Heboh Bensin Nabati Bobibos, Pakar: Perlu Uji Lab dan Transparansi Data

- Redaksi

Kamis, 13 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Mevin.ID — Munculnya bahan bakar baru bernama Bobibos yang diklaim berasal dari tumbuhan dan memiliki nilai oktan hingga RON 98 menuai banyak pertanyaan dari kalangan pakar energi.

Direktur Eksekutif Komite Penghapusan Bensin Bertimbel (KPBB), Ahmad Safrudin, menilai klaim tersebut belum dapat dibuktikan secara ilmiah karena inisiator Bobibos belum memaparkan data dan hasil uji laboratorium.

“Sekilas, bahan bakar ini mirip bioetanol yang disebut bensin dan biodiesel yang disebut solar. Tapi belum ada kejelasan apakah dicampur dengan BBM fosil atau tidak,” ujar Safrudin saat dihubungi, belum lama ini.

Ia menambahkan, kasus seperti ini bukan kali pertama terjadi. Banyak temuan serupa yang akhirnya menghilang karena tidak lolos uji laboratorium, minim dukungan investor, atau tidak mendapat dukungan kebijakan dari pemerintah.
“Produsen sebaiknya segera mendeklarasikan spesifikasi hasil lab dan komposisinya, agar publik tidak berspekulasi,” ujarnya.

Menurut Safrudin, kemungkinan besar Bobibos merupakan bioetanol yang secara alami memiliki nilai oktan tinggi, bahkan bisa mencapai 110 hingga 130.

Namun, ia meragukan klaim harga murah yang disampaikan pengembang.
“Kalau ongkos produksinya di atas Rp16.000 per liter, sementara diklaim lebih murah, tentu perlu dikonfirmasi lagi,” katanya.

Hingga kini, belum ada penjelasan resmi dari pihak pengembang Bobibos mengenai hasil uji laboratorium maupun komposisi bahan bakar tersebut. Pemerintah juga belum mengeluarkan pernyataan terkait kelayakan teknis dan ekonominya.***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prabowo Perintahkan Audit Total Toba Pulp Lestari, Negara Mulai Mengetuk Pintu Industri Kehutanan
Pemerintah Cabut 22 Izin Hutan, 1 Juta Hektare Ditertibkan
Ijazah Jokowi Ditunjukkan dalam Gelar Perkara Khusus, Polemik Publik Mulai Mereda
Fadli Zon Luncurkan Buku Sejarah Indonesia 10 Jilid, Fokus Merawat Memori Kolektif Bangsa
Presiden Prabowo: Sumatera Bukan Tempat Wisata Bencana, Pejabat Harus Fokus Bantu Korban
14 Desember Resmi Jadi Hari Sejarah, Fadli Zon Tegaskan Pentingnya Memori Kolektif
Perusahaan Biang Banjir Sumatera Dipetakan, Terancam Pidana dan Ganti Rugi
AS Perketat Akses Masuk, Riwayat Media Sosial Jadi Alat Penyaringan Digital
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 16 Desember 2025 - 12:05 WIB

Prabowo Perintahkan Audit Total Toba Pulp Lestari, Negara Mulai Mengetuk Pintu Industri Kehutanan

Senin, 15 Desember 2025 - 21:21 WIB

Ijazah Jokowi Ditunjukkan dalam Gelar Perkara Khusus, Polemik Publik Mulai Mereda

Senin, 15 Desember 2025 - 20:19 WIB

Fadli Zon Luncurkan Buku Sejarah Indonesia 10 Jilid, Fokus Merawat Memori Kolektif Bangsa

Senin, 15 Desember 2025 - 18:49 WIB

Presiden Prabowo: Sumatera Bukan Tempat Wisata Bencana, Pejabat Harus Fokus Bantu Korban

Senin, 15 Desember 2025 - 18:42 WIB

14 Desember Resmi Jadi Hari Sejarah, Fadli Zon Tegaskan Pentingnya Memori Kolektif

Berita Terbaru