Selopanggung, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Sabtu (14/2/2026).

KEDIRI, Mevin.ID – Sejumlah pegiat sejarah, mahasiswa, dan berbagai komunitas di Kediri menggelar doa bersama serta refleksi di pusara pahlawan nasional Tan Malaka, Desa Selopanggung, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, Sabtu (14/2/2026).

Acara ini digelar dalam rangka memperingati Haul ke-77 sang pemikir revolusioner bernama asli Ibrahim Gelar Datuk Sutan Malaka tersebut. Meski raganya telah tiada, semangat dan pemikirannya dinilai tetap hidup melintasi zaman.

“Ini adalah bagian penting agar semangat Tan tetap hidup, karena Tan Malaka tidak pernah mati,” tegas Ketua Tan Malaka Institute, Imam Mubarok atau yang akrab disapa Gus Barok, dalam keterangannya.

Sang Perumus Republik Jauh Sebelum Proklamasi

Gus Barok mengingatkan bahwa gelar “Bapak Republik” yang melekat pada Tan Malaka bukanlah tanpa alasan. Gagasannya tentang Republik Indonesia sudah dirumuskan jauh sebelum proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945 berkumandang.

Melalui karya monumentalnya, Madilog (Materialisme, Dialektika, dan Logika), Tan Malaka mengajak bangsa Indonesia, terutama generasi muda, untuk meninggalkan pola pikir takhayul dan beralih ke cara berpikir yang rasional serta ilmiah.

“Tan Malaka menekankan pentingnya kedaulatan rakyat dan pemerintahan yang berpihak pada kaum tertindas. Kemerdekaan baginya bukan sekadar simbolik, tapi pembebasan nyata dari segala bentuk penindasan,” tambah Gus Barok.

Jembatan Silaturahmi Kediri dan Sumatra Barat

Apresiasi mendalam datang dari tanah kelahiran Tan Malaka di Sumatra Barat. Ketua Yayasan Ibrahim Tan Malaka (IBRATA) Kabupaten Limapuluh Kota, Ferizal Sultan Purnama Agung, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada masyarakat Kediri yang terus menjaga makam dan memori sang pahlawan.

“Kami menghaturkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya. Semoga ini mempererat silaturahmi keluarga Limapuluh Kota dengan keluarga besar di Kediri,” ungkap Ferizal.

Selain peringatan di Kediri, upacara besar juga direncanakan akan digelar di kota kelahiran Tan Malaka pada 21 Februari 2026 mendatang.

Pahlawan yang Diakui Negara

Sebagai informasi, meski sempat melewati sejarah yang kompleks, pemerintah secara resmi telah mengakui jasa Tan Malaka sebagai Pahlawan Nasional melalui Keputusan Presiden Nomor 53 Tahun 1963.

Konsistensi dan sikap independennya dalam mengkritik kekuasaan demi kepentingan rakyat kini menjadi pijakan penting bagi kesadaran politik generasi muda Indonesia.***

Facebook Comments Box

Editor : Bar Bernad

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semarak Ramadhan: SAE Riders Community Majalengka Tebar 500 Paket Takjil untuk Pedagang Kaki Lima
Kompensasi untuk Sopir Angkot, Becak, dan Andong Mulai Dicairkan, Pemprov Jabar Siapkan Rp6,9 Miliar
Cerita Pemudik yang Kembali Tersenyum Bersama Program Mudik Gratis Jabar 2026
Evaluasi Bansos di Bandung: Pengamat Soroti “Mentalitas Miskin” dan Dorong Transparansi Data
Wagub Jabar Resmi Berangkatkan Peserta Mudik Gratis 2026
Hadapi Mobilitas Tinggi, 845 Personel Gabungan Siap Amankan Operasi Keselamatan Lodaya 2026 di Majalengka
Skandal ‘Bangunan Hantu’ Srimukti: Mahasiswa Bekasi Bongkar Dugaan Korupsi Dana CSR BJB, Siap Geruduk KPK!
Viral Kericuhan di Balai Desa Purwasaba, Kades Hoho Dikeroyok Massa LSM

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 21:31 WIB

Semarak Ramadhan: SAE Riders Community Majalengka Tebar 500 Paket Takjil untuk Pedagang Kaki Lima

Jumat, 13 Maret 2026 - 14:59 WIB

Kompensasi untuk Sopir Angkot, Becak, dan Andong Mulai Dicairkan, Pemprov Jabar Siapkan Rp6,9 Miliar

Jumat, 13 Maret 2026 - 14:07 WIB

Cerita Pemudik yang Kembali Tersenyum Bersama Program Mudik Gratis Jabar 2026

Jumat, 13 Maret 2026 - 12:58 WIB

Evaluasi Bansos di Bandung: Pengamat Soroti “Mentalitas Miskin” dan Dorong Transparansi Data

Jumat, 13 Maret 2026 - 11:54 WIB

Wagub Jabar Resmi Berangkatkan Peserta Mudik Gratis 2026

Berita Terbaru

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi Budi Prasetyo memberikan keterangan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (2/12/2025). ANTARA/Rio Feisal.

Berita

Update OTT Cilacap: KPK Sita Sejumlah Uang Tunai

Jumat, 13 Mar 2026 - 20:43 WIB